Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Optimalisasi Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau Kota Pangkajene

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis: (1) Gambaran optimalisasi pemanfaatan Taman Musafir Kota Pangkajene. (2) Gambaran ruang terbuka hijau Kota Pangkajene (Studi Kasus Taman Musafir Kota Pangkajene). (3) Berapa besar pengaruh optimalisasi pemanfaatan dalam ruang terbuka hijau Kota Pangkajene (Studi Kasus Taman Musafir Kota Pangkajene). Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang berkunjung di taman Musafir Kota Pangkajene. Sampel dalam penelitian sebanyak 166 orang sebagai responden. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan teknik analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Optimalisasi pemanfaatan Taman Musafir Kota Pangkajene cenderung berada pada kategori cukup akan tetapi masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki dan di tata lebih baik lagi seperti sarana dan prasarana penunjang aktivitas di taman, pemeliharaan. (2) Ruang terbuka hijau Kota Pangkajene (Studi Kasus Taman Musafir Kota Pangkajene) cenderung berada pada kategori cukup akan tetapi masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki dan di tata lebih baik lagi seperti pengelolaan lingkungan hidup kurang nyamannya taman dan juga kebersihan taman yang masih sering tidak terjaga. (3) Terdapat pengaruh optimalisasi pemanfaatan dalam ruang terbuka hijau Kota Pangkajene (Studi Kasus Taman Musafir Kota Pangkajene) sebesar sebesar 61,9%. This study aims to determine and analyze: (1) Overview of optimizing the utilization of Taman Musafir Pangkajene City. (2) An overview of the green open space of Pangkajene City (Case Study of the Pangkajene City Tourist Park). (3) How big is the effect of optimizing the use of green open space in Pangkajene City (Case Study of Pangkajene City Musafir Park). The type of research used in this study uses qualitative research. The population in this study were all people who visited the Musafir park in Pangkajene City. The sample in the study was 166 people as respondents. The data analysis technique used in the study used descriptive statistical analysis techniques and simple linear regression analysis techniques. The results showed that 1) Optimizing the utilization of the Pangkajene City Musafir Park tended to be in the good category. However, some things still needed to be improved and better managed, such as facilities and infrastructure to support activities in the park and maintenance. (2) The green open space of Pangkajene City (Case Study of Taman Musafir of Pangkajene City) is in a suitable category. However, there are still some things that need to be improved and managed better, such as environmental management, the lack of comfort in the park, and the cleanliness of the park, which still needs to be awake. (3) There is an effect of optimizing the use of green open space in Pangkajene City (Case Study of Taman Musafir Pangkajene City) 61.9%..
Title: Optimalisasi Pemanfaatan Ruang Terbuka Hijau Kota Pangkajene
Description:
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis: (1) Gambaran optimalisasi pemanfaatan Taman Musafir Kota Pangkajene.
(2) Gambaran ruang terbuka hijau Kota Pangkajene (Studi Kasus Taman Musafir Kota Pangkajene).
(3) Berapa besar pengaruh optimalisasi pemanfaatan dalam ruang terbuka hijau Kota Pangkajene (Studi Kasus Taman Musafir Kota Pangkajene).
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat yang berkunjung di taman Musafir Kota Pangkajene.
Sampel dalam penelitian sebanyak 166 orang sebagai responden.
Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian menggunakan teknik analisis statistik deskriptif dan teknik analisis regresi linear sederhana.
Hasil penelitian menunjukan bahwa 1) Optimalisasi pemanfaatan Taman Musafir Kota Pangkajene cenderung berada pada kategori cukup akan tetapi masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki dan di tata lebih baik lagi seperti sarana dan prasarana penunjang aktivitas di taman, pemeliharaan.
(2) Ruang terbuka hijau Kota Pangkajene (Studi Kasus Taman Musafir Kota Pangkajene) cenderung berada pada kategori cukup akan tetapi masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki dan di tata lebih baik lagi seperti pengelolaan lingkungan hidup kurang nyamannya taman dan juga kebersihan taman yang masih sering tidak terjaga.
(3) Terdapat pengaruh optimalisasi pemanfaatan dalam ruang terbuka hijau Kota Pangkajene (Studi Kasus Taman Musafir Kota Pangkajene) sebesar sebesar 61,9%.
This study aims to determine and analyze: (1) Overview of optimizing the utilization of Taman Musafir Pangkajene City.
(2) An overview of the green open space of Pangkajene City (Case Study of the Pangkajene City Tourist Park).
(3) How big is the effect of optimizing the use of green open space in Pangkajene City (Case Study of Pangkajene City Musafir Park).
The type of research used in this study uses qualitative research.
The population in this study were all people who visited the Musafir park in Pangkajene City.
The sample in the study was 166 people as respondents.
The data analysis technique used in the study used descriptive statistical analysis techniques and simple linear regression analysis techniques.
The results showed that 1) Optimizing the utilization of the Pangkajene City Musafir Park tended to be in the good category.
However, some things still needed to be improved and better managed, such as facilities and infrastructure to support activities in the park and maintenance.
(2) The green open space of Pangkajene City (Case Study of Taman Musafir of Pangkajene City) is in a suitable category.
However, there are still some things that need to be improved and managed better, such as environmental management, the lack of comfort in the park, and the cleanliness of the park, which still needs to be awake.
(3) There is an effect of optimizing the use of green open space in Pangkajene City (Case Study of Taman Musafir Pangkajene City) 61.
9%.

