Javascript must be enabled to continue!
Analisis Kestabilan Lereng Highwall Tambang Batubara Pit X Pada Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan
View through CrossRef
Penambangan batubara umumnya dilakukan dengan metode terbuka (open pit) sehingga terbentuk lereng disekitarnya. Kajian kestabilan lereng penting dilakukan untuk mengetahui nilai faktor keamanannya sehingga dapat mencegah terjadinya longsor. Penelitian bertujuan untuk mengetahui batuan penyusun serta nilai faktor keamanan pada lereng highwall di pit “X”. Secara administratif daerah penelitian berada pada Kabupaten Balangan, Provinsi kalimantan selatan. Metodologi penelitian meliputi pemetaan lapangan untuk mendapatkan data primer mengenai jenis litologi dan kedudukannya, serta metode scanline pada lereng batuan untuk mendapatkan nilai Geological Strength Index (GSI). Data sekunder didapatkan dari perusahaan meliputi data desain lereng, topografi aktual, data uji laboratorium batuan, dan data kedalaman muka air tanah. Analisis kestabilan lereng dilakukan pada enam sayatan, yakni sayatan A – A’ hingga sayatan F – F’ sepanjang lereng highwall dengan metode Limit Equilibrum Method (LEM) dengan konsep Morgenstern-Price dan kriteria keruntuhan Generalized Hoek-Brown. Analisis dilakukan dalam kondisi statis maupun dinamis dengan nilai koefisien seismik horizontal sebesar 0,05. Hasil analisis didapatkan bahwa keenam sayatan lereng memiliki nilai faktor keamanan lebih dari 1,3 dalam kondisi statis dan lebih dari 1,1 pada kondisi dinamis sehingga dikategorikan dalam lereng stabil.
Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta
Title: Analisis Kestabilan Lereng Highwall Tambang Batubara Pit X Pada Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan
Description:
Penambangan batubara umumnya dilakukan dengan metode terbuka (open pit) sehingga terbentuk lereng disekitarnya.
Kajian kestabilan lereng penting dilakukan untuk mengetahui nilai faktor keamanannya sehingga dapat mencegah terjadinya longsor.
Penelitian bertujuan untuk mengetahui batuan penyusun serta nilai faktor keamanan pada lereng highwall di pit “X”.
Secara administratif daerah penelitian berada pada Kabupaten Balangan, Provinsi kalimantan selatan.
Metodologi penelitian meliputi pemetaan lapangan untuk mendapatkan data primer mengenai jenis litologi dan kedudukannya, serta metode scanline pada lereng batuan untuk mendapatkan nilai Geological Strength Index (GSI).
Data sekunder didapatkan dari perusahaan meliputi data desain lereng, topografi aktual, data uji laboratorium batuan, dan data kedalaman muka air tanah.
Analisis kestabilan lereng dilakukan pada enam sayatan, yakni sayatan A – A’ hingga sayatan F – F’ sepanjang lereng highwall dengan metode Limit Equilibrum Method (LEM) dengan konsep Morgenstern-Price dan kriteria keruntuhan Generalized Hoek-Brown.
Analisis dilakukan dalam kondisi statis maupun dinamis dengan nilai koefisien seismik horizontal sebesar 0,05.
Hasil analisis didapatkan bahwa keenam sayatan lereng memiliki nilai faktor keamanan lebih dari 1,3 dalam kondisi statis dan lebih dari 1,1 pada kondisi dinamis sehingga dikategorikan dalam lereng stabil.
Related Results
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Analisis Kestabilan Lereng untuk Rencana Pit Tambang Batubara PT. XYZ
Analisis Kestabilan Lereng untuk Rencana Pit Tambang Batubara PT. XYZ
Abstrak. Penambangan terbuka memiliki risiko ketidakstabilan massa batuan, sehingga analisis kestabilan lereng menjadi krusial. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis sert...
Identifikasi potensi longsoran lereng pada kuari batugamping menggunakan analisis kinematika
Identifikasi potensi longsoran lereng pada kuari batugamping menggunakan analisis kinematika
Kestabilan lereng adalah faktor penting pada pekerjaan penambangan kuari karena berkaitan dengan keamanan dan keselamatan pekerja dan peralatan. Kestabilan lereng dipengaruhi oleh ...
PERENCANAAN TAHAPAN PENAMBANGAN BULANAN PADA TAMBANG TERBUKA BATUBARA METODE OPEN PIT
PERENCANAAN TAHAPAN PENAMBANGAN BULANAN PADA TAMBANG TERBUKA BATUBARA METODE OPEN PIT
Pembukaan lokasi tambang memerlukan perencanaan dan perancangan tambang yang ekonomis. Rencana penambangan jangka panjang harus diuraikan ke dalam rencana penambangan jangka pendek...
Analisis Kestabilan Lereng Andesit Menggunakan Metode FEM pada PT. X
Analisis Kestabilan Lereng Andesit Menggunakan Metode FEM pada PT. X
Abstract. Geotechnical study data collection includes geotechnical mapping, observations of landslide models that can occur, and sampling for testing physical and mechanical proper...
SIMULASI KETEBALAN LUMPUR TERHADAP KESTABILAN LERENG AKTUAL DAN RENCANA DESAIN AKHIR PADA WASTE DUMP TAMBANG BATU HIJAU
SIMULASI KETEBALAN LUMPUR TERHADAP KESTABILAN LERENG AKTUAL DAN RENCANA DESAIN AKHIR PADA WASTE DUMP TAMBANG BATU HIJAU
Material-material yang terdapat pada waste dump mayoritas merupakan materialnon-ore (waste rock) dan ditempatkan juga material lumpur dibeberapa area. Lumpur merupakan tanah ekspan...
EKSTERNALITAS POSITIF TAMBANG BATUBARA TERHADAP KESEJAHTERAAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
EKSTERNALITAS POSITIF TAMBANG BATUBARA TERHADAP KESEJAHTERAAN SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI KABUPATEN KUTAI KARTANEGARA
Kabupaten Kutai Kartanegara, Merupakan daerah yang memproduksi batubara terbanyak di Provinsi Kalimantan timur pada tahun 2017 di produksi perusahaan pemegang izin usaha pertambang...
Potensi dan probabilitas kelongsoran lereng tambang kuari batugamping di daerah Moramo Utara, Sulawesi Tenggara
Potensi dan probabilitas kelongsoran lereng tambang kuari batugamping di daerah Moramo Utara, Sulawesi Tenggara
Pemberaian fragmen batugamping pada tambang kuari dapat menyebabkan isu kestabilan lereng. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi longsoran dan menentukan besar probab...

