Javascript must be enabled to continue!
Identifikasi potensi longsoran lereng pada kuari batugamping menggunakan analisis kinematika
View through CrossRef
Kestabilan lereng adalah faktor penting pada pekerjaan penambangan kuari karena berkaitan dengan keamanan dan keselamatan pekerja dan peralatan. Kestabilan lereng dipengaruhi oleh beberapa faktor di antaranya dimensi lereng, sifat fisik dan mekanik batuan, struktur geologi batuan serta faktor gaya luar yang bekerja pada lereng tersebut. Pada studi ini, kestabilan lereng diprediksi menggunakan analisis kinematika berdasarkan jenis gerakan material lereng, tanpa menganalisis gaya-gaya penyebab material lereng tersebut bergerak, sehingga yang diamati adalah fenomena struktur batuan berupa arah utama bidang diskontinuitas. Tujuannya adalah memprediksi kemungkinan arah dan terjadinya longsoran lereng. Faktor yang diperhitungkan hanya arah bidang diskontinuitas terhadap arah bidang lereng, sudut kemiringan bidang diskontinuitas dan sudut kemiringan bidang lereng. Hasil analisis menunjukkan beberapa lereng berpotensi longsor dengan tipe planar (plane failure) dan baji (wedge failure). Dari 10 lokasi pengukuran yang ditentukan secara acak, diketahui ada 4 lokasi berpotensi longsor planar 4 dan 5 lokasi longsor baji. Dalam hubungannya dengan arah dan kemiringan lereng, potensi tersebut terjadi di 4 lokasi pengukuran, sedangkan di lokasi lainnya diperkirakan aman karena tidak searah dengan bidang lereng. Kekar dan rekahan tidak menunjukkan arah dominan tertentu tetapi terdapat tendensi pada kwadran 2 dan 4.
Balai Besar Pengujian Mineral dan Batubara tekMIRA
Title: Identifikasi potensi longsoran lereng pada kuari batugamping menggunakan analisis kinematika
Description:
Kestabilan lereng adalah faktor penting pada pekerjaan penambangan kuari karena berkaitan dengan keamanan dan keselamatan pekerja dan peralatan.
Kestabilan lereng dipengaruhi oleh beberapa faktor di antaranya dimensi lereng, sifat fisik dan mekanik batuan, struktur geologi batuan serta faktor gaya luar yang bekerja pada lereng tersebut.
Pada studi ini, kestabilan lereng diprediksi menggunakan analisis kinematika berdasarkan jenis gerakan material lereng, tanpa menganalisis gaya-gaya penyebab material lereng tersebut bergerak, sehingga yang diamati adalah fenomena struktur batuan berupa arah utama bidang diskontinuitas.
Tujuannya adalah memprediksi kemungkinan arah dan terjadinya longsoran lereng.
Faktor yang diperhitungkan hanya arah bidang diskontinuitas terhadap arah bidang lereng, sudut kemiringan bidang diskontinuitas dan sudut kemiringan bidang lereng.
Hasil analisis menunjukkan beberapa lereng berpotensi longsor dengan tipe planar (plane failure) dan baji (wedge failure).
Dari 10 lokasi pengukuran yang ditentukan secara acak, diketahui ada 4 lokasi berpotensi longsor planar 4 dan 5 lokasi longsor baji.
Dalam hubungannya dengan arah dan kemiringan lereng, potensi tersebut terjadi di 4 lokasi pengukuran, sedangkan di lokasi lainnya diperkirakan aman karena tidak searah dengan bidang lereng.
Kekar dan rekahan tidak menunjukkan arah dominan tertentu tetapi terdapat tendensi pada kwadran 2 dan 4.
Related Results
Potensi dan probabilitas kelongsoran lereng tambang kuari batugamping di daerah Moramo Utara, Sulawesi Tenggara
Potensi dan probabilitas kelongsoran lereng tambang kuari batugamping di daerah Moramo Utara, Sulawesi Tenggara
Pemberaian fragmen batugamping pada tambang kuari dapat menyebabkan isu kestabilan lereng. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi longsoran dan menentukan besar probab...
