Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Kestabilan Lereng Tambang Dengan Metode Rock Mass Ranting

View through CrossRef
Lereng merupakan bagian yang membentuk sudut kemiringan tertentu terhadap bidang horizontal daripermukaan bumi. Kondisi lereng tambang pada PT Gunung Bumi Perkasa Kab. Sukabumi Jawa Barat. Penelitian ini menggunakan metode kuantitaif dan kualitatif dalam pengambilan data maupun pengolahan datanya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai bobot dari klasifikasi massa batuan Rock Mass Rating (RMR) yang terdapat pada lokasi penelitian. Pada penelitian ini dilakukan Scanline dengan panjang 20 meter. Pengumpulan data berupa data struktur kekar yang terdapat pada lokasi penelitian. Hasil Rock Mass Rating (RMR) yang didapatkan pada ke 4 lereng tambang, yakni untuk RMR pada lereng ke-1 diperoleh nilai RMR sebesar 59, Untuk nilai RMR pada lereng ke-2 diperoleh nilai RMR sebesar 62, Untuk nilai RMR pada lereng ke-3 diperoleh nilai RMR sebesar 58, dan untuk nilai RMR pada lereng ke-4 diperoleh nilai RMR sebesar 64.  Dalam pengkategorian kelas massa batuan dari pembobotan total RMR dari setiap jenjang dengan rata-rata total bobot nilai RMR masuk kedalam kategori kelas massa batuan II (baik). Jenis longsoran yang didapatkan yaitu jenis longsoran baji, hal itu terjadi dikarenakan adanya dua kekar yang berkembang dan saling berpotongan.
Title: Analisis Kestabilan Lereng Tambang Dengan Metode Rock Mass Ranting
Description:
Lereng merupakan bagian yang membentuk sudut kemiringan tertentu terhadap bidang horizontal daripermukaan bumi.
Kondisi lereng tambang pada PT Gunung Bumi Perkasa Kab.
Sukabumi Jawa Barat.
Penelitian ini menggunakan metode kuantitaif dan kualitatif dalam pengambilan data maupun pengolahan datanya.
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui nilai bobot dari klasifikasi massa batuan Rock Mass Rating (RMR) yang terdapat pada lokasi penelitian.
Pada penelitian ini dilakukan Scanline dengan panjang 20 meter.
Pengumpulan data berupa data struktur kekar yang terdapat pada lokasi penelitian.
Hasil Rock Mass Rating (RMR) yang didapatkan pada ke 4 lereng tambang, yakni untuk RMR pada lereng ke-1 diperoleh nilai RMR sebesar 59, Untuk nilai RMR pada lereng ke-2 diperoleh nilai RMR sebesar 62, Untuk nilai RMR pada lereng ke-3 diperoleh nilai RMR sebesar 58, dan untuk nilai RMR pada lereng ke-4 diperoleh nilai RMR sebesar 64.
  Dalam pengkategorian kelas massa batuan dari pembobotan total RMR dari setiap jenjang dengan rata-rata total bobot nilai RMR masuk kedalam kategori kelas massa batuan II (baik).
Jenis longsoran yang didapatkan yaitu jenis longsoran baji, hal itu terjadi dikarenakan adanya dua kekar yang berkembang dan saling berpotongan.

Related Results

Analisis Kestabilan Lereng Andesit Menggunakan Metode FEM pada PT. X
Analisis Kestabilan Lereng Andesit Menggunakan Metode FEM pada PT. X
Abstract. Geotechnical study data collection includes geotechnical mapping, observations of landslide models that can occur, and sampling for testing physical and mechanical proper...
Analisis Stabilitas Lereng Disposal Menggunakan Metode Bishop, Janbu, dan Ordinary
Analisis Stabilitas Lereng Disposal Menggunakan Metode Bishop, Janbu, dan Ordinary
Kestabilan lereng disposal atau penimbunan pada tambang terbuka pada PT. Vale Indonesia Tbk telah menjadi masalah yang membutuhkan perhatian yang lebih bagi kelangsungan kegiatan p...
Identifikasi potensi longsoran lereng pada kuari batugamping menggunakan analisis kinematika
Identifikasi potensi longsoran lereng pada kuari batugamping menggunakan analisis kinematika
Kestabilan lereng adalah faktor penting pada pekerjaan penambangan kuari karena berkaitan dengan keamanan dan keselamatan pekerja dan peralatan. Kestabilan lereng dipengaruhi oleh ...
SIMULASI KETEBALAN LUMPUR TERHADAP KESTABILAN LERENG AKTUAL DAN RENCANA DESAIN AKHIR PADA WASTE DUMP TAMBANG BATU HIJAU
SIMULASI KETEBALAN LUMPUR TERHADAP KESTABILAN LERENG AKTUAL DAN RENCANA DESAIN AKHIR PADA WASTE DUMP TAMBANG BATU HIJAU
Material-material yang terdapat pada waste dump mayoritas merupakan materialnon-ore (waste rock) dan ditempatkan juga material lumpur dibeberapa area. Lumpur merupakan tanah ekspan...
Analisis Kestabilan Lereng untuk Rencana Pit Tambang Batubara PT. XYZ
Analisis Kestabilan Lereng untuk Rencana Pit Tambang Batubara PT. XYZ
Abstrak. Penambangan terbuka memiliki risiko ketidakstabilan massa batuan, sehingga analisis kestabilan lereng menjadi krusial. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis sert...
Analisis Pengaruh Getaran Peledakan Terhadap Kestabilan Lereng pada PT. XYZ Blok Paniisan
Analisis Pengaruh Getaran Peledakan Terhadap Kestabilan Lereng pada PT. XYZ Blok Paniisan
Abstract. Blasting is a process of reducing the rock fraction, but it also produces energy that is less beneficial for the surrounding environment. One of the less favorable energi...
Analisis Kestabilan Lereng Highwall Tambang Batubara Pit X Pada Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan
Analisis Kestabilan Lereng Highwall Tambang Batubara Pit X Pada Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan
Penambangan batubara umumnya dilakukan dengan metode terbuka (open pit) sehingga terbentuk lereng disekitarnya. Kajian kestabilan lereng penting dilakukan untuk mengetahui nilai fa...
ANALISA PERKUATAN LERENG PADA TANAH LUNAK YANG DIPENGARUHI OLEH KEMIRINGAN LERENG DAN JUMLAH LAPIS GEOTEKSTIL
ANALISA PERKUATAN LERENG PADA TANAH LUNAK YANG DIPENGARUHI OLEH KEMIRINGAN LERENG DAN JUMLAH LAPIS GEOTEKSTIL
Kondisi lereng dengan beban yang besar dan kemiringan yang curam dapat menyebabkan terjadinya kelongsoran sehingga diperlukan suatu perkuatan lereng, salah satunya dengan menggunak...

Back to Top