Javascript must be enabled to continue!
Evaluasi Kesehatan Terumbu Karang di Pulau Pramuka: Tantangan dan Peluang Konservasi di Kawasan Kepulauan Seribu
View through CrossRef
Pulau Pramuka merupakan salah satu pulau di Kepulauan Seribu yang merupakan pusat administratif. Salah satu wisata yang terkenal dan menarik adalah wisata bahari. Ekosistem terumbu karang dikenal sebagai ekosistem bawah laut yang paling indah dan menawan serta memiliki komunitas yang paling kaya di bumi. Hal tersebut dimanfaatkan oleh pemerintah Kepulauan Seribu sebagai wisata bahari setempat. Namun semakin banyak kegiatan pariwisata, berpotensi memengaruhi kondisi ekosistem terumbu karang. Kegiatan pemantauan kondisi ekosistem terumbu karang dilakukan untuk mencegah terjadinya kerusakan lingkungan. Pengamatan data terumbu karang dilakukan dengan metode Line Intercept Transect (LIT) yang dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan pengamatan data. Persentase tutupan substrat dasar didominasi oleh kategori abiotic, hard coral, dan algae. Kondisi terumbu karang pada lokasi pengamatan tergolong dalam rataan sedang. Terdapat 2 stasiun pengamatan dengan tutupan terumbu karang yang baik, yaitu APL dan SPG. Lokasi dengan kategori tutupan buruk terdapat di BPR dan TEP.
Title: Evaluasi Kesehatan Terumbu Karang di Pulau Pramuka: Tantangan dan Peluang Konservasi di Kawasan Kepulauan Seribu
Description:
Pulau Pramuka merupakan salah satu pulau di Kepulauan Seribu yang merupakan pusat administratif.
Salah satu wisata yang terkenal dan menarik adalah wisata bahari.
Ekosistem terumbu karang dikenal sebagai ekosistem bawah laut yang paling indah dan menawan serta memiliki komunitas yang paling kaya di bumi.
Hal tersebut dimanfaatkan oleh pemerintah Kepulauan Seribu sebagai wisata bahari setempat.
Namun semakin banyak kegiatan pariwisata, berpotensi memengaruhi kondisi ekosistem terumbu karang.
Kegiatan pemantauan kondisi ekosistem terumbu karang dilakukan untuk mencegah terjadinya kerusakan lingkungan.
Pengamatan data terumbu karang dilakukan dengan metode Line Intercept Transect (LIT) yang dimodifikasi sesuai dengan kebutuhan pengamatan data.
Persentase tutupan substrat dasar didominasi oleh kategori abiotic, hard coral, dan algae.
Kondisi terumbu karang pada lokasi pengamatan tergolong dalam rataan sedang.
Terdapat 2 stasiun pengamatan dengan tutupan terumbu karang yang baik, yaitu APL dan SPG.
Lokasi dengan kategori tutupan buruk terdapat di BPR dan TEP.
Related Results
KOMPARASI POLA SPASIAL KONDISI TERUMBU KARANG TAMAN NASIONAL KARIMUNJAWA
KOMPARASI POLA SPASIAL KONDISI TERUMBU KARANG TAMAN NASIONAL KARIMUNJAWA
ABSTRACTComparative studies on the percentage of coral reef substrate cover have been carried out in 3 (three) management zones (protection zone, utilization and Non-MPA) Karimunja...
STUDY OF CORAL REEF FISH IN RELATION TO LIVE CORAL REEF COVER IN THE TUING MARINE PROTECTED AREA, BANGKA, INDONESIA
STUDY OF CORAL REEF FISH IN RELATION TO LIVE CORAL REEF COVER IN THE TUING MARINE PROTECTED AREA, BANGKA, INDONESIA
Terumbu karang berperan penting sebagai habitat laut, tetapi terancam oleh perubahan iklim dan aktivitas manusia. Kawasan Konservasi Laut Tuing, yang masih memiliki ekosistem terum...
Estimasi jumlah biomassa lamun di Pulau Pramuka, Karya dan Kotok Besar, Kepulauan Seribu, Jakarta
Estimasi jumlah biomassa lamun di Pulau Pramuka, Karya dan Kotok Besar, Kepulauan Seribu, Jakarta
Abstract. The research was conducted in Kotok Besar, Karya and Pramuka Islands, Seribu Islands, Jakarta Province from May to July 2013. The aims of the research were to examine the...
Kondisi Tutupan Terumbu Karang di Perairan Utara Pulau Cempedak Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat
Kondisi Tutupan Terumbu Karang di Perairan Utara Pulau Cempedak Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat
Pulau Cempedak termasuk wilayah kawasan konservasi perairan kecamatan Kendawangan, kabupaten Ketapang. Secara geografis, pulau Cempedak telah ditetapkan sebagai salah satu Kawasan ...
ANALISIS HABITAT DAN PERUBAHAN LUASAN TERUMBU KARANG DI PULAU MENJANGAN BESAR, KEPULAUAN KARIMUNJAWA MENGGUNAKAN CITRA SATELIT
ANALISIS HABITAT DAN PERUBAHAN LUASAN TERUMBU KARANG DI PULAU MENJANGAN BESAR, KEPULAUAN KARIMUNJAWA MENGGUNAKAN CITRA SATELIT
ABSTRAK Perairan Indonesia menyimpan keanekaragaman hayati laut karang tertinggi, diperkirakan luas ekosistem terumbu karang Indonesia mencapai 50.000 km2 yaitu 25 persen dari luas...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Distribusi karang keras (Scleractinia) sebagai penyusun utama ekosistem terumbu karang di Gosong Karang Pakiman, Pulau Bawean
Distribusi karang keras (Scleractinia) sebagai penyusun utama ekosistem terumbu karang di Gosong Karang Pakiman, Pulau Bawean
The objective of this research was to assess the condition and distribution of stony corals Scleractinian order at Karang Pakiman reef, Bawean Islands, Gresik. This research was co...
Monitoring Habitat Terumbu Karang Di Pulau Pahawang Kabupaten Pesawaran
Monitoring Habitat Terumbu Karang Di Pulau Pahawang Kabupaten Pesawaran
Provinsi Lampung merupakan bagian minor ekosistem terumbu karang, khususnya Pulau Pahawang yang merupakan destinasi wisata unggulan habitat terumbu karang. Maka dari itu, proses mo...

