Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Prinsip-prinsip Layanan Konseling Islami dalam Perkawinan

View through CrossRef
ABSTRAKPenelitian ini membahas tentang prinsip-prinsip layanan konseling Islami dalam perkawinan untuk mencegah perceraian di desa Paran Tonga, Kecamatan Huristak Kabupaten Padang Lawas. Adapun jenis penelitian kualitatif yang digunakan adalah penelitian kualitatif naturalistic. Peneliti menggunakan tekhnik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan tekhnik analisa data dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan yang dilakukan pada saat pengumpulan data berlangsung dan setelah selesai pengumpulan data dalam periode tertentu, berupa seluruh data-data yang tertulis atau lisan dari orang dan perilaku yang diamati. Prinsip-prinsip konseling Islami dalam perkawinan ada tiga, yaitu: prinsip iman, prinsip Islam dan prinsip ihsan. Layanan konseling Islami dalam perkawinan di Desa Paran Tonga, Kecamatan Huristak, Kabupaten Padang Lawas  layanan konseling Islami yang dilaksanakan adalah layanan orientasi, layanan informasi, layanan individual, dan layanan kelompok. Hal-hal yang menghambat pelaksanaan layanan konseling Islami di Desa Paran Tonga, Kecamatan Huristak Kabupaten Padang Lawas adalah karena calon pengantin yang tidak disiplin ( saat jadwal konseling perkawinan sudah ditentukan, mereka cenderung datang terlambat sehingga mereka tidak mendapatkan ilmu secara keseluruhan, karena salah satu calon pengantin tidak dapat hadir saat konseling pra nikah disebabkan salah satu calon pengantin sedang bekerja di luar kota, karena kawin lari, karena hamil duluan. Kata kunci: konseling; perkawinan;  perceraian  ABSTRACTThis study discusses the principles of Islamic counseling services in marriage to prevent divorce in Paran Tonga Village, Huristak District, Padang Lawas Regency. The type of qualitative research used is naturalistic qualitative research. Researchers used data collection techniques by means of observation, interviews and documentation. While the data analysis technique is by means of data reduction, data presentation and conclusion drawing which is carried out when data collection takes place and after completion of data collection within a certain period, in the form of all written or oral data from people and observed behavior. There are three principles of Islamic counseling in marriage, namely: the principle of faith, the principle of Islam and the principle of ihsan. Islamic counseling services in marriage in Paran Tonga Village, Huristak District, Padang Lawas Regency Islamic counseling services carried out are orientation services, information services, individual services, and group services. The things that hinder the implementation of Islamic counseling services in Paran Tonga Village, Huristak District, Padang Lawas Regency are due to undisciplined brides and grooms (when the marriage counseling schedule has been determined, they tend to come late so they don't get the knowledge as a whole, because one of the prospective the bride and groom were unable to attend the pre-marital counseling because one of the bride-to-be was working out of town, due to elopement, because she was pregnant first. Keywords: counseling; marriage; divorce
Title: Prinsip-prinsip Layanan Konseling Islami dalam Perkawinan
Description:
ABSTRAKPenelitian ini membahas tentang prinsip-prinsip layanan konseling Islami dalam perkawinan untuk mencegah perceraian di desa Paran Tonga, Kecamatan Huristak Kabupaten Padang Lawas.
Adapun jenis penelitian kualitatif yang digunakan adalah penelitian kualitatif naturalistic.
Peneliti menggunakan tekhnik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi.
Sedangkan tekhnik analisa data dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan yang dilakukan pada saat pengumpulan data berlangsung dan setelah selesai pengumpulan data dalam periode tertentu, berupa seluruh data-data yang tertulis atau lisan dari orang dan perilaku yang diamati.
Prinsip-prinsip konseling Islami dalam perkawinan ada tiga, yaitu: prinsip iman, prinsip Islam dan prinsip ihsan.
Layanan konseling Islami dalam perkawinan di Desa Paran Tonga, Kecamatan Huristak, Kabupaten Padang Lawas  layanan konseling Islami yang dilaksanakan adalah layanan orientasi, layanan informasi, layanan individual, dan layanan kelompok.
Hal-hal yang menghambat pelaksanaan layanan konseling Islami di Desa Paran Tonga, Kecamatan Huristak Kabupaten Padang Lawas adalah karena calon pengantin yang tidak disiplin ( saat jadwal konseling perkawinan sudah ditentukan, mereka cenderung datang terlambat sehingga mereka tidak mendapatkan ilmu secara keseluruhan, karena salah satu calon pengantin tidak dapat hadir saat konseling pra nikah disebabkan salah satu calon pengantin sedang bekerja di luar kota, karena kawin lari, karena hamil duluan.
 Kata kunci: konseling; perkawinan;  perceraian  ABSTRACTThis study discusses the principles of Islamic counseling services in marriage to prevent divorce in Paran Tonga Village, Huristak District, Padang Lawas Regency.
The type of qualitative research used is naturalistic qualitative research.
Researchers used data collection techniques by means of observation, interviews and documentation.
While the data analysis technique is by means of data reduction, data presentation and conclusion drawing which is carried out when data collection takes place and after completion of data collection within a certain period, in the form of all written or oral data from people and observed behavior.
There are three principles of Islamic counseling in marriage, namely: the principle of faith, the principle of Islam and the principle of ihsan.
Islamic counseling services in marriage in Paran Tonga Village, Huristak District, Padang Lawas Regency Islamic counseling services carried out are orientation services, information services, individual services, and group services.
The things that hinder the implementation of Islamic counseling services in Paran Tonga Village, Huristak District, Padang Lawas Regency are due to undisciplined brides and grooms (when the marriage counseling schedule has been determined, they tend to come late so they don't get the knowledge as a whole, because one of the prospective the bride and groom were unable to attend the pre-marital counseling because one of the bride-to-be was working out of town, due to elopement, because she was pregnant first.
 Keywords: counseling; marriage; divorce.

