Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENILAIAN POTENSI DAN PEMANFAATAN BATUGAMPING DAERAH KLAPANUNGGAL DAN SEKITARNYA

View through CrossRef
Daerah penelitian sebagai bagian dari Mandala Cekungan Bogor terdapat pelamparan batugamping yang cukup luas sehingga menjadikan daerah ini memiliki potensi sumber daya batugamping yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku industri semen. Bahan galian batugamping yang tersingkap merupakan bagian dari Formasi Klapanunggal. Penelitian bertujuan untuk mengetahui potensi secara ekonomis dari keterdapatan bahan galian batugamping, baik mengenai estimasi besarnya sumber daya (resource estimation) bahan galian batugamping daerah penelitian, beserta kualitas sampel yang diperoleh dari singkapan maupun peruntukannya secara ekonomis bagi bahan baku industri semen. Metode perhitungan volume sumber daya bahan galian batugamping menggunakan Metode Penampang dengan Rumus Prismoida, didapatkan hasil perhitungan volume kotor sebesar 104.890.317,12 m³, dan hasil perhitungan volume bersih batugamping sebesar 83.908.065,696 m³ setelah dikurangi faktor koreksi 20% sebesar 20.978.063,424 m3. Dengan berat jenis batugamping     2,3 ton/m3, maka estimasi sumber daya (resource estimation) bahan galian batugamping di daerah penelitian  sebesar  192.988.551,1 ton. Hasil analisis kimia batugamping menggunakan metode AAS (Atomic Absorption Spectrophotometry) sampel 1,2, dan 3, maka peruntukan batugamping di daerah penelitian memenuhi syarat standar bahan baku untuk pembuatan semen, dan masuk kedalam jenis (tipe) semen portland I, III, IV dan V. Bahan galian batugamping yang dijumpai di daerah penelitian merupakan bagian dari Formasi Klapanunggal  mempunyai kualitas yang baik dan sumber daya yang cukup, sehingga tahap eksplorasi lanjutan perlu dilakukan hingga studi kelayakan untuk mendapatkan cadangan terbukti, sehingga bisa dilakukan produksi dan pemanfaatan yang optimal bagi dunia industri. Kata Kunci : Batugamping , Mandala cekungan bogor,  Metode penampang, metode, Atomic                        Absorption Spectrophotometry
Title: PENILAIAN POTENSI DAN PEMANFAATAN BATUGAMPING DAERAH KLAPANUNGGAL DAN SEKITARNYA
Description:
Daerah penelitian sebagai bagian dari Mandala Cekungan Bogor terdapat pelamparan batugamping yang cukup luas sehingga menjadikan daerah ini memiliki potensi sumber daya batugamping yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku industri semen.
Bahan galian batugamping yang tersingkap merupakan bagian dari Formasi Klapanunggal.
Penelitian bertujuan untuk mengetahui potensi secara ekonomis dari keterdapatan bahan galian batugamping, baik mengenai estimasi besarnya sumber daya (resource estimation) bahan galian batugamping daerah penelitian, beserta kualitas sampel yang diperoleh dari singkapan maupun peruntukannya secara ekonomis bagi bahan baku industri semen.
Metode perhitungan volume sumber daya bahan galian batugamping menggunakan Metode Penampang dengan Rumus Prismoida, didapatkan hasil perhitungan volume kotor sebesar 104.
890.
317,12 m³, dan hasil perhitungan volume bersih batugamping sebesar 83.
908.
065,696 m³ setelah dikurangi faktor koreksi 20% sebesar 20.
978.
063,424 m3.
Dengan berat jenis batugamping     2,3 ton/m3, maka estimasi sumber daya (resource estimation) bahan galian batugamping di daerah penelitian  sebesar  192.
988.
551,1 ton.
Hasil analisis kimia batugamping menggunakan metode AAS (Atomic Absorption Spectrophotometry) sampel 1,2, dan 3, maka peruntukan batugamping di daerah penelitian memenuhi syarat standar bahan baku untuk pembuatan semen, dan masuk kedalam jenis (tipe) semen portland I, III, IV dan V.
Bahan galian batugamping yang dijumpai di daerah penelitian merupakan bagian dari Formasi Klapanunggal  mempunyai kualitas yang baik dan sumber daya yang cukup, sehingga tahap eksplorasi lanjutan perlu dilakukan hingga studi kelayakan untuk mendapatkan cadangan terbukti, sehingga bisa dilakukan produksi dan pemanfaatan yang optimal bagi dunia industri.
 Kata Kunci : Batugamping , Mandala cekungan bogor,  Metode penampang, metode, Atomic                        Absorption Spectrophotometry.

Related Results

Irlan Fery Jenis-Jenis Pajak Daerah, Retribusi Daerah Berpengaruh Terhadap Potensi Pendapatan Asli Daerah Era Covid-19
Irlan Fery Jenis-Jenis Pajak Daerah, Retribusi Daerah Berpengaruh Terhadap Potensi Pendapatan Asli Daerah Era Covid-19
Jenis-Jenis  Pajak  Daerah, Retribusi Daerah Berpengaruh Terhadap Potensi Pendapatan Asli Daerah Era Covid-19   Irlan Fery   Fakultas Ekonomi Akuntansi Seko...
Mikrofasies batugamping Formasi Tokala Daerah Ululere dan Sekitarnya, Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah
Mikrofasies batugamping Formasi Tokala Daerah Ululere dan Sekitarnya, Kabupaten Morowali Sulawesi Tengah
Penelitian mikrofasies batugamping telah dilakukan pada Formasi Tokala Daerah Ululere. Formasi Tokala terendapkan pada lingkungan laut dalam hingga laut dangkal. Tujuan utama penel...
ANALISIS KEMAMPUAN GURU KELAS MELAKSANAKAN PENILAIAN DALAM PROSES PEMBELAJARAN
ANALISIS KEMAMPUAN GURU KELAS MELAKSANAKAN PENILAIAN DALAM PROSES PEMBELAJARAN
Penilaian yang dilaksanakan oleh guru masih didominasi oleh penilaian yang digunakan mengukur aspek kognitif yang bisa diterapkan dalam penilaian kurikulum. Atas dasar tersebut pen...
ANALISIS KOMPOSISI KIMIA BATUGAMPING DI DAERAH LEANG-LEANG KABUPATEN MAROS
ANALISIS KOMPOSISI KIMIA BATUGAMPING DI DAERAH LEANG-LEANG KABUPATEN MAROS
Kelurahan Leang-leang yang berada di Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros merupakan salah satu daerah yang memiliki potensi cadangan batugamping. Identifikasi mengenai kandungan ...
Estimasi Sumberdaya Batugamping di PT X, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat
Estimasi Sumberdaya Batugamping di PT X, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat
Abstract. Limestone is an excavated material that can be used as a raw material for cement. In the manufacture of cement there are three raw materials, namely limestone as the main...
Satellite imagery detection of land destruction in Klapanunggal Karst Landscape induced by limestone surface mining
Satellite imagery detection of land destruction in Klapanunggal Karst Landscape induced by limestone surface mining
Limestone mining activities in the Klapanunggal Karst Landscape were carried out at surface level. This method induced several adverse impacts on the environment. This study aimed ...
Pembelajaran Tematik Terpadu di MIN 1 Kota Malang
Pembelajaran Tematik Terpadu di MIN 1 Kota Malang
Kata Kunci    : Pembelajaran Tematik Terpadu, MIN 1 Kota Malang Pemberlakuan Kurikulum 2013 pada dasarnya merupakan wujud nyata pembenahan kurikulum yang dilakukan oleh pemerintah....

Back to Top