Javascript must be enabled to continue!
MODEL PENANGANAN KERUSAKAN TERUMBU KARANG DI KEPULAUAN SERIBU DKI JAKARTA
View through CrossRef
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkonstruksi model penanganan kerusakan terumbu karang di perairan Kepulauan Seribu DKI Jakarta khususnya di Pulau Pari selama Bulan Agustus hingga minggu pertama Bulan Oktober tahun 2013. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif melalui prosedur studi pendahuluan, observasi lapangan, dan pengamatan langsung di lapangan terutama kondisi fisik, serta kegiatan wawancara mendalam yang dlanjutkan dengan focus groups discussion. Populasi pada penelitian ini terdiri dari biofisik lingkungan (terumbu karang) dan sosial (masyarakat), sedangkan pengambilan sampel pada terumbu karang menggunakan teknik area dan untuk sampel sosial menggunakan purpossive.Teknik pengumpulan data biotik terumbu karang menggunakan metoda Line Intercept Transect. Sedangkan pada faktor abiotik untuk analisis gugus terumbu karang secara makro ditekankan pada pemetaan habitat gugusan karang di sekitar perairan. Adapun teknik analisis data menggunakan metode Triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kondisi terumbu karang di perairan Pulau Pari masih dalam kondisi baik, 2) Masih dominannya mata pencaharian penduduk sebagai nelayan, 3) Formula mediasi konflik sosial-ekonomipariwisata dalam penanganan kerusakan terumbu karang khususnya di Pulau Pari Kepulauan Seribu perlu memperhatikan tiga pilar utama yaitu: organisasi lokal maupun luar pulau, partisipasi wisatawan terhadap pelestarian terumbu karang, serta pemberdayaan bagi warga lokal, pendatang maupun para wisatawan, dan 4) Upaya pengembangan model penanganan kerusakan terumbu karang lebih ditekankan pada aspek-aspek penguatan organisasi lokal yang semakin tangguh. Organisasi lokal ini tentunya dibangun atas dasar kesepahaman terhadap faktor-faktor perubahan yang diinginkan dan atau yang tidak diinginkan dan itu telah disepakati. Penguatan organisasi lokal tentunya harus memberikan teladan yang baik terhadap pendatang terkait upaya pelestarian lingkungan khususnya penyelamatan dan pelestarian terumbu karang.
Kata kunci: Model penanganan kerusakan terumbu karang, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta
Universitas Negeri Jakarta
Title: MODEL PENANGANAN KERUSAKAN TERUMBU KARANG DI KEPULAUAN SERIBU DKI JAKARTA
Description:
ABSTRAK
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkonstruksi model penanganan kerusakan terumbu karang di perairan Kepulauan Seribu DKI Jakarta khususnya di Pulau Pari selama Bulan Agustus hingga minggu pertama Bulan Oktober tahun 2013.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif melalui prosedur studi pendahuluan, observasi lapangan, dan pengamatan langsung di lapangan terutama kondisi fisik, serta kegiatan wawancara mendalam yang dlanjutkan dengan focus groups discussion.
Populasi pada penelitian ini terdiri dari biofisik lingkungan (terumbu karang) dan sosial (masyarakat), sedangkan pengambilan sampel pada terumbu karang menggunakan teknik area dan untuk sampel sosial menggunakan purpossive.
Teknik pengumpulan data biotik terumbu karang menggunakan metoda Line Intercept Transect.
Sedangkan pada faktor abiotik untuk analisis gugus terumbu karang secara makro ditekankan pada pemetaan habitat gugusan karang di sekitar perairan.
Adapun teknik analisis data menggunakan metode Triangulasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Kondisi terumbu karang di perairan Pulau Pari masih dalam kondisi baik, 2) Masih dominannya mata pencaharian penduduk sebagai nelayan, 3) Formula mediasi konflik sosial-ekonomipariwisata dalam penanganan kerusakan terumbu karang khususnya di Pulau Pari Kepulauan Seribu perlu memperhatikan tiga pilar utama yaitu: organisasi lokal maupun luar pulau, partisipasi wisatawan terhadap pelestarian terumbu karang, serta pemberdayaan bagi warga lokal, pendatang maupun para wisatawan, dan 4) Upaya pengembangan model penanganan kerusakan terumbu karang lebih ditekankan pada aspek-aspek penguatan organisasi lokal yang semakin tangguh.
