Javascript must be enabled to continue!
EDUKASI DAN MITIGASI GEMPA PADA BANGUNAN
View through CrossRef
A natural disaster is a natural event that has a major impact on the human population. One of the natural events that became the focus of this PKM activity was an earthquake. Earthquakes are natural events in the form of vibrations or wavy movements on the earth's crust caused by internal forces. Earthquakes caused by shifting of the ground are called tectonic earthquakes and earthquakes caused by volcanoes are called volcanic earthquakes. Indonesia is an earthquake-prone area because it is located on three plates, namely the Eurasian Plate, the Pacific Plate, and the Indo-Australian Plate. Only in western, central and southern Kalimantan, the source of the earthquake was not found. To reduce the impact of risk during an earthquake, it is necessary to carry out an earthquake mitigation to the community in areas prone to earthquakes. Earthquake mitigation that will be carried out in this PKM activity is in the form of counseling through online webinars to prevent physical contact or crowds, related to the Covid19 pandemic. As a result, from the questions asked by participants, there is still a lack of understanding of the dangers of changing the function of the building or the building's use limit based on the design load and the condition of the building after the earthquake. So for the next PKM, it is recommended to make general information guidelines such as examples of photos or pictures about the condition of buildings that need to be reviewed for repairs or are no longer suitable for use after being hit by an earthquake.Bencana alam adalah suatu peristiwa alam yang mengakibatkan dampak besar bagi populasi manusia. Salah satu peristiwa alam yang menjadi fokus dalam kegiatan PKM ini adalah gempa bumi. Gempa bumi merupakan fenomena alam berupa getaran atau gerakan bergelombang pada lempeng bumi yang disebabkan oleh tenaga yang berasaldari dalam bumi. Gempa yang disebabkan oleh pergeseran tanah dinamakan gempa tektonik dan gempa yang disebabkan oleh gunung berapi dinamakan gempa vulkanik. Indonesia merupakan daerah rawan gempa karena terletak di atas tiga lempeng yakni Lempeng Eurasia, Lempeng Pasifik, dan Lempeng Indo-Australia. Hanya di Kalimantan bagian barat, tengah, dan selatan, sumber gempa bumi tidak ditemukan. Untuk mengurangi dampak resiko pada saat gempa perlu dilakukan suatu mitigasi gempa kepada masyarakat di daerah yang rawan terjadi gempa bumi. Mitigasi gempa yang akan dilakukan dalam kegiatan PKM ini berupa penyuluhan melalui webinar secara online untuk mencegah kontak fisik atau kerumunan, berhubungan dengan pandemi Covid19. Hasilnya, dari pertanyaan yang diajukan peserta, masih kurang pemahaman bahaya dari mengubah fungsi guna bangunan atau batas guna bangunan berdasarkan beban desain dan kondisi bangunan setelah gempa. Maka untuk PKM selanjutnya, disarankan membuat panduan informasi secara umum seperti contoh foto atau gambar tentang kondisi bangunan yang perlu ditinjau untuk perbaikan atau tidak layak guna lagi setelah terkena gempa.
Universitas Tarumanagara
Title: EDUKASI DAN MITIGASI GEMPA PADA BANGUNAN
Description:
A natural disaster is a natural event that has a major impact on the human population.
One of the natural events that became the focus of this PKM activity was an earthquake.
Earthquakes are natural events in the form of vibrations or wavy movements on the earth's crust caused by internal forces.
Earthquakes caused by shifting of the ground are called tectonic earthquakes and earthquakes caused by volcanoes are called volcanic earthquakes.
Indonesia is an earthquake-prone area because it is located on three plates, namely the Eurasian Plate, the Pacific Plate, and the Indo-Australian Plate.
Only in western, central and southern Kalimantan, the source of the earthquake was not found.
To reduce the impact of risk during an earthquake, it is necessary to carry out an earthquake mitigation to the community in areas prone to earthquakes.
Earthquake mitigation that will be carried out in this PKM activity is in the form of counseling through online webinars to prevent physical contact or crowds, related to the Covid19 pandemic.
As a result, from the questions asked by participants, there is still a lack of understanding of the dangers of changing the function of the building or the building's use limit based on the design load and the condition of the building after the earthquake.
So for the next PKM, it is recommended to make general information guidelines such as examples of photos or pictures about the condition of buildings that need to be reviewed for repairs or are no longer suitable for use after being hit by an earthquake.
Bencana alam adalah suatu peristiwa alam yang mengakibatkan dampak besar bagi populasi manusia.
Salah satu peristiwa alam yang menjadi fokus dalam kegiatan PKM ini adalah gempa bumi.
Gempa bumi merupakan fenomena alam berupa getaran atau gerakan bergelombang pada lempeng bumi yang disebabkan oleh tenaga yang berasaldari dalam bumi.
