Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Perilaku Retak Pelat Beton Bertulang Akibat Beban Statik

View through CrossRef
Masalah lebar retak merupakan hal yang masih memerlukan penelitian lebih lanjut, kajian riset tentang lebar retak, baik dari teori klasik sampai sekarang masih dibahas dalam sejumlah artikel jurnal. Adapun maksud penelitian ini adalah membuktikan lebar retak komposit pelat dengan variasi tulangan akibat beban statik. Pengujian ini menggunakan pelat dengan ukuran 170x60x20 cm diletakkan diatas tumpuan sederhana. Beban diberikan secara bertahap sampai mencapai retak yang diijinkan (ACI committee 224) sebesar 0,4 mm, benda uji dibuat sebanyak 6 benda uji masing-masing 3D13, 4D13, 5D13, 6D13, 5D16, 6D16. Dari 6 benda uji yang diteliti dapat diuraikan bahwa setelah mencapai retak awal, penambahan beban dilakukan tiap 1 kN agar data yang diperoleh lebih akurat. Kaitannya dengan spasi tulangan, perambatan retak lebih lambat sesuai dengan spasi tulangan pada masing-masing benda uji. Dengan kata lain dapat disimpulkan bahwa semakin banyak tulangan yang dipasang (ρ semakin besar) maka lebar retak maksimum semakin kecil. Berdasarkan grafik hubungan antara tegangan baja dan lebar retak antara eksperimen, peraturan dan peneliti ternyata bahwa pengaruh angka tulangan ρ pada beban statik adalah: 1.Hasil peraturan dan peneliti relatif lebih linier dibandingkan dengan eksperimen. 2. Hasil eksperimen lebih besar dibandingkan dengan hasil peraturan dan peneliti, hasil peraturan lebih kecil dari hasil peneliti. 3. Retak awal pada peraturan dan peneliti lebih cepat dibandingkan dengan hasil eksperimen tetapi perambatan retak eksperimen lebih cepat dari hasil peneliti dan peraturan. Kata-kata kunci:  lebar retak, beban statik, tegangan baja.
Title: Perilaku Retak Pelat Beton Bertulang Akibat Beban Statik
Description:
Masalah lebar retak merupakan hal yang masih memerlukan penelitian lebih lanjut, kajian riset tentang lebar retak, baik dari teori klasik sampai sekarang masih dibahas dalam sejumlah artikel jurnal.
Adapun maksud penelitian ini adalah membuktikan lebar retak komposit pelat dengan variasi tulangan akibat beban statik.
Pengujian ini menggunakan pelat dengan ukuran 170x60x20 cm diletakkan diatas tumpuan sederhana.
Beban diberikan secara bertahap sampai mencapai retak yang diijinkan (ACI committee 224) sebesar 0,4 mm, benda uji dibuat sebanyak 6 benda uji masing-masing 3D13, 4D13, 5D13, 6D13, 5D16, 6D16.
Dari 6 benda uji yang diteliti dapat diuraikan bahwa setelah mencapai retak awal, penambahan beban dilakukan tiap 1 kN agar data yang diperoleh lebih akurat.
Kaitannya dengan spasi tulangan, perambatan retak lebih lambat sesuai dengan spasi tulangan pada masing-masing benda uji.
Dengan kata lain dapat disimpulkan bahwa semakin banyak tulangan yang dipasang (ρ semakin besar) maka lebar retak maksimum semakin kecil.
Berdasarkan grafik hubungan antara tegangan baja dan lebar retak antara eksperimen, peraturan dan peneliti ternyata bahwa pengaruh angka tulangan ρ pada beban statik adalah: 1.
Hasil peraturan dan peneliti relatif lebih linier dibandingkan dengan eksperimen.
2.
Hasil eksperimen lebih besar dibandingkan dengan hasil peraturan dan peneliti, hasil peraturan lebih kecil dari hasil peneliti.
3.
Retak awal pada peraturan dan peneliti lebih cepat dibandingkan dengan hasil eksperimen tetapi perambatan retak eksperimen lebih cepat dari hasil peneliti dan peraturan.
 Kata-kata kunci:  lebar retak, beban statik, tegangan baja.

