Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

“ EKSEKUSI VONIS ENAM BULAN PENJARA BAIQ NURIL “

View through CrossRef
Baiq Nuril, seorang mantan guru honorer yang menjadi korban pelecehan seksual dan diputuskan bersalah oleh makamah agung. Korban pelecehan seksual seharusnya dilindungi tetapi malah diputuskan bersalah dan akan dijatuhi hukuman enam bulan penjara. Ini terjadi karena Nuril diduga menyebarkan informasi berkonten asusila yang melanggar undang-undang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik). Pelecehan yang dilakukan pada Nuril adalah pelecehan verbal yang dilakukan oleh seorang kepala sekolah dimana Nuril bekerja menjadi guru honorrer di sekolah tersebut. Pelecehan ini dilakukan dalam bentuk percakapan yang tidak pantas atau mengandung unsur seksual. Hal ini tentu sangat tidak pantas dilakukan kepada orang lain yang bukan suami atau istrinya apalagi dilakukan oleh seorang kepala sekolah kepada staf guru. Dalam konteks ini siapa yang harus disalahkan dan yang seharusnya mendapat hukuman. Keadilan dan perlindungan yang seharusnya di berikan kepada korban pelecehan seksual tidak terwujud karena unsur pelaporan kasus yang menyebabkan ia di putuskan bersalah dan dijatuhi hukuman.
Center for Open Science
Title: “ EKSEKUSI VONIS ENAM BULAN PENJARA BAIQ NURIL “
Description:
Baiq Nuril, seorang mantan guru honorer yang menjadi korban pelecehan seksual dan diputuskan bersalah oleh makamah agung.
Korban pelecehan seksual seharusnya dilindungi tetapi malah diputuskan bersalah dan akan dijatuhi hukuman enam bulan penjara.
Ini terjadi karena Nuril diduga menyebarkan informasi berkonten asusila yang melanggar undang-undang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik).
Pelecehan yang dilakukan pada Nuril adalah pelecehan verbal yang dilakukan oleh seorang kepala sekolah dimana Nuril bekerja menjadi guru honorrer di sekolah tersebut.
Pelecehan ini dilakukan dalam bentuk percakapan yang tidak pantas atau mengandung unsur seksual.
Hal ini tentu sangat tidak pantas dilakukan kepada orang lain yang bukan suami atau istrinya apalagi dilakukan oleh seorang kepala sekolah kepada staf guru.
Dalam konteks ini siapa yang harus disalahkan dan yang seharusnya mendapat hukuman.
Keadilan dan perlindungan yang seharusnya di berikan kepada korban pelecehan seksual tidak terwujud karena unsur pelaporan kasus yang menyebabkan ia di putuskan bersalah dan dijatuhi hukuman.

Related Results

ANALISIS SUBSTANSI PIDANA UANG PENGGANTI DALAM KASUS TINDAK PIDANA KORUPSI
ANALISIS SUBSTANSI PIDANA UANG PENGGANTI DALAM KASUS TINDAK PIDANA KORUPSI
Pasal 18  Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 Tahun 1999 menyebut...
EKSEKUSI VONIS ENAM BULAN PENJARA BAIQ NURIL KORBAN PELECEHAN SEKSUAL
EKSEKUSI VONIS ENAM BULAN PENJARA BAIQ NURIL KORBAN PELECEHAN SEKSUAL
Baiq Nuril, seorang mantan guru honorer yang menjadi korban pelecehan seksual dan diputuskan bersalah oleh makamah agung. Korban pelecehan seksual seharusnya dilindungi tetapi mala...
Kasus ‘Baiq Nuril’ Sebagai Refleksi Pembelajaran Guna Meningkatkan Mutu Etika Profesi Kependidikan
Kasus ‘Baiq Nuril’ Sebagai Refleksi Pembelajaran Guna Meningkatkan Mutu Etika Profesi Kependidikan
<p><em>The 'Baiq Nuril' case is a case involving a former honorary teacher at SMAN 7 Mataram, West Nusa Tenggara (NTB), named Baiq Nuril Maknun with his superior, Mr. M...
HAMBATAN DALAM EKSEKUSI PERKARA PERDATA
HAMBATAN DALAM EKSEKUSI PERKARA PERDATA
Eksekusi  atau  pelaksanaan  putusan  Hakim  dalam  perkara  perdata  dilakukan terhadap  putusan  Hakim  berkekuatan  hukum  tetap  (  inkracht  van  gewisde). Eksekusi  dapat  di...
Pertimbangan vonis hakim terhadap tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga perspektif hukum pidana lslam
Pertimbangan vonis hakim terhadap tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga perspektif hukum pidana lslam
Domestic violence is a violation of human rights and a form of discrimination that must be eradicated. In Islam, such acts are forbidden. If this violence repeatedly occurs, it can...
KASUS BAIQ NURIL TINJAUAN FILSAFAT HUKUM DALAM PENCAPAIAN KEADILAN DAN PERLINDUNGAN HAK ASASI MANUSIA
KASUS BAIQ NURIL TINJAUAN FILSAFAT HUKUM DALAM PENCAPAIAN KEADILAN DAN PERLINDUNGAN HAK ASASI MANUSIA
Kasus Baiq Nuril menjadi salah satu isu hukum yang menarik perhatian publik, khususnya dalam kaitannya dengan filsafat hukum sebagai upaya mencapai keadilan dan melindungi hak asas...
When Victims are Criminalized: Reflections on the Politics of Criminal Law from the Baiq Nuril Case
When Victims are Criminalized: Reflections on the Politics of Criminal Law from the Baiq Nuril Case
The Baiq Nuril case is a clear reflection of the political problems of criminal law in Indonesia, especially in the context of protecting victims of sexual violence and the applica...
PERAN PTUN DALAM EKSEKUSI PUTUSAN YANG BERKEKUATAN HUKUM TETAP SEBAGAI LANGKAH EFEKTIF PENYELESAIAN SENGKETA TUN
PERAN PTUN DALAM EKSEKUSI PUTUSAN YANG BERKEKUATAN HUKUM TETAP SEBAGAI LANGKAH EFEKTIF PENYELESAIAN SENGKETA TUN
Penelitian ini ditujukan dalam rangka menhasilkan analisis terkait peran Peradilan Tata Usaha Negara (PTUN) dalam mengeksekusi putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan huku...

Back to Top