Javascript must be enabled to continue!
RELASI ANTAR KARAKTERISTIK MAKROSKOPIS PADA BATANG BAMBU KUNING DAN SERO (Macroscopic Characteristic Relationships on Kuning and Sero Bamboo Culm)
View through CrossRef
Ukuran karakteristik makroskopis bervariasi menurut arah panjang batang bambu. Bambu kuning dan bambu sero memiliki ukuran panjang ruas dan tebal dinding batang yang sangat berbeda, sehingga penting untuk mempelajari bentuk sebaran karakteristik makroskopisnya, serta mengetahui bagaimana batang bambu mempertahankan keseimbangan antar karakteristik makroskopisnya terhadap berat tajuknya sendiri dan terpaan angin. Selain itu, dibutuhkan model untuk mengestimasi proporsi panjang batang bambu yang memenuhi ukuran tebal dinding minimum pada pembuatan bambu lamina. Karena terdapat variasi panjang batang antar contoh uji, maka digunakan normalisasi jarak dari pangkal batang sebagai variabel panjang batang. Tujuan penelitian ini adalah mendeterminasi bentuk sebaran karakteristik makroskopis, menggunakan rasio antar karakteristik makroskopis untuk mengetahui bagaimana batang bambu mempertahankan keseimbangan antar karakteristik makroskopisnya terhadap berat tajuknya sendiri serta terpaan angin, dan membangun model hubungan antara tebal dinding dan normalisasi jaraknya dari pangkal batang guna mengestimasi besarnya proporsi panjang batang bambu yang memenuhi ukuran minimum pada pembuatan bilah bambu. Metode analisis regresi polinomial digunakan untuk memodelkan hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk sebaran karakteristik makroskopis serta rasionya (D/R, td/D, td/R) pada jenis bambu kuning dan bambu sero memiliki bentuk hubungan yang non-linear. Pada bagian pangkal hingga ke bagian tengah batang, nilai rasio tersebut menurun, sedangkan pada bagian tengah hingga ke bagian ujung, batang bambu cenderung mempertahankan besarnya rasio tersebut relatif konstan dengan sedikit menanjak ke bagian ujung. Model polinomial yang diperoleh untuk hubungan antara tebal dinding (td) dan normalisasi jaraknya (X%) untuk jenis bambu kuning adalah , dan untuk jenis bambu sero adalah.
National Research and Innovation Agency
Title: RELASI ANTAR KARAKTERISTIK MAKROSKOPIS PADA BATANG BAMBU KUNING DAN SERO (Macroscopic Characteristic Relationships on Kuning and Sero Bamboo Culm)
Description:
Ukuran karakteristik makroskopis bervariasi menurut arah panjang batang bambu.
Bambu kuning dan bambu sero memiliki ukuran panjang ruas dan tebal dinding batang yang sangat berbeda, sehingga penting untuk mempelajari bentuk sebaran karakteristik makroskopisnya, serta mengetahui bagaimana batang bambu mempertahankan keseimbangan antar karakteristik makroskopisnya terhadap berat tajuknya sendiri dan terpaan angin.
Selain itu, dibutuhkan model untuk mengestimasi proporsi panjang batang bambu yang memenuhi ukuran tebal dinding minimum pada pembuatan bambu lamina.
Karena terdapat variasi panjang batang antar contoh uji, maka digunakan normalisasi jarak dari pangkal batang sebagai variabel panjang batang.
Tujuan penelitian ini adalah mendeterminasi bentuk sebaran karakteristik makroskopis, menggunakan rasio antar karakteristik makroskopis untuk mengetahui bagaimana batang bambu mempertahankan keseimbangan antar karakteristik makroskopisnya terhadap berat tajuknya sendiri serta terpaan angin, dan membangun model hubungan antara tebal dinding dan normalisasi jaraknya dari pangkal batang guna mengestimasi besarnya proporsi panjang batang bambu yang memenuhi ukuran minimum pada pembuatan bilah bambu.
Metode analisis regresi polinomial digunakan untuk memodelkan hubungan antar variabel.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk sebaran karakteristik makroskopis serta rasionya (D/R, td/D, td/R) pada jenis bambu kuning dan bambu sero memiliki bentuk hubungan yang non-linear.