Organisasi lokal ini tentunya dibangun atas dasar kesepahaman terhadap faktor-faktor perubahan yang diinginkan dan atau yang tidak diinginkan dan itu telah disepakati.
Penguatan organisasi lokal tentunya harus memberikan teladan yang baik terhadap pendatang terkait upaya pelestarian lingkungan khususnya penyelamatan dan pelestarian terumbu karang.
Kata kunci: Model penanganan kerusakan terumbu karang, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.
Related Results
Pengenalan Ekosistem Terumbu Karang Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA STKIP Al Maksum Langkat
Pengenalan Ekosistem Terumbu Karang Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA STKIP Al Maksum Langkat
Tujuan dari pada pengabdian ini adalah untuk mengenalkan ekosistem terumbu karang kepada mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA STKIP Al Maksum Langkat.Terumbu karang merupakan sal...
KOMPARASI POLA SPASIAL KONDISI TERUMBU KARANG TAMAN NASIONAL KARIMUNJAWA
KOMPARASI POLA SPASIAL KONDISI TERUMBU KARANG TAMAN NASIONAL KARIMUNJAWA
ABSTRACTComparative studies on the percentage of coral reef substrate cover have been carried out in 3 (three) management zones (protection zone, utilization and Non-MPA) Karimunja...
STUDY OF CORAL REEF FISH IN RELATION TO LIVE CORAL REEF COVER IN THE TUING MARINE PROTECTED AREA, BANGKA, INDONESIA
STUDY OF CORAL REEF FISH IN RELATION TO LIVE CORAL REEF COVER IN THE TUING MARINE PROTECTED AREA, BANGKA, INDONESIA
Terumbu karang berperan penting sebagai habitat laut, tetapi terancam oleh perubahan iklim dan aktivitas manusia. Kawasan Konservasi Laut Tuing, yang masih memiliki ekosistem terum...
ANALISIS HABITAT DAN PERUBAHAN LUASAN TERUMBU KARANG DI PULAU MENJANGAN BESAR, KEPULAUAN KARIMUNJAWA MENGGUNAKAN CITRA SATELIT
ANALISIS HABITAT DAN PERUBAHAN LUASAN TERUMBU KARANG DI PULAU MENJANGAN BESAR, KEPULAUAN KARIMUNJAWA MENGGUNAKAN CITRA SATELIT
ABSTRAK Perairan Indonesia menyimpan keanekaragaman hayati laut karang tertinggi, diperkirakan luas ekosistem terumbu karang Indonesia mencapai 50.000 km2 yaitu 25 persen dari luas...
Evaluasi Kesehatan Terumbu Karang di Pulau Pramuka: Tantangan dan Peluang Konservasi di Kawasan Kepulauan Seribu
Evaluasi Kesehatan Terumbu Karang di Pulau Pramuka: Tantangan dan Peluang Konservasi di Kawasan Kepulauan Seribu
Pulau Pramuka merupakan salah satu pulau di Kepulauan Seribu yang merupakan pusat administratif. Salah satu wisata yang terkenal dan menarik adalah wisata bahari. Ekosistem terumbu...
SEBARAN DAN KELIMPAHAN IKAN KARANG DI PERAIRAN PULAU LIUKANGLOE, KABUPATEN BULUKUMBA
SEBARAN DAN KELIMPAHAN IKAN KARANG DI PERAIRAN PULAU LIUKANGLOE, KABUPATEN BULUKUMBA
Ikan karang merupakan ikan yang berasosiasi dengan terumbu karang dan keberadaannya ditentukan oleh variasi dan kompleksitas terumbu karang. Penelitian ini bertujuan untuk mengana...
Aksi Rehabilitasi Kerusakan Terumbu Karang dengan Kombinasi Metode Rock Piles dan Transplantasi
Aksi Rehabilitasi Kerusakan Terumbu Karang dengan Kombinasi Metode Rock Piles dan Transplantasi
Aktifitas penambangan terumbu karang dan pemboman ikan di perairan Desa Tol-toli telah terjadi dalam beberapa dekade terakhir. Meskipun aktifitas tersebut sudah terhenti namun damp...
Coral Recruitment And Transplantation To Support Coral Reef Ecosystem Recovery (Overview)
Coral Recruitment And Transplantation To Support Coral Reef Ecosystem Recovery (Overview)
Coral reefs are massive deposits of calcium carbonate (CaCO3) produced by coral animals. Coral reefs in the water are easily damaged due to natural events and destrutive human act...

