Javascript must be enabled to continue!
IKLIM MIKRO DAN RESPON HEMATOLOGI KELINCI LOKAL (Lepus nigricollis) PADA JENIS KANDANG BERBEDA
View through CrossRef
Salah satu kendala dalam pengembangan ternak kelinci adalah ternak ini sensitif terhadap perubahan faktor lingkungan. Pergeseran kondisi lingkungan (iklim mikro ) dari kebutuhan optmimum menyebabkan penurunan produktivitas. Kandang yang lebih sesuai dengan kondisi lingkungan merupakan salah satu solusi untuk mengurangi cekaman panas di daerah dataran rendah tropis. Percobaan dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan tiga perlakuan dan 5 kali ulangan. Perlakuan pertama adalah: kandang under ground shelter (K0), Kandang alas semen (K1) dan perlakuan ketiga adalah: kandang battery (K2). Kelinci yang dipergunakan adalah kelinci jantan lokal lepas sapih dengan umur 4 – 5 minggu. Variabel yang diamati adalah iklim mikro kandang dan respon hematologi ternak kelinci jantan lokal. Kandang K0 menyebabkan temperatur dalam kandang lebih rendah (P<0,05) daripada kandang K2, namun tidak berbeda nyata (P>0,05) dibandingkan dengan K1. Kelembaban udara dalam kandang K2 lebih tinggi (P<0,05) daripada K1 dan K0. Tidak terjadi perbedaan yang nyata (P>0,05) pada variabel intensitas radiasi, suhu maksimum dan suhu minimum pada perlakuan kandang berbeda. Tidak terjadi perbedaan yang nyata pada kandungan hematokrit, glukosa, dan trigliserida darah ternak kelinci yang dipelihara pada kandang berbeda. Kelinci yang dipelihara pada kandang K0 dan K1 menghasilkan kandungan haemoglobin dan eritrosit lebih tinggi (P<0,05) daripada K2, sedangkan kandungan leukosit darah kelinci yang dipelihara pada kandang K2 lebih tinggi (P<0,05) daripada K0 dan K1 Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kandang under ground shelter dan kandang alas semen menyebabkan iklim mikro dan respon hematologi lebih baik daripada kandang battery.
Title: IKLIM MIKRO DAN RESPON HEMATOLOGI KELINCI LOKAL (Lepus nigricollis) PADA JENIS KANDANG BERBEDA
Description:
Salah satu kendala dalam pengembangan ternak kelinci adalah ternak ini sensitif terhadap perubahan faktor lingkungan.
Pergeseran kondisi lingkungan (iklim mikro ) dari kebutuhan optmimum menyebabkan penurunan produktivitas.
Kandang yang lebih sesuai dengan kondisi lingkungan merupakan salah satu solusi untuk mengurangi cekaman panas di daerah dataran rendah tropis.
Percobaan dilaksanakan dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan tiga perlakuan dan 5 kali ulangan.
Perlakuan pertama adalah: kandang under ground shelter (K0), Kandang alas semen (K1) dan perlakuan ketiga adalah: kandang battery (K2).
Kelinci yang dipergunakan adalah kelinci jantan lokal lepas sapih dengan umur 4 – 5 minggu.
Variabel yang diamati adalah iklim mikro kandang dan respon hematologi ternak kelinci jantan lokal.
Kandang K0 menyebabkan temperatur dalam kandang lebih rendah (P<0,05) daripada kandang K2, namun tidak berbeda nyata (P>0,05) dibandingkan dengan K1.
Kelembaban udara dalam kandang K2 lebih tinggi (P<0,05) daripada K1 dan K0.
Tidak terjadi perbedaan yang nyata (P>0,05) pada variabel intensitas radiasi, suhu maksimum dan suhu minimum pada perlakuan kandang berbeda.
Tidak terjadi perbedaan yang nyata pada kandungan hematokrit, glukosa, dan trigliserida darah ternak kelinci yang dipelihara pada kandang berbeda.
Kelinci yang dipelihara pada kandang K0 dan K1 menghasilkan kandungan haemoglobin dan eritrosit lebih tinggi (P<0,05) daripada K2, sedangkan kandungan leukosit darah kelinci yang dipelihara pada kandang K2 lebih tinggi (P<0,05) daripada K0 dan K1 Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kandang under ground shelter dan kandang alas semen menyebabkan iklim mikro dan respon hematologi lebih baik daripada kandang battery.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Implementasi Sinici Kudo Apps pada Peternakan Kelinci Peci P’Rama di Kabupaten Tulungagung
Implementasi Sinici Kudo Apps pada Peternakan Kelinci Peci P’Rama di Kabupaten Tulungagung
Broiler rabbits have a very high potential to improve the community's economy. In addition, rabbits can also be a potential source of animal protein as an alternative food for the ...
Pengaruh Jenis dan Dosis Pupuk Kandang terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kacang Hijau (Vigna radiata L.)
Pengaruh Jenis dan Dosis Pupuk Kandang terhadap Pertumbuhan dan Hasil Kacang Hijau (Vigna radiata L.)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis dan dosis pupuk kandang serta mendapatkan jenis pupuk kandang dan dosis pupuk yang tepat untuk pertumbuhan dan hasil kacang...
RESPON PERTUMBUHAN TANAMAN VINCA (Catharathus roseus L.) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK KANDANG DAN ZAT PENGATUR TUMBUH
RESPON PERTUMBUHAN TANAMAN VINCA (Catharathus roseus L.) TERHADAP PEMBERIAN PUPUK KANDANG DAN ZAT PENGATUR TUMBUH
ABSTRAK
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh jenis-jenis pupuk kandang dan konsentrasi zat pengatur tumbuh atonik serta interaksi antara pupuk kandang ...
Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) Pada Berbagai Kombinasi Nutrisi Tanaman Sistem Hidroponik
Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Pakcoy (Brassica rapa L.) Pada Berbagai Kombinasi Nutrisi Tanaman Sistem Hidroponik
Penelitian bertujuan mengetahui pertumbuhan dan hasil tanaman pakcoy (Brassica rapa L.) pada berbagai kombinasi konsentrasi AB-Mix dan pupuk organik cair (POC) kelinci sebagai nutr...
Pengembangan Sistem Pakar Diagnosis Penyaki Kelinci dengan Menggunakan Metode Case Based Reasoning
Pengembangan Sistem Pakar Diagnosis Penyaki Kelinci dengan Menggunakan Metode Case Based Reasoning
Kelinci merupakan salah satu binatang yang tidak lepas dari ancaman serangan penyakit yang apabila dibiarkan akan berdampak buruk bagi kesehatannya. Faktor yang dapat membuat kelin...
Teknologi Pakan Pelet untuk Kelinci
Teknologi Pakan Pelet untuk Kelinci
Teknologi pakan untuk kelinci terus berkembang dari model tradisional dengan memanfaatkan sumber daya alam sekitar yang kemudian berubah dengan menggunakan pakan bentuk pelet yang ...
SISTEM MONITORING KESEHATAN KELINCI HIAS BERBASIS INTERNET OF THINGS
SISTEM MONITORING KESEHATAN KELINCI HIAS BERBASIS INTERNET OF THINGS
Penelitian ini membahas tentang sistem monitoring yang menerapkan Internet of Things (IoT) dalam memonitoring kesehatan kelinci hias pada peternakan kelinci milik Bapak Gusron. Pe...