Hubungan Antara Fasies Batugamping Terhadap Kualitasnya Sebagai Bahan Baku Semen Portland Menurut Kadar CaO dan Senyawa Terkait di Kuari B dan C, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Unit Palimanan, Cirebon
Hubungan Antara Fasies Batugamping Terhadap Kualitasnya Sebagai Bahan Baku Semen Portland Menurut Kadar CaO dan Senyawa Terkait di Kuari B dan C, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Unit Palimanan, Cirebon
Batugamping merupakan sumberdaya alam kategori bahan galian industri nonlogam. Penelitian mengenai fasies dan kualitas batugamping di PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Unit Palima...
PENILAIAN POTENSI DAN PEMANFAATAN BATUGAMPING DAERAH KLAPANUNGGAL DAN SEKITARNYA
PENILAIAN POTENSI DAN PEMANFAATAN BATUGAMPING DAERAH KLAPANUNGGAL DAN SEKITARNYA
Daerah penelitian sebagai bagian dari Mandala Cekungan Bogor terdapat pelamparan batugamping yang cukup luas sehingga menjadikan daerah ini memiliki potensi sumber daya batugamping...
Analisis Kestabilan Lereng Andesit Menggunakan Metode FEM pada PT. X
Analisis Kestabilan Lereng Andesit Menggunakan Metode FEM pada PT. X
Abstract. Geotechnical study data collection includes geotechnical mapping, observations of landslide models that can occur, and sampling for testing physical and mechanical proper...
Analisis Kestabilan Lereng Berdasarkan Data Sifat Fisik dan Mekanik pada Lereng Batuan di Jembatan Merah Punggawa D’Emba Kabupaten Gowa
Analisis Kestabilan Lereng Berdasarkan Data Sifat Fisik dan Mekanik pada Lereng Batuan di Jembatan Merah Punggawa D’Emba Kabupaten Gowa
Analisis kestabilan suatu lereng sangat diperlukan untuk menjamin kelangsungan hidup manusia, serta menjadi dasar dalam upaya mitigasi bencana dan penataan ruang berbasis. Salah sa...
ANALISA PERKUATAN LERENG PADA TANAH LUNAK YANG DIPENGARUHI OLEH KEMIRINGAN LERENG DAN JUMLAH LAPIS GEOTEKSTIL
ANALISA PERKUATAN LERENG PADA TANAH LUNAK YANG DIPENGARUHI OLEH KEMIRINGAN LERENG DAN JUMLAH LAPIS GEOTEKSTIL
Kondisi lereng dengan beban yang besar dan kemiringan yang curam dapat menyebabkan terjadinya kelongsoran sehingga diperlukan suatu perkuatan lereng, salah satunya dengan menggunak...
Identifikasi Zona Rawan Longsor Menggunakan Analisis Probabilitas Kelongsoran pada Lereng Alami dengan Metode Kesetimbangan Batas (Limit Equilibrium Method)
Identifikasi Zona Rawan Longsor Menggunakan Analisis Probabilitas Kelongsoran pada Lereng Alami dengan Metode Kesetimbangan Batas (Limit Equilibrium Method)
Abstract. The probability of failure is the level of possibility of the slopes of the potential landslides as a result of the value of the geotechnical parameters that deviate from...
PROBABILITAS KERUNTUHAN DAN REKOMENDASI PERKUATAN TEBING SPILLWAY Di BENDUNGAN AMERORO SULAWESI TENGGARA
PROBABILITAS KERUNTUHAN DAN REKOMENDASI PERKUATAN TEBING SPILLWAY Di BENDUNGAN AMERORO SULAWESI TENGGARA
Lereng merupakan galian terbuka yang memiliki kerentanan tinggi di dunia konstruksi terutama bendungan. Konstruksi galian pada litologi metamorf menjadi tantangan besar dalam menja...

