Javascript must be enabled to continue!
Perilaku Shearwall Pelat Bergelombang Terhadap Beban Gempa Lateral Statik
View through CrossRef
Portal bangunan gedung dengan konstruksi baja profil sudah sangat umum digunakan. Namun dengan potensi gempa di Indonesia yang memiliki resiko sangat besar, maka geometri portal harus diberikan elemen struktur yang dapat meningkatkan kekakuan lateral dari struktur tersebut. Salah satu inovasi untuk meningkatkan kekakuan lateral dari portal bangunan gedung adalah dengan memberikan elemen struktur berupa shearwall. Shearwall pelat baja adalah salah satu elemen struktur yang berfungsi untuk menahan beban lateral pada suatu bangunan, salah satunya adalah beban gempa. Shearwall pelat baja memiliki angka kelangsingan yang tinggi. Sehingga beban lateral akan mengakibatkan masalah tekuk yang besar pada pelat shearwall. Pelat baja bergelombang adalah salah satu inovasi untuk menyelesaikan permasalahan tekuk tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa efek dari bentuk pelat gelombang pada shearwall. Penelitian ini dilakukan dengan cara analisa numerik menggunakan program bantu ANSYS untuk melihat perilaku dan kekuatan dari shearwall pelat baja. Permodelan shearwall yang dianalisis adalah dengan tipe beam column frame, shearwall dengan pelat baja datar, dan shearwall dengan pelat baja bergelombang yang diberikan beban lateral statik pada salah satu ujungnya. Penelitian ini menunjukkan beban leleh pada beam column frame sebesar 1400 kN, shearwall pelat baja datar sebesar 1850 kN, dan shearwall pelat baja bergelombang sebesar 2035 kN. Dengan dibuatnya pola geometri pelat bergelombang didapat peningkatan beban leleh 9% dibandingkan dengan pelat datar. Pola tekuk yang terjadi pada shearwall pelat datar dan pelat gelombang adalah tekuk geser diagonal di area tengah pelat.
Center for Journal Management and Publication, Lambung Mangkurat University
Title: Perilaku Shearwall Pelat Bergelombang Terhadap Beban Gempa Lateral Statik
Description:
Portal bangunan gedung dengan konstruksi baja profil sudah sangat umum digunakan.
Namun dengan potensi gempa di Indonesia yang memiliki resiko sangat besar, maka geometri portal harus diberikan elemen struktur yang dapat meningkatkan kekakuan lateral dari struktur tersebut.
Salah satu inovasi untuk meningkatkan kekakuan lateral dari portal bangunan gedung adalah dengan memberikan elemen struktur berupa shearwall.
Shearwall pelat baja adalah salah satu elemen struktur yang berfungsi untuk menahan beban lateral pada suatu bangunan, salah satunya adalah beban gempa.
Shearwall pelat baja memiliki angka kelangsingan yang tinggi.
Sehingga beban lateral akan mengakibatkan masalah tekuk yang besar pada pelat shearwall.
Pelat baja bergelombang adalah salah satu inovasi untuk menyelesaikan permasalahan tekuk tersebut.
Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa efek dari bentuk pelat gelombang pada shearwall.
Penelitian ini dilakukan dengan cara analisa numerik menggunakan program bantu ANSYS untuk melihat perilaku dan kekuatan dari shearwall pelat baja.
Permodelan shearwall yang dianalisis adalah dengan tipe beam column frame, shearwall dengan pelat baja datar, dan shearwall dengan pelat baja bergelombang yang diberikan beban lateral statik pada salah satu ujungnya.
Penelitian ini menunjukkan beban leleh pada beam column frame sebesar 1400 kN, shearwall pelat baja datar sebesar 1850 kN, dan shearwall pelat baja bergelombang sebesar 2035 kN.
Dengan dibuatnya pola geometri pelat bergelombang didapat peningkatan beban leleh 9% dibandingkan dengan pelat datar.
