Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

SIMULASI KETEBALAN LUMPUR TERHADAP KESTABILAN LERENG AKTUAL DAN RENCANA DESAIN AKHIR PADA WASTE DUMP TAMBANG BATU HIJAU

View through CrossRef
Material-material yang terdapat pada waste dump mayoritas merupakan materialnon-ore (waste rock) dan ditempatkan juga material lumpur dibeberapa area. Lumpur merupakan tanah ekspansif yang memiliki kembang susut air yang ekstrim untuk itu perlu adanya analisis kestabilan lereng berupa nilai Faktor Keamanan (FK) yang diperoleh dari analisis kesetimbangan batas (limit equilibrium) dengan metode Morgenstern-Price dan Probabilitas Kelongsoran (PK) yang dalam perhitungannya menggunakan uji baik suai Kolmogorov-Smirnov. Mengingat Pit berada pada zona subduksi antara Eurasion dan Indo-Australia Plate maka perhitungan dilakukan pada worst case dengan melakukan analisis pendekatan pseudostatik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai FK dan PK dari lereng selanjutnya membandingkan nilai kestabilan lereng dengan hasil program geotech monitoring terhadap adanya penempatan lumpur secara aktual, menghitung nilai FK dan PK pada rencana desain akhir waste dump dan mengkorelasikan ketebalan lumpur terhadap nilai kestabilan yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lereng stabil pada kondisi aktual. Tidak terjadiperbedaan perhitungan antara analisis kestabilan lereng aktual dengan peralatan geotech monitoring. Lereng diprediksikan longsor pada simulasi lumpur 3,87 meter pada section A-A’ dengan FK=1,088 dan PK=3,5% dan section E-E’ dengan FK=1,068 dan PK=5,6%. Lereng diprediksikan mengalami longsor pada simulasi tebal lumpur 7,74 meter yaitu pada section A-A’ dengan nilai FK=0,0978 PK=63,6%, section B-B’ dengan nilai FK=1,06 PK=16,2%, section C-C’ dengan FK=1,043 PK=24,8%, dan section E-E’ dengan nilai FK=0,99 PK=57,3%. Lereng diprediksikan mengalami longsor pada simulasi tebal lumpur 11,62 meter yaitu yang terdapat pada section A-A’ dengan nilai FK=0,941 PK=87,3%, section B-B’ dengan nilai FK=0,915 PK=99,8%, section C-C’ dengan FK=0,864 PK=100%%, dan section E-E’ dengan nilai FK=0,915 PK=99,8%.
Title: SIMULASI KETEBALAN LUMPUR TERHADAP KESTABILAN LERENG AKTUAL DAN RENCANA DESAIN AKHIR PADA WASTE DUMP TAMBANG BATU HIJAU
Description:
Material-material yang terdapat pada waste dump mayoritas merupakan materialnon-ore (waste rock) dan ditempatkan juga material lumpur dibeberapa area.
 Lumpur merupakan tanah ekspansif yang memiliki kembang susut air yang ekstrim untuk itu perlu adanya analisis kestabilan lereng berupa nilai Faktor Keamanan (FK) yang diperoleh dari analisis kesetimbangan batas (limit equilibrium) dengan metode Morgenstern-Price dan Probabilitas Kelongsoran (PK) yang dalam perhitungannya menggunakan uji baik suai Kolmogorov-Smirnov.
Mengingat Pit berada pada zona subduksi antara Eurasion dan Indo-Australia Plate maka perhitungan dilakukan pada worst case dengan melakukan analisis pendekatan pseudostatik.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai FK dan PK dari lereng selanjutnya membandingkan nilai kestabilan lereng dengan hasil program geotech monitoring terhadap adanya penempatan lumpur secara aktual, menghitung nilai FK dan PK pada rencana desain akhir waste dump dan mengkorelasikan ketebalan lumpur terhadap nilai kestabilan yang terjadi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa lereng stabil pada kondisi aktual.
Tidak terjadiperbedaan perhitungan antara analisis kestabilan lereng aktual dengan peralatan geotech monitoring.
Lereng diprediksikan longsor pada simulasi lumpur 3,87 meter pada section A-A’ dengan FK=1,088 dan PK=3,5% dan section E-E’ dengan FK=1,068 dan PK=5,6%.
Lereng diprediksikan mengalami longsor pada simulasi tebal lumpur 7,74 meter yaitu pada section A-A’ dengan nilai FK=0,0978 PK=63,6%, section B-B’ dengan nilai FK=1,06 PK=16,2%, section C-C’ dengan FK=1,043 PK=24,8%, dan section E-E’ dengan nilai FK=0,99 PK=57,3%.
Lereng diprediksikan mengalami longsor pada simulasi tebal lumpur 11,62 meter yaitu yang terdapat pada section A-A’ dengan nilai FK=0,941 PK=87,3%, section B-B’ dengan nilai FK=0,915 PK=99,8%, section C-C’ dengan FK=0,864 PK=100%%, dan section E-E’ dengan nilai FK=0,915 PK=99,8%.

Related Results

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Identifikasi potensi longsoran lereng pada kuari batugamping menggunakan analisis kinematika
Identifikasi potensi longsoran lereng pada kuari batugamping menggunakan analisis kinematika
Kestabilan lereng adalah faktor penting pada pekerjaan penambangan kuari karena berkaitan dengan keamanan dan keselamatan pekerja dan peralatan. Kestabilan lereng dipengaruhi oleh ...
Analisis Kestabilan Lereng Andesit Menggunakan Metode FEM pada PT. X
Analisis Kestabilan Lereng Andesit Menggunakan Metode FEM pada PT. X
Abstract. Geotechnical study data collection includes geotechnical mapping, observations of landslide models that can occur, and sampling for testing physical and mechanical proper...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
High Pressure Pump, Eliminasi Risiko K3 Trucking System pada Pengangkutan Lumpur di Pertambangan Batubara
High Pressure Pump, Eliminasi Risiko K3 Trucking System pada Pengangkutan Lumpur di Pertambangan Batubara
Penanganan lumpur di titik terendah tambang batubara merupakan salah satu tugas yang berisiko dalam operasi pertambangan. Penggunaan truk sebagai alat pengangkutan lumpur di area t...
Analisis Kestabilan Lereng dengan Metode Probabilistik Simulasi Monte Carlo pada Disposal PT. XYZ
Analisis Kestabilan Lereng dengan Metode Probabilistik Simulasi Monte Carlo pada Disposal PT. XYZ
Abstract. PT. XYZ is a company engaged in coal mining where there is a disposal which will be subject to a geotechnical review to analyze the stability of the slopes at the disposa...
Pengaruh Lama Waktu Fermentasi Akhir (Final Proofing) Terhadap Kualitas Japanese Milk Bread
Pengaruh Lama Waktu Fermentasi Akhir (Final Proofing) Terhadap Kualitas Japanese Milk Bread
Abstract This study aims to study the effect of the length of the time of final fermentation (final proofing) in making Japanese Milk Bread. This research was conducted at th...

Back to Top