Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISIS BAMBU SEBAGAI STRUKTUR BALOK BANGUNAN RUMAH TINGGAL BERTINGKAT

View through CrossRef
Abstract Bamboo material is a renewable natural product that can be obtained easily, cheaply, easily planted, grows fast, can reduce the effects of global warming, and has a very high tensile strength that can be competed with steel. Bamboo is a material that is commonly found in several villages and mountainous areas in Tulungagung, therefore bamboo material has a relatively cheap price. Loading reviews dead load and lives load. The analysis carried out in this study is loading, calculating the ultimate moment, normal force, and transverse force, then planning the bamboo beam against bending, tensile and compressive axial forces, and planning the shear of the bamboo beam. Then the bamboo beam is controlled against the combined axial bending load. Based on the results of the analysis and planning calculations, it was obtained that a bamboo beam with a stretch of 5 meters required 3 pieces of bamboo used to resist bending, and 2 pieces of bamboo needed as diagonal support. The bamboo used is bamboo with a diameter of 10 cm with a bamboo wall thickness of 1 cm.  Keywords: Bamboo; beam; renewable; analysis; design Abstrak Material bambu merupakan produk hasil alam yang renewable yang dapat diperoleh dengan mudah, murah, mudah ditanam, pertumbuhan cepat, dapat mereduksi efek global warming serta memiliki kuat tarik sangat tinggi yang dapat dipersaingkan dengan baja. Bambu merupakan material yang banyak ditemui di beberapa desa dan daerah pegunungan di Tulungagung, maka dari itu material bambu memiliki harga yang relatif murah. Pembebanan meninjau beban mati dan beban hidup. Analisis yang dilakukan pada penelitian ini adalah pembebanan, menghitung momen ultimate, gaya normal, gaya lintang, kemudian merencanakan balok bambu terhadap lentur, gaya aksial tarik dan tekan, dan merencanakan geser balok bambu. Kemudian balok bambu dikontrol terhadap beban kombinasi aksial lentur. Berdasarkan hasil dari perhitungan analisis dan perencanaan diperoleh hasil balok bambu dengan bentangan 5 meter diperlukan bambu yang digunakan untuk menahan lentur sebanyak 3 buah, bambu yang diperlukan sebagai diagonal support sebanyak 2 buah. Bambu yang digunakan ialah bambu dengan diameter 10 cm dengan ketebalan dinding bambu 1 cm. Kata Kunci: Bambu; balok; renewable; analisis; perencanaan
Title: ANALISIS BAMBU SEBAGAI STRUKTUR BALOK BANGUNAN RUMAH TINGGAL BERTINGKAT
Description:
Abstract Bamboo material is a renewable natural product that can be obtained easily, cheaply, easily planted, grows fast, can reduce the effects of global warming, and has a very high tensile strength that can be competed with steel.
Bamboo is a material that is commonly found in several villages and mountainous areas in Tulungagung, therefore bamboo material has a relatively cheap price.
Loading reviews dead load and lives load.
The analysis carried out in this study is loading, calculating the ultimate moment, normal force, and transverse force, then planning the bamboo beam against bending, tensile and compressive axial forces, and planning the shear of the bamboo beam.
Then the bamboo beam is controlled against the combined axial bending load.
Based on the results of the analysis and planning calculations, it was obtained that a bamboo beam with a stretch of 5 meters required 3 pieces of bamboo used to resist bending, and 2 pieces of bamboo needed as diagonal support.
The bamboo used is bamboo with a diameter of 10 cm with a bamboo wall thickness of 1 cm.
 Keywords: Bamboo; beam; renewable; analysis; design Abstrak Material bambu merupakan produk hasil alam yang renewable yang dapat diperoleh dengan mudah, murah, mudah ditanam, pertumbuhan cepat, dapat mereduksi efek global warming serta memiliki kuat tarik sangat tinggi yang dapat dipersaingkan dengan baja.
Bambu merupakan material yang banyak ditemui di beberapa desa dan daerah pegunungan di Tulungagung, maka dari itu material bambu memiliki harga yang relatif murah.
Pembebanan meninjau beban mati dan beban hidup.
Analisis yang dilakukan pada penelitian ini adalah pembebanan, menghitung momen ultimate, gaya normal, gaya lintang, kemudian merencanakan balok bambu terhadap lentur, gaya aksial tarik dan tekan, dan merencanakan geser balok bambu.
Kemudian balok bambu dikontrol terhadap beban kombinasi aksial lentur.
Berdasarkan hasil dari perhitungan analisis dan perencanaan diperoleh hasil balok bambu dengan bentangan 5 meter diperlukan bambu yang digunakan untuk menahan lentur sebanyak 3 buah, bambu yang diperlukan sebagai diagonal support sebanyak 2 buah.
Bambu yang digunakan ialah bambu dengan diameter 10 cm dengan ketebalan dinding bambu 1 cm.
Kata Kunci: Bambu; balok; renewable; analisis; perencanaan.

