Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

STUDY OF CORAL REEF FISH IN RELATION TO LIVE CORAL REEF COVER IN THE TUING MARINE PROTECTED AREA, BANGKA, INDONESIA

View through CrossRef
Terumbu karang berperan penting sebagai habitat laut, tetapi terancam oleh perubahan iklim dan aktivitas manusia. Kawasan Konservasi Laut Tuing, yang masih memiliki ekosistem terumbu karang relatif baik, perlu dievaluasi untuk memastikan efektivitas konservasi dan mendukung pengelolaan berkelanjutan. Penelitian ini mengevaluasi kondisi terumbu karang, biomassa ikan karang dan hubungan terumbu karang dengan ikan karang di Kawasan Konservasi Laut Tuing yang terletak di Dusun Tuing, Desa Mapur, Kabupaten Bangka. Pengumpulan data dilakukan pada bulan Maret 2024 di tiga lokasi terumbu karang dengan menggunakan metode transek foto bawah air untuk mengamati persentase tutupan karang dan metode sensus visual dan sensus visual untuk mengamati ikan terumbu karang. Rata-rata tutupan karang hidup sebesar 60,21% termasuk dalam kategori baik. Kepadatan ikan karang 4.905 individu per hektar dengan jumlah 10 – 14 jenis. Biomassa ikan karang sebesar 65,51 kg per hektar. Hubungan antara terumbu karang dengan ikan karang menunjukkan bahwa semakin baik kondisi terumbu karang maka semakin tinggi jumlah spesies dan biomassa ikan karang. Temuan ini menyoroti pentingnya melestarikan ekosistem terumbu karang untuk mendukung keanekaragaman hayati dan mempertahankan perikanan. Upaya konservasi harus fokus pada pengurangan kegiatan antropogenik, peningkatan kesadaran masyarakat, dan penerapan strategi pengelolaan dan rehabilitasi yang efektif
Title: STUDY OF CORAL REEF FISH IN RELATION TO LIVE CORAL REEF COVER IN THE TUING MARINE PROTECTED AREA, BANGKA, INDONESIA
Description:
Terumbu karang berperan penting sebagai habitat laut, tetapi terancam oleh perubahan iklim dan aktivitas manusia.
Kawasan Konservasi Laut Tuing, yang masih memiliki ekosistem terumbu karang relatif baik, perlu dievaluasi untuk memastikan efektivitas konservasi dan mendukung pengelolaan berkelanjutan.
Penelitian ini mengevaluasi kondisi terumbu karang, biomassa ikan karang dan hubungan terumbu karang dengan ikan karang di Kawasan Konservasi Laut Tuing yang terletak di Dusun Tuing, Desa Mapur, Kabupaten Bangka.
Pengumpulan data dilakukan pada bulan Maret 2024 di tiga lokasi terumbu karang dengan menggunakan metode transek foto bawah air untuk mengamati persentase tutupan karang dan metode sensus visual dan sensus visual untuk mengamati ikan terumbu karang.
Rata-rata tutupan karang hidup sebesar 60,21% termasuk dalam kategori baik.
Kepadatan ikan karang 4.
905 individu per hektar dengan jumlah 10 – 14 jenis.
Biomassa ikan karang sebesar 65,51 kg per hektar.
Hubungan antara terumbu karang dengan ikan karang menunjukkan bahwa semakin baik kondisi terumbu karang maka semakin tinggi jumlah spesies dan biomassa ikan karang.
Temuan ini menyoroti pentingnya melestarikan ekosistem terumbu karang untuk mendukung keanekaragaman hayati dan mempertahankan perikanan.
Upaya konservasi harus fokus pada pengurangan kegiatan antropogenik, peningkatan kesadaran masyarakat, dan penerapan strategi pengelolaan dan rehabilitasi yang efektif.

Related Results

Modelling regime shifts of coral reefs to sponge reefs
Modelling regime shifts of coral reefs to sponge reefs
<p>Coral reef ecosystems have been degrading globally for decades due to global climate change and anthropogenic pressure, and corals are expected to continue declining in th...
Seasonal wind patterns influence the configuration and geomorphology of insular reef systems: Yongxing Island, Xisha Islands, China
Seasonal wind patterns influence the configuration and geomorphology of insular reef systems: Yongxing Island, Xisha Islands, China
Yongxing Island is a coral reef island formed by the growth and accumulation of corals and other skeletal fragments on a reef platform. The reef flat is developed around the entire...
KOMPARASI POLA SPASIAL KONDISI TERUMBU KARANG TAMAN NASIONAL KARIMUNJAWA
KOMPARASI POLA SPASIAL KONDISI TERUMBU KARANG TAMAN NASIONAL KARIMUNJAWA
ABSTRACTComparative studies on the percentage of coral reef substrate cover have been carried out in 3 (three) management zones (protection zone, utilization and Non-MPA) Karimunja...
Drone imaging can accurately assess coral cover, bleaching, and growth form for shallow coral reefs
Drone imaging can accurately assess coral cover, bleaching, and growth form for shallow coral reefs
Abstract Assessing the impacts of rapid environmental change on coral reefs is hindered by a discrepancy between the regions with the greatest need and those that...
Ratio of coral reefs to macroalgae: An ecosystem approach management
Ratio of coral reefs to macroalgae: An ecosystem approach management
Abstract. The decline in the quality of coral reef ecosystems is not only caused by human activities but also caused by competition in ecosystems, including competition for space a...
CORAL REEF HEALTH INDEX CALCULATION FROM REMOTE SENSING DATA: A REVIEW
CORAL REEF HEALTH INDEX CALCULATION FROM REMOTE SENSING DATA: A REVIEW
The coral reef ecosystem plays an important role as a provider of ecosystem services and has various economic benefits to the coastal community. However, the coral reefs ecosystem ...

Back to Top