Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kajian Kelayakan Teknis Dan Lingkungan Pemilihan Dan Penetapan Tpa Regional Provinsi Bengkulu

View through CrossRef
Konsep pembangunan berkelanjutan (sustainable development) merupakan suatu paradigma pengelolaan lingkungan hidup yang dijadikan dasar dalam pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan. Pembangunan berkelanjutan, didefinisikan sebagai pembangunan yang dapat memenuhi kebutuhan generasi sekarang tanpa mengorbankan generasi yang akan datang untuk dapat memenuhi kebutuhannya. Pemerintah Provinsi Bengkulu merupakan salah satu pemerintahan yang mengadopsi konsep pembangunan berkelanjutan, dimana setiap program pembangunan berpedoman kepada pembangunan berwawasan lingkungan. Dalam pelaksanaannya, ada beberapa hal yang masih menjadi permasalahan yaitu permasalahan sampah. Meningkatnya aktivitas masyarakat Provinsi Bengkulu Khususnya Kota Bengkulu mengakibatkan volume sampah yang dihasilkan semakin meningkat dan menyebabkan terjadinya penumpukan sampah di daerah pasar, permukiman penduduk, perkantoran, pesisir pantai dan tempat-tempat lainnya. Laju pertumbuhan sampah yang dihasilkan oleh industri, pasar dan rumah tangga tidak sejalan lagi dengan kemampuan alam untuk mereduksinya. Permasalahan sampah ini harus dilakukan secara menyeluruh mulai dari penghasil sampah sampai ke pembuangan akhir sampah. Saat ini Provinsi Bengkulu Khususnya Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kabupaten Kepahiang memerlukan adanya lokasi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah regional yang sesuai ketentuan baik dari aspek teknik, sosial ekonomi serta lingkungan. Besarnya potensi yang ditimbulkan terhadap lingkungan dari TPA, maka pemilihan lokasi TPA harus dilakukan dengan seksama dan hati-hati. Studi pemilihan TPA Sampah Regional Provinsi Bengkulu diawali dengan penentuan kriteria pemilihan lokasi TPA sampah berdasarkan SNI 19-3241-1994 tentang Tata Cara Pemilihan Lokasi Tempat Pemrosesan Akhir Sampah 17 kriteria lingkungan fisik Hasil pembobotan berdasarkan SNI 19-3241-1994 berdasarkan 3 calon lokasi yang potensial untuk lokasi TPA Sampah Regional Provinsi Bengkulu adalah Kabupaten Bengkulu Tengah, Kecamatan Pondok Kubang dengan bobot nilai 549.Kata Kunci : bobot nilai, provinsi bengkulu, kajian kelayakan, tpa regional
Title: Kajian Kelayakan Teknis Dan Lingkungan Pemilihan Dan Penetapan Tpa Regional Provinsi Bengkulu
Description:
Konsep pembangunan berkelanjutan (sustainable development) merupakan suatu paradigma pengelolaan lingkungan hidup yang dijadikan dasar dalam pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan.
Pembangunan berkelanjutan, didefinisikan sebagai pembangunan yang dapat memenuhi kebutuhan generasi sekarang tanpa mengorbankan generasi yang akan datang untuk dapat memenuhi kebutuhannya.
Pemerintah Provinsi Bengkulu merupakan salah satu pemerintahan yang mengadopsi konsep pembangunan berkelanjutan, dimana setiap program pembangunan berpedoman kepada pembangunan berwawasan lingkungan.
Dalam pelaksanaannya, ada beberapa hal yang masih menjadi permasalahan yaitu permasalahan sampah.
Meningkatnya aktivitas masyarakat Provinsi Bengkulu Khususnya Kota Bengkulu mengakibatkan volume sampah yang dihasilkan semakin meningkat dan menyebabkan terjadinya penumpukan sampah di daerah pasar, permukiman penduduk, perkantoran, pesisir pantai dan tempat-tempat lainnya.
Laju pertumbuhan sampah yang dihasilkan oleh industri, pasar dan rumah tangga tidak sejalan lagi dengan kemampuan alam untuk mereduksinya.
Permasalahan sampah ini harus dilakukan secara menyeluruh mulai dari penghasil sampah sampai ke pembuangan akhir sampah.
Saat ini Provinsi Bengkulu Khususnya Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Tengah, Kabupaten Kepahiang memerlukan adanya lokasi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sampah regional yang sesuai ketentuan baik dari aspek teknik, sosial ekonomi serta lingkungan.
Besarnya potensi yang ditimbulkan terhadap lingkungan dari TPA, maka pemilihan lokasi TPA harus dilakukan dengan seksama dan hati-hati.
Studi pemilihan TPA Sampah Regional Provinsi Bengkulu diawali dengan penentuan kriteria pemilihan lokasi TPA sampah berdasarkan SNI 19-3241-1994 tentang Tata Cara Pemilihan Lokasi Tempat Pemrosesan Akhir Sampah 17 kriteria lingkungan fisik Hasil pembobotan berdasarkan SNI 19-3241-1994 berdasarkan 3 calon lokasi yang potensial untuk lokasi TPA Sampah Regional Provinsi Bengkulu adalah Kabupaten Bengkulu Tengah, Kecamatan Pondok Kubang dengan bobot nilai 549.
Kata Kunci : bobot nilai, provinsi bengkulu, kajian kelayakan, tpa regional.

