Javascript must be enabled to continue!
KAJIAN PENGEMBANGAN KETERSEDIAAN RUANG TERBUKA HIJAU TAMAN KOTA
View through CrossRef
Perkotaan Pamekasan memiliki luas 7.290 ha dengan jumlah penduduk pada tahun 2017 sebanyak 174.045 jiwa. Seiring dengan pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat, kemajuan teknologi, industri, dan transportasi menyebabkan luasan ketersediaan ruang terbuka hijau menjadi kurang diperhatikan oleh pemeritah sehingga pada tahun 2017 Pemerintah Kabupaten Pamekasan kesulitan memenuhi ruang terbuka hijau sebesar 30%. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi ketersediaan lahan untuk penyediaan ruang terbuka hijau taman kota dan menentukan arahan pengembangan dan lokasi penambahan ruang terbuka hijautamankota. Metode analisa yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan teknik analisis kebutuhan ruang terbuka hijau taman kota berdasarkan jumlah penduduk dan kesesuaian lahan. Berdasarkan hasil analisis penduduk Perkotaan Pamekasan tahun 2029 sebanyak 194.956 jiwa dengan kebutuhan lahan penyediaan ruang terbuka hijautaman kota seluas 58.486,8 m² sedangkan eksisting luasan ruang terbuka hijautaman kota seluas 30.292,8 m² maka dilakukan penambahan seluas 28.194 m². Kesesuaian lahan rencana pola ruang untuk penyediaan taman kota sebesar 67% dengan luasan 2.867.032,5 m² dan untuk penambahan lokasi taman kota disebar di 7 desa/kelurahan di Perkotaan Pamekasan.
Title: KAJIAN PENGEMBANGAN KETERSEDIAAN RUANG TERBUKA HIJAU TAMAN KOTA
Description:
Perkotaan Pamekasan memiliki luas 7.
290 ha dengan jumlah penduduk pada tahun 2017 sebanyak 174.
045 jiwa.
Seiring dengan pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat, kemajuan teknologi, industri, dan transportasi menyebabkan luasan ketersediaan ruang terbuka hijau menjadi kurang diperhatikan oleh pemeritah sehingga pada tahun 2017 Pemerintah Kabupaten Pamekasan kesulitan memenuhi ruang terbuka hijau sebesar 30%.
Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi ketersediaan lahan untuk penyediaan ruang terbuka hijau taman kota dan menentukan arahan pengembangan dan lokasi penambahan ruang terbuka hijautamankota.
Metode analisa yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif, dengan teknik analisis kebutuhan ruang terbuka hijau taman kota berdasarkan jumlah penduduk dan kesesuaian lahan.
Berdasarkan hasil analisis penduduk Perkotaan Pamekasan tahun 2029 sebanyak 194.
956 jiwa dengan kebutuhan lahan penyediaan ruang terbuka hijautaman kota seluas 58.
486,8 m² sedangkan eksisting luasan ruang terbuka hijautaman kota seluas 30.
292,8 m² maka dilakukan penambahan seluas 28.
194 m².
Kesesuaian lahan rencana pola ruang untuk penyediaan taman kota sebesar 67% dengan luasan 2.
867.
032,5 m² dan untuk penambahan lokasi taman kota disebar di 7 desa/kelurahan di Perkotaan Pamekasan.
Related Results
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) DI KOTA PALEMBANG
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) DI KOTA PALEMBANG
Ruang Terbuka Hijau (RTH) dapat didefinisikan sebagai ruang terbuka, dimana merupakan tempat tumbuh tanaman, baik tanaman yang tumbuh secara alamiah maupun yang sengaja ditanam. Ru...
ANALISIS KECUKUPAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) KOTA LANGSA MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
ANALISIS KECUKUPAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) KOTA LANGSA MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi kondisi yang ada di lapangan (eksisting) ruang terbuka hijau di Kota Langsa, melihat perubahan ruang terbuka hijau di Kota Langsa ...
Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau di Perkotaan
Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau di Perkotaan
Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan ruang terbuka hijau di perkotaan berdasarkan rasio jumlah penduduk terhadap kebutuhan ruang terbuka hijau pada kawasan permukiman...
Strategi Penyediaan Ruang Terbuka Hijau Ditinjau dari Aspek Pertanahan
Strategi Penyediaan Ruang Terbuka Hijau Ditinjau dari Aspek Pertanahan
ABSTRAKRuang terbuka hijau (RTH) merupakan area yang wajib disediakan untuk wilayah kota dan perkotaan dengan proporsi sebesar 30% dari total wilayah. Fakta di lapangan menunjukkan...
TINJAUAN YURIDIS PENATAAN RUANG KAWASAN PESISIR KOTA KENDARI TERHADAP LINGKUNGAN HIDUP
TINJAUAN YURIDIS PENATAAN RUANG KAWASAN PESISIR KOTA KENDARI TERHADAP LINGKUNGAN HIDUP
Degradasi lingkungan perkotaan digambarkan dari semakin wewadahnya penyakit-penyakit akibat kualitas lingkungan yang semakin memburuk bahkan sulit diatasi, sebagai akibat tidak ada...
KUALITAS TAMAN KOTA SEBAGAI RUANG PUBLIK DI KOTA SURAKARTA BERDASARKAN PERSEPSI DAN PREFERENSI PENGGUNA
KUALITAS TAMAN KOTA SEBAGAI RUANG PUBLIK DI KOTA SURAKARTA BERDASARKAN PERSEPSI DAN PREFERENSI PENGGUNA
<p>Taman kota adalah salah satu jenis ruang terbuka hijau publik yang memiliki aktivitas kompleks. Taman kota sebagai ruang publik perkotaan dikatakan memenuhi kualitas apabi...
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Taman kota adalah taman yang berada di lingkungan perkotaan. Taman kota dapat mengantisipasi dampak negatif yang akan timbul dengan perkembangan kota dan dapat dinikmati oleh selur...
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Evaluasi Kesesuaian Elemen Taman terhadap Tujuan Pembangunan Taman Aktif di Kecamatan Bogor Utara
Taman kota adalah taman yang berada di lingkungan perkotaan. Taman kota dapat mengantisipasi dampak negatif yang akan timbul dengan perkembangan kota dan dapat dinikmati oleh selur...