Pola tekuk yang terjadi pada shearwall pelat datar dan pelat gelombang adalah tekuk geser diagonal di area tengah pelat.
Related Results
PERBANDINGAN POLA RETAK DAN LENDUTAN PADA PELAT BETON MENGGUNAKAN TULANGAN KONVENSIONAL DAN WIREMESH
PERBANDINGAN POLA RETAK DAN LENDUTAN PADA PELAT BETON MENGGUNAKAN TULANGAN KONVENSIONAL DAN WIREMESH
Penelitian dengan judul melakukan Pengujian Eksperimental Perbandingan Pola Retak dan Lendutan pada Pelat Beton Menggunakan Tulangan Konvensional dan Wiremesh ...
ANALISIS BEBAN GEMPA DAN ANGIN PADA HORIZONTAL PRESSURE VESSEL UNTUK DIESEL OIL KAPASITAS 5 m3
ANALISIS BEBAN GEMPA DAN ANGIN PADA HORIZONTAL PRESSURE VESSEL UNTUK DIESEL OIL KAPASITAS 5 m3
Analisis mekanis telah dilakukan sebelum nya pada oil separator 3 fase terhadap beban angin dan gempa. Guna mengetahui perbedaan yang terjadi dari beban gempa dan angin pada tangki...
EDUKASI DAN MITIGASI GEMPA PADA BANGUNAN
EDUKASI DAN MITIGASI GEMPA PADA BANGUNAN
A natural disaster is a natural event that has a major impact on the human population. One of the natural events that became the focus of this PKM activity was an earthquake. Earth...
PENGENALAN TINGKAT KERUSAKAN GEMPA BUMI PADA ANAK-ANAK BANJAR MANDALA SARI DENPASAR BALI
PENGENALAN TINGKAT KERUSAKAN GEMPA BUMI PADA ANAK-ANAK BANJAR MANDALA SARI DENPASAR BALI
Gempa bumi merupakan salah satu bencana alam yang bisa datang kapan saja dan dimana saja. Dampak yang diakibatkan diantaranya kematian, kerusakan fasilitas, serta kerugian lainnya....
PENGARUH VARIASI JUMLAH CERUCUK PADA FONDASI PELAT BETON BERCERUCUK
PENGARUH VARIASI JUMLAH CERUCUK PADA FONDASI PELAT BETON BERCERUCUK
Sebagian besar wilayah Kalimantan Barat terdiri atas tanah lunak yang kurang baik untuk pembangunan sarana fisik. Para ahli konstruksi di Kalimantan Barat telah mengembangkan siste...
"Menganalisis Perbandingan Kurva Hazard Menggunakan Fungsi Atenuasi"
"Menganalisis Perbandingan Kurva Hazard Menggunakan Fungsi Atenuasi"
Papua merupakan daerah rawan gempa di Indonesia karena letaknya berada di jalur tektonik aktif sehingga menyebabkan daerah papua rawan terjadinya gempa. Upaya peningkatan mitigasi ...
PENENTUAN SEBARAN HIPOSENTER GUNUNGAPI MERAPI BERDASARKAN DATA GEMPA VULKANIK TAHUN 2006
PENENTUAN SEBARAN HIPOSENTER GUNUNGAPI MERAPI BERDASARKAN DATA GEMPA VULKANIK TAHUN 2006
Gunungapi Merapi merupakan Gunungapi yang termuda dalam kumpulan gunung berapi di bagian selatan Pulau Jawa. Gunungapi Merapi merupakan gunungapi tipe strato yang aktif hin...
Clustering and Risk Analysis of The Earthquake in Sulawesi Using Mini Batch K-Means, K-Medoids, and Maximum Likelihood Method
Clustering and Risk Analysis of The Earthquake in Sulawesi Using Mini Batch K-Means, K-Medoids, and Maximum Likelihood Method
Abstract: The earthquake events have been widely analyzed using a statistical approach. Therefore, the sole purpose of this research is clustering and risk analysis of earthquake e...