Pada bagian pangkal hingga ke bagian tengah batang, nilai rasio tersebut menurun, sedangkan pada bagian tengah hingga ke bagian ujung, batang bambu cenderung mempertahankan besarnya rasio tersebut relatif konstan dengan sedikit menanjak ke bagian ujung.
Model polinomial yang diperoleh untuk hubungan antara tebal dinding (td) dan normalisasi jaraknya (X%) untuk jenis bambu kuning adalah , dan untuk jenis bambu sero adalah.
Related Results
JENIS-JENIS BAMBU DI BUKIT GUNUNG ANGGAS, DESA SIDING, KECAMATAN SIDING, KABUPATEN BENGKAYANG
JENIS-JENIS BAMBU DI BUKIT GUNUNG ANGGAS, DESA SIDING, KECAMATAN SIDING, KABUPATEN BENGKAYANG
Gunung Anggas Hill, Siding Village, Siding Subdistrict, Bengkayang District has many wildly bamboo plants. Bamboo is a type of grass that belongs to the Gramineae family and is one...
ANALISIS GESER PADA BALOK BAMBU SUSUN VERTIKAL MENGGUNAKAN PERKUATAN CARBON FIBER REINFORCED POLYMER (CFRP)
ANALISIS GESER PADA BALOK BAMBU SUSUN VERTIKAL MENGGUNAKAN PERKUATAN CARBON FIBER REINFORCED POLYMER (CFRP)
Abstract
Bamboo is a type of building material that has been used by humans for a long time. The strength of bamboo which can be matched with steel makes it popular as a construct...
ANALISIS KARAKTERISTIK BAMBU SEBAGAI MATERIAL DINDING NON STRUKTURAL
ANALISIS KARAKTERISTIK BAMBU SEBAGAI MATERIAL DINDING NON STRUKTURAL
Bambu merupakan material konstruksi ramah lingkungan mempunyai keunggulan dari segi kekuatan yang diketahui dari sifat mekaniknya seperti kuat tarik, kuat tekan dan kuat lentur. Ba...
ANALISIS KARAKTERISTIK BAMBU SEBAGAI MATERIAL DINDING NON STRUKTURAL
ANALISIS KARAKTERISTIK BAMBU SEBAGAI MATERIAL DINDING NON STRUKTURAL
Bambu merupakan material konstruksi ramah lingkungan mempunyai keunggulan dari segi kekuatan yang diketahui dari sifat mekaniknya seperti kuat tarik, kuat tekan dan kuat lentur. Ba...
ANALISIS BAMBU SEBAGAI STRUKTUR BALOK BANGUNAN RUMAH TINGGAL BERTINGKAT
ANALISIS BAMBU SEBAGAI STRUKTUR BALOK BANGUNAN RUMAH TINGGAL BERTINGKAT
Abstract
Bamboo material is a renewable natural product that can be obtained easily, cheaply, easily planted, grows fast, can reduce the effects of global warming, and has a very ...
Recent Situation and Control of Bamboo Diseases in China
Recent Situation and Control of Bamboo Diseases in China
The bamboo diseases occur in a rather common and acute way in China due to a marked deterioration of ecological environment of bamboo stands which have been caused partially by hum...
KAJIAN INTERAKSI TANAH-BAMBU DITINJAU DARI PARAMETER KUAT GESER
KAJIAN INTERAKSI TANAH-BAMBU DITINJAU DARI PARAMETER KUAT GESER
Stabilitas lereng memerlukan perkuatan untuk meningkatkan kuat geser. Perkuatan dari material bambu dapat digunakan sebagai alternatif untuk mengganti peran geotekstil yang biasa d...
REDESAIN ALAT IRAT BAMBU BERBASIS ERGONOMI PADA PENGRAJIN ANYAMAN BAMBU DI DESA JEPANG KABUPATEN KUDUS
REDESAIN ALAT IRAT BAMBU BERBASIS ERGONOMI PADA PENGRAJIN ANYAMAN BAMBU DI DESA JEPANG KABUPATEN KUDUS
Jepang Village, Mejobo District, Kudus Regency is a village dominated by bamboo weaving artisans. Bamboo weaving activities in Jepang villages are carried out every day as a liveli...