Related Results

ANALISIS KARAKTERISTIK BAMBU SEBAGAI MATERIAL DINDING NON STRUKTURAL
ANALISIS KARAKTERISTIK BAMBU SEBAGAI MATERIAL DINDING NON STRUKTURAL
Bambu merupakan material konstruksi ramah lingkungan mempunyai keunggulan dari segi kekuatan yang diketahui dari sifat mekaniknya seperti kuat tarik, kuat tekan dan kuat lentur. Ba...
ANALISIS KARAKTERISTIK BAMBU SEBAGAI MATERIAL DINDING NON STRUKTURAL
ANALISIS KARAKTERISTIK BAMBU SEBAGAI MATERIAL DINDING NON STRUKTURAL
Bambu merupakan material konstruksi ramah lingkungan mempunyai keunggulan dari segi kekuatan yang diketahui dari sifat mekaniknya seperti kuat tarik, kuat tekan dan kuat lentur. Ba...
Perbandingan Kuat Lentur Balok Beton Bertulang Dengan Variasi Jumlah Tulangan Pada Zona Tekan
Perbandingan Kuat Lentur Balok Beton Bertulang Dengan Variasi Jumlah Tulangan Pada Zona Tekan
Bangunan sederhana seperti rumah tinggal merupakan bangunan yang memiliki desain struktur relatif lebih kecil dibandingkan dengan bangunan gedung bertingkat lainnya. Pekerjaan balo...
ANALISIS MOMEN-LENDUTAN PADA BALOK INDUK DENGAN VARIASI PENEMPATAN BALOK ANAK BETON BERTULANG
ANALISIS MOMEN-LENDUTAN PADA BALOK INDUK DENGAN VARIASI PENEMPATAN BALOK ANAK BETON BERTULANG
Abstrak : Elemen struktur yang sangat penting pada bangunan adalah balok. Dalam perencanaan balok beton bertulang didesain untuk kuat menahan gaya sesuai dengan pembebanan. Balok a...
ANALISIS GESER PADA BALOK BAMBU SUSUN VERTIKAL MENGGUNAKAN PERKUATAN CARBON FIBER REINFORCED POLYMER (CFRP)
ANALISIS GESER PADA BALOK BAMBU SUSUN VERTIKAL MENGGUNAKAN PERKUATAN CARBON FIBER REINFORCED POLYMER (CFRP)
Abstract Bamboo is a type of building material that has been used by humans for a long time. The strength of bamboo which can be matched with steel makes it popular as a construct...
STUDI EKSPERIMENTAL KUAT LENTUR BALOK DENGAN PELEBARAN DIMENSI PADA DAERAH TUMPUAN BALOK BETON BERTULANG DAN PEMODELAN MENGGUNAKAN LUSAS
STUDI EKSPERIMENTAL KUAT LENTUR BALOK DENGAN PELEBARAN DIMENSI PADA DAERAH TUMPUAN BALOK BETON BERTULANG DAN PEMODELAN MENGGUNAKAN LUSAS
Kegagalan pada balok beton bertulang dapat terjadi pada tumpuan atau sambungan kolom dan balok. Perkuatan pada daerah yang memiliki kapasitas kurang dari yang diperlukan menjadi so...
PERILAKU STRUKTUR BALOK BETON BERONGGA BOLA
PERILAKU STRUKTUR BALOK BETON BERONGGA BOLA
Beton merupakan material bangunan yang sangat populer di dunia konstruksi karena mempunyai kekuatan menahan gaya tekan yang tinggi. Namun beton mempunyai kelemahan yaitu kuat tarik...
Analisis Struktur Bangunan Rumah Tinggal di Desa Jumoyo yang Berisiko Terhadap Banjir Lahar Dingin Gunung Merapi
Analisis Struktur Bangunan Rumah Tinggal di Desa Jumoyo yang Berisiko Terhadap Banjir Lahar Dingin Gunung Merapi
Desa Jumoyo merupakan daerah rawan bencana yang salah satunya disebabkan oleh banjir lahar dingin. Banjir lahar dingin dari erupsi Gunung Merapi telah menyebabkan kerusakan banguna...

Back to Top