Related Results

JIT 2023 - Jornadas de Jóvenes Investigadores Tecnológicos
JIT 2023 - Jornadas de Jóvenes Investigadores Tecnológicos
Es un honor presentar este libro que compila los trabajos de investigación y desarrollo presentados en las Jornadas de Jóvenes Investigadores Tecnológicos (JIT) 2023. Este evento s...
PEMETAAN DAERAH PENANGKAPAN IKAN (FISHING GROUND) NELAYAN KOTA BENGKULU, PROVINSI BENGKULU
PEMETAAN DAERAH PENANGKAPAN IKAN (FISHING GROUND) NELAYAN KOTA BENGKULU, PROVINSI BENGKULU
Sebagian besar kegiatan penangkapan ikan oleh nelayan di Kota Bengkulu masih menggunakan armada dan alat tangkap sederhana. Teknologi sederhana berdampak pada daerah penangkapan ik...
Analisis Persebaran Lindi Tempat Pemerosesan Akhir (Tpa) Puuwatu
Analisis Persebaran Lindi Tempat Pemerosesan Akhir (Tpa) Puuwatu
The purpose of this study was (1) to determine the amount of leachate discharge at the Puuwatu Landfill (TPA), (2) to analyze the quality of leachate effluent and surface groundwat...
PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI BENGKULU
PENGARUH PENGELUARAN PEMERINTAH TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI BENGKULU
Merri Anitasari, Ahmad Soleh; Pengaruh Pengeluaran Pemerintah Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Bengkulu. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh dari ...
ANALISIS KETERLAKSANAAN PENDIDIKAN MITIGASI BENCANA DALAM PEMBELAJARAN IPA DI WILAYAH PESISIR KOTA BENGKULU
ANALISIS KETERLAKSANAAN PENDIDIKAN MITIGASI BENCANA DALAM PEMBELAJARAN IPA DI WILAYAH PESISIR KOTA BENGKULU
ABSTRAK   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keterlaksanaan pendidikan mitigasi bencana dalam pembelajaran IPA, mengetahui persepsi guru dan peserta didik terhadap penting...
Trafic neuronal de l’activateur tissulaire du plasminogène (tPA)
Trafic neuronal de l’activateur tissulaire du plasminogène (tPA)
L’activateur tissulaire du plasminogène est une sérine protéase initialement découverte dans le compartiment vasculaire et qui joue un rôle prépondérant dans le processus de fibrin...

Back to Top