Gempa yang disebabkan oleh pergeseran tanah dinamakan gempa tektonik dan gempa yang disebabkan oleh gunung berapi dinamakan gempa vulkanik.
Indonesia merupakan daerah rawan gempa karena terletak di atas tiga lempeng yakni Lempeng Eurasia, Lempeng Pasifik, dan Lempeng Indo-Australia.
Hanya di Kalimantan bagian barat, tengah, dan selatan, sumber gempa bumi tidak ditemukan.
Untuk mengurangi dampak resiko pada saat gempa perlu dilakukan suatu mitigasi gempa kepada masyarakat di daerah yang rawan terjadi gempa bumi.
Mitigasi gempa yang akan dilakukan dalam kegiatan PKM ini berupa penyuluhan melalui webinar secara online untuk mencegah kontak fisik atau kerumunan, berhubungan dengan pandemi Covid19.
Hasilnya, dari pertanyaan yang diajukan peserta, masih kurang pemahaman bahaya dari mengubah fungsi guna bangunan atau batas guna bangunan berdasarkan beban desain dan kondisi bangunan setelah gempa.
Maka untuk PKM selanjutnya, disarankan membuat panduan informasi secara umum seperti contoh foto atau gambar tentang kondisi bangunan yang perlu ditinjau untuk perbaikan atau tidak layak guna lagi setelah terkena gempa.
Related Results
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
"Menganalisis Perbandingan Kurva Hazard Menggunakan Fungsi Atenuasi"
"Menganalisis Perbandingan Kurva Hazard Menggunakan Fungsi Atenuasi"
Papua merupakan daerah rawan gempa di Indonesia karena letaknya berada di jalur tektonik aktif sehingga menyebabkan daerah papua rawan terjadinya gempa. Upaya peningkatan mitigasi ...
PENGENALAN TINGKAT KERUSAKAN GEMPA BUMI PADA ANAK-ANAK BANJAR MANDALA SARI DENPASAR BALI
PENGENALAN TINGKAT KERUSAKAN GEMPA BUMI PADA ANAK-ANAK BANJAR MANDALA SARI DENPASAR BALI
Gempa bumi merupakan salah satu bencana alam yang bisa datang kapan saja dan dimana saja. Dampak yang diakibatkan diantaranya kematian, kerusakan fasilitas, serta kerugian lainnya....
PENENTUAN SEBARAN HIPOSENTER GUNUNGAPI MERAPI BERDASARKAN DATA GEMPA VULKANIK TAHUN 2006
PENENTUAN SEBARAN HIPOSENTER GUNUNGAPI MERAPI BERDASARKAN DATA GEMPA VULKANIK TAHUN 2006
Gunungapi Merapi merupakan Gunungapi yang termuda dalam kumpulan gunung berapi di bagian selatan Pulau Jawa. Gunungapi Merapi merupakan gunungapi tipe strato yang aktif hin...
ANALISIS PERIODA BANGUNAN DINDING GESER DENGAN BASE ISOLATOR AKIBAT GAYA GEMPA
ANALISIS PERIODA BANGUNAN DINDING GESER DENGAN BASE ISOLATOR AKIBAT GAYA GEMPA
Bangunan yang hancur oleh gempa dapat dicegah dengan memperkuat struktur bangunan terhadap gaya gempa yang bekerja padanya. Perkuatan bangunan dapat dilakukan dengan memperkaku ban...
Penerapan Sequence Probabilistic Seismic Hazard Analysis dalam Pemodelan Seismogenic Hazard
Penerapan Sequence Probabilistic Seismic Hazard Analysis dalam Pemodelan Seismogenic Hazard
Abstract. Seismogenic areas are areas in the earth's crust that have the potential to produce seismic waves due to tectonic activity. Identification of a seismogenic area measuring...
SOSIALISASI DAN MITIGASI GEMPA BUMI PADA YAYASAN ANAK YATIM DARUL FALAH DENPASAR SELATAN PROVINSI BALI
SOSIALISASI DAN MITIGASI GEMPA BUMI PADA YAYASAN ANAK YATIM DARUL FALAH DENPASAR SELATAN PROVINSI BALI
Salah satu negara yang rawan akan bencana gempa bumi adalah Indonesia. Hal ini dikarenakan posisi wilayah Indonesia diapit oleh tiga lempeng yaitu lempeng Indo-Austraia lempeng Eu...
Clustering and Risk Analysis of The Earthquake in Sulawesi Using Mini Batch K-Means, K-Medoids, and Maximum Likelihood Method
Clustering and Risk Analysis of The Earthquake in Sulawesi Using Mini Batch K-Means, K-Medoids, and Maximum Likelihood Method
Abstract: The earthquake events have been widely analyzed using a statistical approach. Therefore, the sole purpose of this research is clustering and risk analysis of earthquake e...

