Javascript must be enabled to continue!
Potensi dan probabilitas kelongsoran lereng tambang kuari batugamping di daerah Moramo Utara, Sulawesi Tenggara
View through CrossRef
Pemberaian fragmen batugamping pada tambang kuari dapat menyebabkan isu kestabilan lereng. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi longsoran dan menentukan besar probabilitas kelongsoran pada tiga lereng tambang kuari. Tipe potensi longsoran diidentifikasi menggunakan analisis kinematika. Penentuan probabilitas kelongsoran juga dilakukan untuk mengakomodir ketidakpastian dan variabilitas data masukan pada perhitungan faktor keamanan. Probabilitas kelongsoran ditentukan dengan metode kesetimbangan batas disertai uji baik suai chi-square pada kuat geser set diskontinuitas. Penentuan kuat geser diskontinuitas menggunakan nilai ekivalensi pada Kriteria Barton-Bandis. Diskontinuitas pada lereng berupa perlapisan, kekar tarik, dan rekahan gerus. Analisis kinematika pada lereng 1 dan lereng 2 menunjukkan potensi longsoran baji dengan probabilitas sebesar 19,80% - 20,81%. Pada lereng 3 dijumpai potensi longsoran planar dengan probabilitas sebesar 69,49%. Meskipun pada analisis kinematika dijumpai potensi longsoran, faktor keamanan pada ketiga lereng bernilai di atas nilai ambang (7.28 – 30.58) dengan probabilitas kelongsoran berkisar 0 – 6,14%. Uji sensitivitas menunjukkan nilai faktor keamanan sangat dipengaruhi oleh perubahan kohesi perlapisan. Variasi pengisian airtanah pada diskontinuitas juga turut memengaruhi nilai faktor keamanan dan probabilitas kelongsoran, khususnya pada longsoran planar. Direkomendasikan untuk mengevaluasi tipe longsoran batuan lain, seperti potensi kehadiran jatuhan batuan (rockfalls).
Balai Besar Pengujian Mineral dan Batubara tekMIRA
Title: Potensi dan probabilitas kelongsoran lereng tambang kuari batugamping di daerah Moramo Utara, Sulawesi Tenggara
Description:
Pemberaian fragmen batugamping pada tambang kuari dapat menyebabkan isu kestabilan lereng.
Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi longsoran dan menentukan besar probabilitas kelongsoran pada tiga lereng tambang kuari.
Tipe potensi longsoran diidentifikasi menggunakan analisis kinematika.
Penentuan probabilitas kelongsoran juga dilakukan untuk mengakomodir ketidakpastian dan variabilitas data masukan pada perhitungan faktor keamanan.
Probabilitas kelongsoran ditentukan dengan metode kesetimbangan batas disertai uji baik suai chi-square pada kuat geser set diskontinuitas.
Penentuan kuat geser diskontinuitas menggunakan nilai ekivalensi pada Kriteria Barton-Bandis.
Diskontinuitas pada lereng berupa perlapisan, kekar tarik, dan rekahan gerus.
Analisis kinematika pada lereng 1 dan lereng 2 menunjukkan potensi longsoran baji dengan probabilitas sebesar 19,80% - 20,81%.
Pada lereng 3 dijumpai potensi longsoran planar dengan probabilitas sebesar 69,49%.
Meskipun pada analisis kinematika dijumpai potensi longsoran, faktor keamanan pada ketiga lereng bernilai di atas nilai ambang (7.
28 – 30.
58) dengan probabilitas kelongsoran berkisar 0 – 6,14%.
Uji sensitivitas menunjukkan nilai faktor keamanan sangat dipengaruhi oleh perubahan kohesi perlapisan.
Variasi pengisian airtanah pada diskontinuitas juga turut memengaruhi nilai faktor keamanan dan probabilitas kelongsoran, khususnya pada longsoran planar.
Direkomendasikan untuk mengevaluasi tipe longsoran batuan lain, seperti potensi kehadiran jatuhan batuan (rockfalls).
Related Results
Hubungan Antara Fasies Batugamping Terhadap Kualitasnya Sebagai Bahan Baku Semen Portland Menurut Kadar CaO dan Senyawa Terkait di Kuari B dan C, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Unit Palimanan, Cirebon
Hubungan Antara Fasies Batugamping Terhadap Kualitasnya Sebagai Bahan Baku Semen Portland Menurut Kadar CaO dan Senyawa Terkait di Kuari B dan C, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Unit Palimanan, Cirebon
Batugamping merupakan sumberdaya alam kategori bahan galian industri nonlogam. Penelitian mengenai fasies dan kualitas batugamping di PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Unit Palima...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Identifikasi Zona Rawan Longsor Menggunakan Analisis Probabilitas Kelongsoran pada Lereng Alami dengan Metode Kesetimbangan Batas (Limit Equilibrium Method)
Identifikasi Zona Rawan Longsor Menggunakan Analisis Probabilitas Kelongsoran pada Lereng Alami dengan Metode Kesetimbangan Batas (Limit Equilibrium Method)
Abstract. The probability of failure is the level of possibility of the slopes of the potential landslides as a result of the value of the geotechnical parameters that deviate from...
Identifikasi potensi longsoran lereng pada kuari batugamping menggunakan analisis kinematika
Identifikasi potensi longsoran lereng pada kuari batugamping menggunakan analisis kinematika
Kestabilan lereng adalah faktor penting pada pekerjaan penambangan kuari karena berkaitan dengan keamanan dan keselamatan pekerja dan peralatan. Kestabilan lereng dipengaruhi oleh ...
Analisis Kestabilan Lereng untuk Rencana Pit Tambang Batubara PT. XYZ
Analisis Kestabilan Lereng untuk Rencana Pit Tambang Batubara PT. XYZ
Abstrak. Penambangan terbuka memiliki risiko ketidakstabilan massa batuan, sehingga analisis kestabilan lereng menjadi krusial. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis sert...
ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN DAERAH DAN BELANJA MODAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PENURUNAN KEMISKINAN DI SULAWESI UTARA
ANALISIS PENGARUH KINERJA KEUANGAN DAERAH DAN BELANJA MODAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN PENURUNAN KEMISKINAN DI SULAWESI UTARA
ABSTRAK Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh kinerja keuangan daerah yang diukur dengan Belanja Modal, upaya fiskal, tingkat derajat desentralisasi fiskal dan kem...
PROBABILITAS KERUNTUHAN DAN REKOMENDASI PERKUATAN TEBING SPILLWAY Di BENDUNGAN AMERORO SULAWESI TENGGARA
PROBABILITAS KERUNTUHAN DAN REKOMENDASI PERKUATAN TEBING SPILLWAY Di BENDUNGAN AMERORO SULAWESI TENGGARA
Lereng merupakan galian terbuka yang memiliki kerentanan tinggi di dunia konstruksi terutama bendungan. Konstruksi galian pada litologi metamorf menjadi tantangan besar dalam menja...
ANALISA PERKUATAN LERENG PADA TANAH LUNAK YANG DIPENGARUHI OLEH KEMIRINGAN LERENG DAN JUMLAH LAPIS GEOTEKSTIL
ANALISA PERKUATAN LERENG PADA TANAH LUNAK YANG DIPENGARUHI OLEH KEMIRINGAN LERENG DAN JUMLAH LAPIS GEOTEKSTIL
Kondisi lereng dengan beban yang besar dan kemiringan yang curam dapat menyebabkan terjadinya kelongsoran sehingga diperlukan suatu perkuatan lereng, salah satunya dengan menggunak...