Related Results

PERSEPSI  MASYARAKAT TERHADAP RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) DI KOTA PALEMBANG
PERSEPSI  MASYARAKAT TERHADAP RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) DI KOTA PALEMBANG
Ruang Terbuka Hijau (RTH) dapat didefinisikan sebagai ruang terbuka, dimana merupakan tempat tumbuh tanaman, baik tanaman yang tumbuh secara alamiah maupun yang sengaja ditanam. Ru...
ANALISIS KECUKUPAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) KOTA LANGSA MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
ANALISIS KECUKUPAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) KOTA LANGSA MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi kondisi yang ada di lapangan (eksisting) ruang terbuka hijau di Kota Langsa, melihat perubahan ruang terbuka hijau di Kota Langsa ...
Strategi Penyediaan Ruang Terbuka Hijau Ditinjau dari Aspek Pertanahan
Strategi Penyediaan Ruang Terbuka Hijau Ditinjau dari Aspek Pertanahan
ABSTRAKRuang terbuka hijau (RTH) merupakan area yang wajib disediakan untuk wilayah kota dan perkotaan dengan proporsi sebesar 30% dari total wilayah. Fakta di lapangan menunjukkan...
TINJAUAN YURIDIS PENATAAN RUANG KAWASAN PESISIR KOTA KENDARI TERHADAP LINGKUNGAN HIDUP
TINJAUAN YURIDIS PENATAAN RUANG KAWASAN PESISIR KOTA KENDARI TERHADAP LINGKUNGAN HIDUP
Degradasi lingkungan perkotaan digambarkan dari semakin wewadahnya penyakit-penyakit akibat kualitas lingkungan yang semakin memburuk bahkan sulit diatasi, sebagai akibat tidak ada...
Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau di Perkotaan
Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau di Perkotaan
Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan ruang terbuka hijau di perkotaan berdasarkan rasio jumlah penduduk terhadap kebutuhan ruang terbuka hijau pada kawasan permukiman...
Konsep Pemanfaatan Ruang Terbuka Di Kawasan Kota Lama Semarang
Konsep Pemanfaatan Ruang Terbuka Di Kawasan Kota Lama Semarang
ABSTRACTMorphologically, the Semarang Old Town area has a very important role in the development of Semarang City and also has an important value for the development of urban area ...
Analisis Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau Menggunakan Pendekatan Indeks Hijau-Biru Indonesia Di Kelurahan Tamalanrea
Analisis Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau Menggunakan Pendekatan Indeks Hijau-Biru Indonesia Di Kelurahan Tamalanrea
Abstract. The purpose of this study is to determine the availability of green open space in Tamalanrea Village and how the strategy to maximize green open space in Tamalanrea Villa...
Studi Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau Publik di Kota Watampone
Studi Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau Publik di Kota Watampone
Masalah perkotaan pada saat ini telah menjadi masalah yang cukup susah untuk diatasi. Perkembangan perkotaan membawa pada konsekuensi negatif pada beberapa aspek, termasuk aspek li...

Back to Top