Related Results

Studi Perbandingan Hukum Perkawinan Islam di Indonesia dan Thailand
Studi Perbandingan Hukum Perkawinan Islam di Indonesia dan Thailand
Penelitian ini bertujuan untuk (1) Memahami bagaimana sistem perkawinan nasional di Indonesia dan Thailand, (2) Latar belakang pemberlakuan hukum perkawinan Islam di Indonesia dan ...
PENCATATAN PERKAWINAN BEDA AGAMA DALAM TINJAUAN HUKUM KELUARGA ISLAM DI INDONESIA
PENCATATAN PERKAWINAN BEDA AGAMA DALAM TINJAUAN HUKUM KELUARGA ISLAM DI INDONESIA
Pencatatan perkawinan merupakan proses yang sangat penting untuk kepastian hukum pada suatu pasangan yang melakukan perkawinan. Hal ini sesuai dengan Pasal 2 ayat 2 Undang-Undang P...
Penyelundupan Hukum Dalam Hukum Perkawinan Beda Agama di Indonesia; Kajian Dalam Perspektif Fiqh Islam dan Undang-Undang Perkawinan
Penyelundupan Hukum Dalam Hukum Perkawinan Beda Agama di Indonesia; Kajian Dalam Perspektif Fiqh Islam dan Undang-Undang Perkawinan
 Abstrak: Perkawinan di Indonesia menjadi konsep utama sebelum pasangan suami istri melangsungkan hidup bersama, yang tidak hanya di atur berdasarkan hukum negara, tetapi telah dia...
TINJAUAN HUKUM PERKAWINAN CAMPURAN
TINJAUAN HUKUM PERKAWINAN CAMPURAN
Perkawinan Campuran adalah perkawinan antara dua orang yang di Indonesia tunduk pada hukum yang berlainan, karena perbedaan kewarganegaraan dan salah satu pihak berkewarga negaraan...
Prinsip-prinsip Penggembalaan Yesus dalam Injil Matius
Prinsip-prinsip Penggembalaan Yesus dalam Injil Matius
Tujuan artikel ini adalah agar setiap gembala mengetahui tentang prinsip-prinsip penggembalaan Yesus dalam Injil Matius yang dapat diterapkan dalam pelayanan penggembalaan masa kin...
Keabsahan Perkawinan Via Video Conference
Keabsahan Perkawinan Via Video Conference
This study aims to determine and analyze the validity of marriages and the application of marriage registration via video conference in Indonesia’s positive law which regulates mar...
Akta Penegasan Perjanjian Perkawinan Kaitannya dengan Pemenuhan Prinsip Publisitas
Akta Penegasan Perjanjian Perkawinan Kaitannya dengan Pemenuhan Prinsip Publisitas
In the Marriage Agreement to bind the third party, then the marriage agreement must meet the principle of publicity, that is, by registered or recorded. Registration of marriage ag...
Tinjauan Yuridis Terhadap Hak Waris Anak Luar Kawin Dengan Ayah Biologisnya Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi No. 46/PUU-VIII/2010
Tinjauan Yuridis Terhadap Hak Waris Anak Luar Kawin Dengan Ayah Biologisnya Pasca Putusan Mahkamah Konstitusi No. 46/PUU-VIII/2010
Perkawinan adalah sebuah perilaku makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa, agar kehidupan manusia dapat berkembang. Sistem perkawinan dan aturannya yang berlaku pada suatu masyarakat a...

Back to Top