Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Gaya Kelekatan dan Harga Diri Terhadap Kecenderungan Istri Mengalami Kekerasan dalam Rumah Tangga
View through CrossRef
Kekerasan dalam rumah tangga meliputi tindakan yang menimbulkan penderitaan fisik, seksual, psikologis, serta penelantaran dalam lingkup rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kelekatan dan harga diri terhadap kecenderungan istri mengalami Kekerasan dalam Rumah Tangga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Partisipan penelitian terdiri dari 84 responden perempuan berusia 18-40 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi Relationship Scale Quistionnaire (RSQ), State Self-Esteem Scale (SSES), dan Skala Kekerasan dalam Rumah Tangga. Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga diri berpengaruh signifikan terhadap kecenderungan istri mengalami Kekerasan dalam Rumah Tangga (p < 0,05), dengan 13% variasi Kekerasan dalam Rumah Tangga dapat dijelaskan oleh harga diri. Sementara itu, gaya kelekatan preoccupied dan fearful juga menunjukkan pengaruh signifikan terhadap Kekerasan dalam Rumah Tangga, masing-masing dengan nilai signifikansi 0,047 dan 0,000, menjelaskan 20,1% dan 36,8% variasi Kekerasan dalam Rumah Tangga. Sebaliknya, gaya kelekatan secure dan dismissing tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa harga diri dan gaya kelekatan tertentu berkontribusi pada kerentanan perempuan terhadap Kekerasan dalam Rumah Tangga, serta menekankan pentingnya intervensi psikologis untuk meningkatkan harga diri dan memahami dinamika gaya kelekatan dalam upaya pencegahan Kekerasan dalam Rumah Tangga.
Title: Pengaruh Gaya Kelekatan dan Harga Diri Terhadap Kecenderungan Istri Mengalami Kekerasan dalam Rumah Tangga
Description:
Kekerasan dalam rumah tangga meliputi tindakan yang menimbulkan penderitaan fisik, seksual, psikologis, serta penelantaran dalam lingkup rumah tangga.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya kelekatan dan harga diri terhadap kecenderungan istri mengalami Kekerasan dalam Rumah Tangga.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif.
Partisipan penelitian terdiri dari 84 responden perempuan berusia 18-40 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling.
Instrumen penelitian meliputi Relationship Scale Quistionnaire (RSQ), State Self-Esteem Scale (SSES), dan Skala Kekerasan dalam Rumah Tangga.
Metode analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa harga diri berpengaruh signifikan terhadap kecenderungan istri mengalami Kekerasan dalam Rumah Tangga (p < 0,05), dengan 13% variasi Kekerasan dalam Rumah Tangga dapat dijelaskan oleh harga diri.
Sementara itu, gaya kelekatan preoccupied dan fearful juga menunjukkan pengaruh signifikan terhadap Kekerasan dalam Rumah Tangga, masing-masing dengan nilai signifikansi 0,047 dan 0,000, menjelaskan 20,1% dan 36,8% variasi Kekerasan dalam Rumah Tangga.
Sebaliknya, gaya kelekatan secure dan dismissing tidak menunjukkan pengaruh signifikan.
Temuan ini menunjukkan bahwa harga diri dan gaya kelekatan tertentu berkontribusi pada kerentanan perempuan terhadap Kekerasan dalam Rumah Tangga, serta menekankan pentingnya intervensi psikologis untuk meningkatkan harga diri dan memahami dinamika gaya kelekatan dalam upaya pencegahan Kekerasan dalam Rumah Tangga.
Related Results
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Dalam Sistem Hukum Nasional
The role of house worker is very important in our daily life. Developing of work frame fo house worker are more extend and complex as advance as the era. Kencana foundation is foun...
INSTRUMEN PENELITIAN : KORELASI GAYA KELEKATAN DAN PENYESUAIAN SOSIAL
INSTRUMEN PENELITIAN : KORELASI GAYA KELEKATAN DAN PENYESUAIAN SOSIAL
PENGANTARInstrumen penelitian ini adalah alat tes yang digunakan oleh peneliti untuk mendapatkan data mengenai kondisi gaya kelekatan dan penyesuaian sosial pada siswa Sekolah Mene...
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PERAN TATA KELOLA PERUSAHAAN DALAM MEMODERASI PENGARUH IMPLEMANTASI GREEN ACCOUNTING, CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY DAN FIRM SIZE TERHADAP KINERJA KEUANGAN
This study examines the role of corporate governance in moderating the influence of green accounting disclosure, corporate social responsibility (CSR), and firm size on the financi...
Efektifitas Penyelesaian Perkara Kekerasan Dalam Rumah Tangga Melalui Restorative Justice (Studi Di Polres Lombok Tengah )
Efektifitas Penyelesaian Perkara Kekerasan Dalam Rumah Tangga Melalui Restorative Justice (Studi Di Polres Lombok Tengah )
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana konsep dan Penerapan Restorative Justice Dalam penanganan perkara tindak pidana Kekerasan Dalam Rumah tangga dalam sistem peradi...
Aprina Cempaka Sari TINDAK PIDANA KEKERASAN FISIK DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) STUDI PUTUSAN PENGADILAN NEGERI SEMARANG NOMOR 594/PID.SUS/2018/PN SMG
Aprina Cempaka Sari TINDAK PIDANA KEKERASAN FISIK DALAM RUMAH TANGGA (KDRT) STUDI PUTUSAN PENGADILAN NEGERI SEMARANG NOMOR 594/PID.SUS/2018/PN SMG
Kekerasan dalam rumah tangga dapat artikan sebagai bentuk penggunaan kekerasan atau ancaman kekerasan (fisik, psikis, emosional, seksual, penelantaran) yang dilakuan untuk mengenda...
Peningkatan Kesadaran Masyarakat Terhadap Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT)
Peningkatan Kesadaran Masyarakat Terhadap Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT)
<p><em>Mayarakat umum khususnya wanita secara keseluruhan masih belum memahami apa saja yang tergolong kedalam tindakan kekerasan dalam rumah tangga, sehingga sampai pa...
KEDUDUKAN HUKUM PEKERJA RUMAH TANGGA DALAM SISTEM KETENAGAKERJAAN NASIONAL BERDASARKAN UU NO. 13 TAHUN 2003
KEDUDUKAN HUKUM PEKERJA RUMAH TANGGA DALAM SISTEM KETENAGAKERJAAN NASIONAL BERDASARKAN UU NO. 13 TAHUN 2003
Pekerja Rumah Tangga adalah istilah yang dipakai dalam regulasi yang ada, akan tetapi sampai saat ini keberadaan Pekerja Rumah Tangga sebagai pekerja tidak diterima oleh semua piha...