Related Results

PERBANDINGAN POLA RETAK DAN LENDUTAN PADA PELAT BETON MENGGUNAKAN TULANGAN KONVENSIONAL DAN WIREMESH
PERBANDINGAN POLA RETAK DAN LENDUTAN PADA PELAT BETON MENGGUNAKAN TULANGAN KONVENSIONAL DAN WIREMESH
Penelitian dengan judul melakukan Pengujian Eksperimental Perbandingan Pola Retak dan Lendutan pada Pelat Beton Menggunakan Tulangan Konvensional dan Wiremesh ...
PERILAKU STRUKTUR BALOK BETON BERONGGA BOLA
PERILAKU STRUKTUR BALOK BETON BERONGGA BOLA
Beton merupakan material bangunan yang sangat populer di dunia konstruksi karena mempunyai kekuatan menahan gaya tekan yang tinggi. Namun beton mempunyai kelemahan yaitu kuat tarik...
Perilaku Shearwall Pelat Bergelombang Terhadap Beban Gempa Lateral Statik
Perilaku Shearwall Pelat Bergelombang Terhadap Beban Gempa Lateral Statik
Portal bangunan gedung dengan konstruksi baja profil sudah sangat umum digunakan. Namun dengan potensi gempa di Indonesia yang memiliki resiko sangat besar, maka geometri portal ha...
ANALISIS KUAT TARIK BELAH BETON PADA STANDAR KUAT TEKAN K.250 DENGAN MENGGUNAKAN LIMBAH PECAHAN BETON SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR
ANALISIS KUAT TARIK BELAH BETON PADA STANDAR KUAT TEKAN K.250 DENGAN MENGGUNAKAN LIMBAH PECAHAN BETON SEBAGAI PENGGANTI AGREGAT KASAR
Beton merupakan bahan konstruksi yang sangat penting dan paling dominan digunakan pada struktur bangunan. Beton sangat diminati karena bahan ini merupakan bahan konstruksi yang mem...
ANALISIS PENURUNAN MUTU BETON STRUKTURAL AKIBAT PENGARUH AIR LAUT PADA MASA PEMELIHARAAN
ANALISIS PENURUNAN MUTU BETON STRUKTURAL AKIBAT PENGARUH AIR LAUT PADA MASA PEMELIHARAAN
Air laut memiliki kandungan garam yang tinggi yang dapat menggerogoti kekuatan dan keawetan beton. Hal ini disebabkan klorida yang terdapat pada air laut yang merupakan garam yang ...
Pengaruh Serat Baja Canai Dingin Bergelombang Terhadap Kekuatan Tekan Dan Lentur Beton
Pengaruh Serat Baja Canai Dingin Bergelombang Terhadap Kekuatan Tekan Dan Lentur Beton
Beton merupakan material konstruksi yang bersifat getas. Kombinasinya dengan baja pada material beton bertulang menjadikan material beton yang getas getas menjadi daktail. Pada bet...
PENGARUH VARIASI JUMLAH CERUCUK PADA FONDASI PELAT BETON BERCERUCUK
PENGARUH VARIASI JUMLAH CERUCUK PADA FONDASI PELAT BETON BERCERUCUK
Sebagian besar wilayah Kalimantan Barat terdiri atas tanah lunak yang kurang baik untuk pembangunan sarana fisik. Para ahli konstruksi di Kalimantan Barat telah mengembangkan siste...
TINJAUAN KUAT LENTUR PELAT BETON DENGAN PENAMBAHAN KAWAT DI ANTARA TULANGAN PELAT
TINJAUAN KUAT LENTUR PELAT BETON DENGAN PENAMBAHAN KAWAT DI ANTARA TULANGAN PELAT
<p>Seiring berkembangnya zaman, inovasi pada bidang konstruksi bangunan turut mengalami kemajuan tak terkecuali pada struktur beton bertulang, pada penelitian ini dilakukan m...

Back to Top