Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Penyebab Kelongsoran Lereng JLS LOT 3 Menggunakan Metode Elemen Hingga

View through CrossRef
Pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) Lot 3 Pantai Serang - Sumbersih, Blitar, Jawa Timur, terjadi pekerjaan galian yang membentuk sebuah lereng pada STA 1+050 - 1+150. Pada bulan Desember 2024 terjadi hujan yang cukup lebat memicu terjadinya longsor pada sisi kanan lereng. Kondisi geoteknik pada lereng berupa batu kapur sedikit kelanauan dengan nilai N-SPT 60, hal ini tidak sesuai dengan di lapangan yang terjadi longsor. Dilakukan analisis penyebab kelongsoran dengan menaikan tinggi muka air tanah setengah tinggi lereng dan setinggi lereng dengan faktor aman 2,22 dan 1,89 lebih besar dari 1,5. Dilakukan analisis  asumsi retakan dengan menurunkan nilai kohesi (c) menjadi 0-10. Didapatkan faktor aman dengan retakan yaitu 1,022 yang kurang dari 1,5 yang berarti lereng tidak stabil dan terjadi longsor. Dilakukan analisis stabilitas lereng dengan asumsi retakan dan menaikan muka air tanah setengah tinggi lereng dan setinggi lereng dengan faktor aman 1 dan 0,979. Faktor keamanan ini lebih mencerminkan kondisi longsor nyata di lapangan.
Title: Analisis Penyebab Kelongsoran Lereng JLS LOT 3 Menggunakan Metode Elemen Hingga
Description:
Pembangunan Jalur Lintas Selatan (JLS) Lot 3 Pantai Serang - Sumbersih, Blitar, Jawa Timur, terjadi pekerjaan galian yang membentuk sebuah lereng pada STA 1+050 - 1+150.
Pada bulan Desember 2024 terjadi hujan yang cukup lebat memicu terjadinya longsor pada sisi kanan lereng.
Kondisi geoteknik pada lereng berupa batu kapur sedikit kelanauan dengan nilai N-SPT 60, hal ini tidak sesuai dengan di lapangan yang terjadi longsor.
Dilakukan analisis penyebab kelongsoran dengan menaikan tinggi muka air tanah setengah tinggi lereng dan setinggi lereng dengan faktor aman 2,22 dan 1,89 lebih besar dari 1,5.
Dilakukan analisis  asumsi retakan dengan menurunkan nilai kohesi (c) menjadi 0-10.
Didapatkan faktor aman dengan retakan yaitu 1,022 yang kurang dari 1,5 yang berarti lereng tidak stabil dan terjadi longsor.
Dilakukan analisis stabilitas lereng dengan asumsi retakan dan menaikan muka air tanah setengah tinggi lereng dan setinggi lereng dengan faktor aman 1 dan 0,979.
Faktor keamanan ini lebih mencerminkan kondisi longsor nyata di lapangan.

Related Results

Potensi dan probabilitas kelongsoran lereng tambang kuari batugamping di daerah Moramo Utara, Sulawesi Tenggara
Potensi dan probabilitas kelongsoran lereng tambang kuari batugamping di daerah Moramo Utara, Sulawesi Tenggara
Pemberaian fragmen batugamping pada tambang kuari dapat menyebabkan isu kestabilan lereng. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi longsoran dan menentukan besar probab...
Analisis Kestabilan Lereng Andesit Menggunakan Metode FEM pada PT. X
Analisis Kestabilan Lereng Andesit Menggunakan Metode FEM pada PT. X
Abstract. Geotechnical study data collection includes geotechnical mapping, observations of landslide models that can occur, and sampling for testing physical and mechanical proper...
ANALISIS DINDING PENAHAN UNTUK PERKUATAN KELONGSORAN LERENG DI JALAN BEDUGUL SINGARAJA
ANALISIS DINDING PENAHAN UNTUK PERKUATAN KELONGSORAN LERENG DI JALAN BEDUGUL SINGARAJA
Lereng adalah suatu permukaan tanah yang miring dan membentuk sudut tertentu terhadap suatu bidang horizontal. Pada tempat dimana terdapat dua permukaan tanah yang berbeda ketinggi...
ANALISA PERKUATAN LERENG PADA TANAH LUNAK YANG DIPENGARUHI OLEH KEMIRINGAN LERENG DAN JUMLAH LAPIS GEOTEKSTIL
ANALISA PERKUATAN LERENG PADA TANAH LUNAK YANG DIPENGARUHI OLEH KEMIRINGAN LERENG DAN JUMLAH LAPIS GEOTEKSTIL
Kondisi lereng dengan beban yang besar dan kemiringan yang curam dapat menyebabkan terjadinya kelongsoran sehingga diperlukan suatu perkuatan lereng, salah satunya dengan menggunak...
Identifikasi potensi longsoran lereng pada kuari batugamping menggunakan analisis kinematika
Identifikasi potensi longsoran lereng pada kuari batugamping menggunakan analisis kinematika
Kestabilan lereng adalah faktor penting pada pekerjaan penambangan kuari karena berkaitan dengan keamanan dan keselamatan pekerja dan peralatan. Kestabilan lereng dipengaruhi oleh ...
ANALISIS KELONGSORAN PENGEMBANGAN RUAS JALAN BUJANGGA PINGGIRAN SUNGAI SEGAH KOTA TANJUNG REDEP KABUPATEN BERAU
ANALISIS KELONGSORAN PENGEMBANGAN RUAS JALAN BUJANGGA PINGGIRAN SUNGAI SEGAH KOTA TANJUNG REDEP KABUPATEN BERAU
 This research discussed the effect of scouring on the stability of the slope on the Bujangga street STA 00+000 sd STA 00+075. A landslide had occurred in the development of a road...
Studi Perbandingan Pengukuran Lereng Di Kecamatan Ternate Barat, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara
Studi Perbandingan Pengukuran Lereng Di Kecamatan Ternate Barat, Kota Ternate, Provinsi Maluku Utara
Lereng adalah suatu permukaan yang menghubungkan permukaan tanah yang lebih tinggi dengan permukaan tanah yang lebih rendah (Korah et al, 2014) [2]. Pengukuran lereng dilakukan unt...

Back to Top