Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Menimbang Nilai Riba dalam Jual Beli Emas Kredit Ditinjau dari Perspektif Maqasid Syariah

View through CrossRef
Fenomena jual beli emas secara kredit kini kian marak, baik melalui lembaga keuangan syariah maupun platform digital. Pergeseran fungsi emas dari alat tukar menjadi instrumen investasi memunculkan perdebatan di kalangan ulama terkait status hukumnya dalam syariah. Permasalahan utama yang dibahas adalah kemungkinan adanya unsur riba dalam transaksi kredit, sehingga diperlukan analisis berdasarkan maqasid al-syariah untuk memastikan kesesuaiannya dengan prinsip keadilan dan kemaslahatan. Penelitian ini bertujuan mengkaji ketentuan hukum Islam mengenai jual beli emas kredit, mengidentifikasi potensi riba yang mungkin timbul, serta mengevaluasi praktik tersebut berdasarkan prinsip maqasid al-syariah. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan studi kepustakaan yang menelaah pandangan ulama klasik dan kontemporer serta fatwa DSN-MUI No. 77/DSN-MUI/V/2010. Sumber data meliputi literatur fiqh, hadis, fatwa, dan penelitian ilmiah terbaru. Temuan menunjukkan bahwa ulama klasik melarang jual beli emas secara kredit karena dinilai mengandung riba nasi’ah dan riba fadhl, sementara ulama kontemporer membolehkannya dengan syarat emas diperlakukan sebagai komoditas. Dari perspektif maqasid al-syariah, praktik ini dapat dinilai sah bila dilakukan secara transparan, bebas riba, dan memberikan manfaat ekonomi. Penelitian ini menegaskan bahwa maqasid al-syariah penting sebagai dasar fleksibilitas hukum Islam dalam merespons perkembangan ekonomi modern.
Title: Menimbang Nilai Riba dalam Jual Beli Emas Kredit Ditinjau dari Perspektif Maqasid Syariah
Description:
Fenomena jual beli emas secara kredit kini kian marak, baik melalui lembaga keuangan syariah maupun platform digital.
Pergeseran fungsi emas dari alat tukar menjadi instrumen investasi memunculkan perdebatan di kalangan ulama terkait status hukumnya dalam syariah.
Permasalahan utama yang dibahas adalah kemungkinan adanya unsur riba dalam transaksi kredit, sehingga diperlukan analisis berdasarkan maqasid al-syariah untuk memastikan kesesuaiannya dengan prinsip keadilan dan kemaslahatan.
Penelitian ini bertujuan mengkaji ketentuan hukum Islam mengenai jual beli emas kredit, mengidentifikasi potensi riba yang mungkin timbul, serta mengevaluasi praktik tersebut berdasarkan prinsip maqasid al-syariah.
Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan studi kepustakaan yang menelaah pandangan ulama klasik dan kontemporer serta fatwa DSN-MUI No.
77/DSN-MUI/V/2010.
Sumber data meliputi literatur fiqh, hadis, fatwa, dan penelitian ilmiah terbaru.
Temuan menunjukkan bahwa ulama klasik melarang jual beli emas secara kredit karena dinilai mengandung riba nasi’ah dan riba fadhl, sementara ulama kontemporer membolehkannya dengan syarat emas diperlakukan sebagai komoditas.
Dari perspektif maqasid al-syariah, praktik ini dapat dinilai sah bila dilakukan secara transparan, bebas riba, dan memberikan manfaat ekonomi.
Penelitian ini menegaskan bahwa maqasid al-syariah penting sebagai dasar fleksibilitas hukum Islam dalam merespons perkembangan ekonomi modern.

Related Results

TINJAUAN FIKIH MUAMALAH TERHADAP JUAL BELI LIMBAH EMAS DI DESA KARANGANYAR KECAMATAN KANDANGHAUR KABUPATEN INDRAMAYU
TINJAUAN FIKIH MUAMALAH TERHADAP JUAL BELI LIMBAH EMAS DI DESA KARANGANYAR KECAMATAN KANDANGHAUR KABUPATEN INDRAMAYU
Abstract. One of the buying and selling practices is the buying and selling of gold waste. Unlike the sale and purchase of gold in general, the sale and purchase of gold waste is t...
Tijauan Hukum Islam Terhadap Jual Beli Emass Online di Tokopedia
Tijauan Hukum Islam Terhadap Jual Beli Emass Online di Tokopedia
Abstrak. Dalam penelitian ini dilatarbelakangi oleh jual beli emas online pada fitur Tokopedia Emas dengan pembayarannya secara tidak langsung melainkan metode pembayarannya memaka...
Legitimasi Teori Receptie terhadap Praktik Riba pada Jual Beli Emas Secara Kredit
Legitimasi Teori Receptie terhadap Praktik Riba pada Jual Beli Emas Secara Kredit
Hukum Islam merupakan salah satu produk Tuhan yang diharapkan dapat memberikan konstribusi bagi perkembangan masyarakat Indonesia. Namun kendala dan hambatan kerap terjadi dalam pe...
BAHAYA RIBA DALAM EKONOMI ISLAM
BAHAYA RIBA DALAM EKONOMI ISLAM
Diskursus mengenai riba lama diperbincangkan baik dalam tataran akademik maupun pada kitab-kitab Turast Islamiyah, ulama salaf hingga para ekonom Muslimkontemporer. Akan tetapi, hi...
PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI HAK ATAS TANAH
PERJANJIAN PENGIKATAN JUAL BELI HAK ATAS TANAH
Perjanjian Pengikatan Jual Beli merupakan perjanjian yang lahir dari adanya sifat terbuka yang ada pada KUHPerdata Buku III. Sifat terbuka disini memberikan kebebasan yang seluaslu...
Jual Beli Sistem Dropshipping Perspektif Fiqih Muamalah dan Perlindungan Konsumen
Jual Beli Sistem Dropshipping Perspektif Fiqih Muamalah dan Perlindungan Konsumen
Artikel ini membahas tentang jual beli khususnya dropshipping, penulis menemukan beberapa mahasiswa yang melakukan jual beli tersebut. Pada prakteknya yaitu melakukan jual beli onl...
TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PRAKTIK JUAL BELI DENGAN SISTEM ARISAN DI DESA BONEOGE KABUPATEN BUTON TENGAH
TINJAUAN HUKUM EKONOMI SYARIAH TERHADAP PRAKTIK JUAL BELI DENGAN SISTEM ARISAN DI DESA BONEOGE KABUPATEN BUTON TENGAH
Abstrak Jual beli yang dilakukan dengan sistem arisan di Desa Boneoge salah satunya dengan cara mengikuti arisan. Jual beli dengan sistem arisan lebih meringankan konsumen dalam b...
ANALISIS RISIKO KREDIT USAHA PADA NASABAH PT. BANK BRI (STUDI KASUS BRI UNIT T. NYAK ARIEF)
ANALISIS RISIKO KREDIT USAHA PADA NASABAH PT. BANK BRI (STUDI KASUS BRI UNIT T. NYAK ARIEF)
Persoalan kredit macet selalu saja menjadi berita dalam berbagai harian lokalmaupun nasional yang terbit di Indonesia. Keberadaan kredit macet dalam duniaperbankan merupakan suatu ...

Back to Top