Javascript must be enabled to continue!
Kondisi Tutupan Terumbu Karang di Perairan Utara Pulau Cempedak Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat
View through CrossRef
Pulau Cempedak termasuk wilayah kawasan konservasi perairan kecamatan Kendawangan, kabupaten Ketapang. Secara geografis, pulau Cempedak telah ditetapkan sebagai salah satu Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (KKP3K) di Kalimantan Barat dan memiliki ekosistem terumbu karang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kondisi terumbu karang yang meliputi presentase tutupan karang hidup serta struktur komunitas terumbu karang di perairan utara pulau Cempedak. Metode yang digunakan yaitu purposive sampling dengan teknik pengambilan data menggunakan Point Intercept Transect (PIT), dengan 3 stasiun pada kedalaman 2 sampai 4 meter. Hasil yang didapatkan pada penelitian ini menunjukan persentase tutupan karang hidup berkisaran 31% sampai 66%, menunjukan bahwa persentase tutupan karang hidup tergolong dalam kategori tinggi. Nilai indeks keanekaragaman tutupan karang hidup berkisaran 1,69 sampai 2,44 menunjukan keanekaragaman rendah hingga sedang, indeks keseragaman berkisar 0,80 sampai 0,87 menunjukan keseragaman karang hidup tinggi, dan indeks dominansi berkisar antara 0,12 sampai 0,24 menunjukan dominansi karang hidup rendah hingga sedang. Lifeform terumbu karang diperairan pulau Cempedak yang mendominansi pada kedalaman 2 sampai 4 meter Encrusting dan Massive Corals. Kondisi perairan di lingkungan pulau Cempedak tergolong masih dalam keadaan yang optimum bagi kehidupan dan pertumbuhan terumbu karang.
Tanjungpura University
Title: Kondisi Tutupan Terumbu Karang di Perairan Utara Pulau Cempedak Kabupaten Ketapang Provinsi Kalimantan Barat
Description:
Pulau Cempedak termasuk wilayah kawasan konservasi perairan kecamatan Kendawangan, kabupaten Ketapang.
Secara geografis, pulau Cempedak telah ditetapkan sebagai salah satu Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (KKP3K) di Kalimantan Barat dan memiliki ekosistem terumbu karang.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kondisi terumbu karang yang meliputi presentase tutupan karang hidup serta struktur komunitas terumbu karang di perairan utara pulau Cempedak.
Metode yang digunakan yaitu purposive sampling dengan teknik pengambilan data menggunakan Point Intercept Transect (PIT), dengan 3 stasiun pada kedalaman 2 sampai 4 meter.
Hasil yang didapatkan pada penelitian ini menunjukan persentase tutupan karang hidup berkisaran 31% sampai 66%, menunjukan bahwa persentase tutupan karang hidup tergolong dalam kategori tinggi.
Nilai indeks keanekaragaman tutupan karang hidup berkisaran 1,69 sampai 2,44 menunjukan keanekaragaman rendah hingga sedang, indeks keseragaman berkisar 0,80 sampai 0,87 menunjukan keseragaman karang hidup tinggi, dan indeks dominansi berkisar antara 0,12 sampai 0,24 menunjukan dominansi karang hidup rendah hingga sedang.
Lifeform terumbu karang diperairan pulau Cempedak yang mendominansi pada kedalaman 2 sampai 4 meter Encrusting dan Massive Corals.
Kondisi perairan di lingkungan pulau Cempedak tergolong masih dalam keadaan yang optimum bagi kehidupan dan pertumbuhan terumbu karang.
Related Results
KOMPARASI POLA SPASIAL KONDISI TERUMBU KARANG TAMAN NASIONAL KARIMUNJAWA
KOMPARASI POLA SPASIAL KONDISI TERUMBU KARANG TAMAN NASIONAL KARIMUNJAWA
ABSTRACTComparative studies on the percentage of coral reef substrate cover have been carried out in 3 (three) management zones (protection zone, utilization and Non-MPA) Karimunja...
Pengenalan Ekosistem Terumbu Karang Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA STKIP Al Maksum Langkat
Pengenalan Ekosistem Terumbu Karang Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA STKIP Al Maksum Langkat
Tujuan dari pada pengabdian ini adalah untuk mengenalkan ekosistem terumbu karang kepada mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA STKIP Al Maksum Langkat.Terumbu karang merupakan sal...
Struktur Komunitas Karang dan Ikan Karang di Perairan Pulau Pahawang
Struktur Komunitas Karang dan Ikan Karang di Perairan Pulau Pahawang
Pulau Pahawang merupakan salah satu pulau di Provinsi Lampung yang memiliki ekosistem laut yang beragam, salah satunya adalah ekosistem terumbu karang. Ekosistem terumbu karang ban...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
MODEL PENANGANAN KERUSAKAN TERUMBU KARANG DI KEPULAUAN SERIBU DKI JAKARTA
MODEL PENANGANAN KERUSAKAN TERUMBU KARANG DI KEPULAUAN SERIBU DKI JAKARTA
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkonstruksi model penanganan kerusakan terumbu karang di perairan Kepulauan Seribu DKI Jakarta khususnya di Pulau Pari selama Bu...
SEBARAN DAN KELIMPAHAN IKAN KARANG DI PERAIRAN PULAU LIUKANGLOE, KABUPATEN BULUKUMBA
SEBARAN DAN KELIMPAHAN IKAN KARANG DI PERAIRAN PULAU LIUKANGLOE, KABUPATEN BULUKUMBA
Ikan karang merupakan ikan yang berasosiasi dengan terumbu karang dan keberadaannya ditentukan oleh variasi dan kompleksitas terumbu karang. Penelitian ini bertujuan untuk mengana...
VALUASI EKONOMI EKOSISTEM TERUMBU KARANG DI PULAU ENGGANO, KABUPATEN BENGKULU UTARA, PROVINSI BENGKULU
VALUASI EKONOMI EKOSISTEM TERUMBU KARANG DI PULAU ENGGANO, KABUPATEN BENGKULU UTARA, PROVINSI BENGKULU
Pulau Enggano dengan luas ± 400,6 km2 (± 40.600 hektar) adalah sebuah pulau kecil terluar di Provinsi Bengkulu yang terletak di Perairan Barat Sumatera, dan termasuk wilayah Kabupa...
Persentase Tutupan Terumbu Karang di Perairan Pasir Putih Kabupaten Manokwari
Persentase Tutupan Terumbu Karang di Perairan Pasir Putih Kabupaten Manokwari
Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober sampai November 2014 di perairan Pasir Putih Kabupaten Manokwari, berlokasi di Pantai Air Salobar. Tujuan penelitian adalah untuk menget...

