Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

STRATEGI PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS PARTISIPASI DAN NILAI LOKAL DI KELURAHAN KANDANG MAS KOTA BENGKULU

View through CrossRef
Permasalahan sampah rumah tangga masih menjadi tantangan utama di berbagai wilayah perkotaan, termasuk di Kelurahan Kandang Mas, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu. Rendahnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah, terbatasnya pengetahuan mengenai pemilahan sampah, serta belum optimalnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan menjadi faktor yang menyebabkan meningkatnya volume sampah dan menurunnya kualitas lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah melalui pendekatan berbasis kearifan lokal. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah kurang optimalnya pengelolaan sampah rumah tangga, rendahnya tingkat pemilahan sampah dari sumber, serta minimnya pemanfaatan limbah bernilai ekonomi. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif-edukatif melalui serangkaian kegiatan seperti sosialisasi pemilahan sampah, pelatihan pembuatan lilin dari minyak jelantah, pengenalan dan pembinaan Bank Sampah, kegiatan gotong royong "Minggu Bersih", serta pemasangan plang edukatif di titik strategis. Kegiatan pengabdian diikuti oleh 40 peserta, yang terdiri atas 14 orang laki-laki (35%) dan 26 orang perempuan (65%). Dominasi peserta perempuan menunjukkan bahwa pengelolaan sampah rumah tangga masih banyak melibatkan ibu rumah tangga sebagai aktor utama dalam pengelolaan lingkungan di tingkat keluarga. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah, terbentuknya partisipasi aktif dalam program lingkungan. peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti kegiatan penyuluhan dan pelatihan. Rata-rata nilai pretest sebesar 58,5 meningkat menjadi 87,3 pada posttest, atau mengalami kenaikan sebesar 28,8 poin. Jika dihitung secara persentase, peningkatan tersebut mencapai 49,2%, yang menunjukkan bahwa. serta munculnya inisiatif warga untuk memanfaatkan limbah menjadi produk bernilai ekonomi Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemilahan sampah organik dan anorganik, meningkatnya kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan, serta tumbuhnya komitmen masyarakat untuk menerapkan pengelolaan sampah berbasis gotong royong dan kearifan lokal. Kegiatan ini juga menghasilkan model pengelolaan sampah yang membuktikan bahwa pengelolaan sampah secara bank sampah yang berbasis partisipasi dan nilai lokal dapat menjadi solusi aplikatif dalam menciptakan lingkungan bersih, sehat, dan berkelanjutan. Kolaborasi antara tim Pengabdian, warga, dan pemerintah lokal menjadi kunci keberhasilan program pengabdian ini.
Title: STRATEGI PENGELOLAAN SAMPAH BERBASIS PARTISIPASI DAN NILAI LOKAL DI KELURAHAN KANDANG MAS KOTA BENGKULU
Description:
Permasalahan sampah rumah tangga masih menjadi tantangan utama di berbagai wilayah perkotaan, termasuk di Kelurahan Kandang Mas, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu.
Rendahnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah, terbatasnya pengetahuan mengenai pemilahan sampah, serta belum optimalnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan menjadi faktor yang menyebabkan meningkatnya volume sampah dan menurunnya kualitas lingkungan.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah melalui pendekatan berbasis kearifan lokal.
Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah kurang optimalnya pengelolaan sampah rumah tangga, rendahnya tingkat pemilahan sampah dari sumber, serta minimnya pemanfaatan limbah bernilai ekonomi.
Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif-edukatif melalui serangkaian kegiatan seperti sosialisasi pemilahan sampah, pelatihan pembuatan lilin dari minyak jelantah, pengenalan dan pembinaan Bank Sampah, kegiatan gotong royong "Minggu Bersih", serta pemasangan plang edukatif di titik strategis.
Kegiatan pengabdian diikuti oleh 40 peserta, yang terdiri atas 14 orang laki-laki (35%) dan 26 orang perempuan (65%).
Dominasi peserta perempuan menunjukkan bahwa pengelolaan sampah rumah tangga masih banyak melibatkan ibu rumah tangga sebagai aktor utama dalam pengelolaan lingkungan di tingkat keluarga.
Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengelola sampah, terbentuknya partisipasi aktif dalam program lingkungan.
peningkatan pengetahuan peserta setelah mengikuti kegiatan penyuluhan dan pelatihan.
Rata-rata nilai pretest sebesar 58,5 meningkat menjadi 87,3 pada posttest, atau mengalami kenaikan sebesar 28,8 poin.
Jika dihitung secara persentase, peningkatan tersebut mencapai 49,2%, yang menunjukkan bahwa.
serta munculnya inisiatif warga untuk memanfaatkan limbah menjadi produk bernilai ekonomi Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pemilahan sampah organik dan anorganik, meningkatnya kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan, serta tumbuhnya komitmen masyarakat untuk menerapkan pengelolaan sampah berbasis gotong royong dan kearifan lokal.
Kegiatan ini juga menghasilkan model pengelolaan sampah yang membuktikan bahwa pengelolaan sampah secara bank sampah yang berbasis partisipasi dan nilai lokal dapat menjadi solusi aplikatif dalam menciptakan lingkungan bersih, sehat, dan berkelanjutan.
Kolaborasi antara tim Pengabdian, warga, dan pemerintah lokal menjadi kunci keberhasilan program pengabdian ini.

Related Results

SCREENING DAN EVALUASI PROGRAM BANK SAMPAH KOTA YOGYAKARTA
SCREENING DAN EVALUASI PROGRAM BANK SAMPAH KOTA YOGYAKARTA
Pendahuluan: Badan Lingkungan Hidup (DLH) Kota Yogyakarta Sejak Tahun 2009 mengembangkan program bank sampah sebagai salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh Sub Bidang Daur Ulan...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS ASPEK TEKNIS OPERASIONAL PENGELOLAAN SAMPAH DI RSUD ADE MOEHAMMAD DJOEN KOTA SINTANG
ANALISIS ASPEK TEKNIS OPERASIONAL PENGELOLAAN SAMPAH DI RSUD ADE MOEHAMMAD DJOEN KOTA SINTANG
ABSTRAK Permasalahan yang timbul di RSUD Ade M. Djoen Sintang yaitu ketersediaan sarana dan prasarana yang masih kurang dan penanganan pengelolaan sampah yang masih belum berjalan ...
IKLIM MIKRO DAN RESPON HEMATOLOGI KELINCI LOKAL (Lepus nigricollis) PADA JENIS KANDANG BERBEDA
IKLIM MIKRO DAN RESPON HEMATOLOGI KELINCI LOKAL (Lepus nigricollis) PADA JENIS KANDANG BERBEDA
Salah satu kendala dalam pengembangan ternak kelinci adalah ternak ini sensitif terhadap perubahan faktor lingkungan. Pergeseran kondisi lingkungan (iklim mikro ) dari kebutuhan op...
Pengembangan Kegiatan Bank Sampah Di Kelurahan Pamulang Barat
Pengembangan Kegiatan Bank Sampah Di Kelurahan Pamulang Barat
Tujuan dari Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat adalah untuk melaksanakan salah satu Tri Dharma  Perguruan Tinggi. Selain itu diharapkan dengan pengabdian kepada masyarakat terse...
PERENCANAAN PENGELOLAAN SAMPAH DI KAWASAN SELATAN UNIVERSITAS TANJUNGPURA
PERENCANAAN PENGELOLAAN SAMPAH DI KAWASAN SELATAN UNIVERSITAS TANJUNGPURA
Abstrak Sebagai Institusi Perguruan Tinggi, Universitas Tanjungpura memiliki mahasiswa reguler maupun nonreguler, dosen tetap dan dosen tidak tetap, serta pegawai administrasi di s...
PELATIHAN PENINGKATAN KAPASITAS BANK SAMPAH MELALUI PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK MENJADI BAHAN BAKAR ALTERNATIF
PELATIHAN PENINGKATAN KAPASITAS BANK SAMPAH MELALUI PEMANFAATAN SAMPAH PLASTIK MENJADI BAHAN BAKAR ALTERNATIF
Sampah merupakan suatu bahan yang terbuang atau dibuang dari sumber hasil aktifitas manusia maupun proses alam yang belum memiliki nilai ekonomis. Masalah sampah timbul dengan adan...
Kajian Kelayakan Teknis Dan Lingkungan Pemilihan Dan Penetapan Tpa Regional Provinsi Bengkulu
Kajian Kelayakan Teknis Dan Lingkungan Pemilihan Dan Penetapan Tpa Regional Provinsi Bengkulu
Konsep pembangunan berkelanjutan (sustainable development) merupakan suatu paradigma pengelolaan lingkungan hidup yang dijadikan dasar dalam pemanfaatan sumber daya alam dan lingku...

Back to Top