Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KOLOKASI DALAM PENERJEMAHAN

View through CrossRef
Abstrak    Dalam penerjemahan menemukan makna yang tepat adalah sebuah tugas yang paling penting. Upaya menemukan makna ini merupakan salah satu dari empat proses penting penerjemahan, yaitu adanya teks sumber, kemudian mengidentifikasi makna, menemukan makna dan mengekspresikan makna tersebut pada bahasa sasaran. Kolokasi adalah unsur leksikal yang dapat hadir dalam sebuah konstruksi kalimat yang sama. Penerjemahan adalah tindakan memindahkan makna teks suatu bahasa ke bahasa lain. Pemahaman kolokasi pada proses penerjemahan adalah pada upaya menemukan makna. Newmark mengatakan ada dua pendekatan dalam menemukan makna dalam penerjemahan, yaitu dengan membaca kalimat demi kalimat dan yang kedua dengan membaca seluruh teks dua atau tiga kali. Kedua pendekatan ini sudah tentu melibatkan pemahaman akan kolokasi. Kegagalan memahami kolokasi dapat menghasilkan terjemahan yang tidak masul akal. Setiap bahasa menggabungkan kata-kata dalam kolokasi secara berbeda. Kolokasi dapat dianalisis dari berbagai bidang ilmu Bahasa, seperti gramatika, semantik dan juga penerjemahan. Data untuk penerjemahan kolokasi pada tulisan ini diambil dari film singkat dari film seri Turki “Magnificent Century” yang berjudul “I Found the Grave Empty”. Film ini diambil secara acak dari sejumlah film singkatndari serial Magnificent Century. Tulisan ini khususnya diharapkan dapat membantu mahasiswa Fakultas Sastra dan Bahasa UKI yang melakukan kajian penerjemahan mereka.   Kata Kunci: kolokasi, kajian penerjemahan, menemukan makna.   Abstract   In translation finding the equivalent meaning is a most important part. Discovering meaning is one of the four important processes of translation, they are the source text, identifying meaning, finding meaning and expressing that meaning in the target language or the translation. Collocations are lexical items that may occur in the same sentence construction. Translation is the act of transferring the meaning of a text from one language that is the source language to another. The understanding of collocation in the translation process is a part of discovering meaning. According to Newmark there are two approaches in finding the meaning in translation. Firstly, read the sentence by sentence and secondly read the entire text for two or three times. Both of these approaches must involve an understanding of collocation. Failure to understand collocations may result a bad or nonsense translation. Each Language combines words in collocations differently. Collocations can be analyzed from various fields of language knowledge, such as grammar, semantics and also translation. The data for the translation of collocations in this paper are taken from a short film as part of the Turkish film series "Magnificent Century" entitled "I Found the Grave Empty". The film was taken randomly from those short films of the Magnificent Century serial. In particular, it is hoped that this writing can help the students of Faculty of Letters and Languages UKI to conduct their translation studies.   Key Words: Collocation, Translation studies, discovering the meaning  
Title: KOLOKASI DALAM PENERJEMAHAN
Description:
Abstrak    Dalam penerjemahan menemukan makna yang tepat adalah sebuah tugas yang paling penting.
Upaya menemukan makna ini merupakan salah satu dari empat proses penting penerjemahan, yaitu adanya teks sumber, kemudian mengidentifikasi makna, menemukan makna dan mengekspresikan makna tersebut pada bahasa sasaran.
Kolokasi adalah unsur leksikal yang dapat hadir dalam sebuah konstruksi kalimat yang sama.
Penerjemahan adalah tindakan memindahkan makna teks suatu bahasa ke bahasa lain.
Pemahaman kolokasi pada proses penerjemahan adalah pada upaya menemukan makna.
Newmark mengatakan ada dua pendekatan dalam menemukan makna dalam penerjemahan, yaitu dengan membaca kalimat demi kalimat dan yang kedua dengan membaca seluruh teks dua atau tiga kali.
Kedua pendekatan ini sudah tentu melibatkan pemahaman akan kolokasi.
Kegagalan memahami kolokasi dapat menghasilkan terjemahan yang tidak masul akal.
Setiap bahasa menggabungkan kata-kata dalam kolokasi secara berbeda.
Kolokasi dapat dianalisis dari berbagai bidang ilmu Bahasa, seperti gramatika, semantik dan juga penerjemahan.
Data untuk penerjemahan kolokasi pada tulisan ini diambil dari film singkat dari film seri Turki “Magnificent Century” yang berjudul “I Found the Grave Empty”.
Film ini diambil secara acak dari sejumlah film singkatndari serial Magnificent Century.
Tulisan ini khususnya diharapkan dapat membantu mahasiswa Fakultas Sastra dan Bahasa UKI yang melakukan kajian penerjemahan mereka.
  Kata Kunci: kolokasi, kajian penerjemahan, menemukan makna.
  Abstract   In translation finding the equivalent meaning is a most important part.
Discovering meaning is one of the four important processes of translation, they are the source text, identifying meaning, finding meaning and expressing that meaning in the target language or the translation.
Collocations are lexical items that may occur in the same sentence construction.
Translation is the act of transferring the meaning of a text from one language that is the source language to another.
The understanding of collocation in the translation process is a part of discovering meaning.
According to Newmark there are two approaches in finding the meaning in translation.
Firstly, read the sentence by sentence and secondly read the entire text for two or three times.
Both of these approaches must involve an understanding of collocation.
Failure to understand collocations may result a bad or nonsense translation.
Each Language combines words in collocations differently.
Collocations can be analyzed from various fields of language knowledge, such as grammar, semantics and also translation.
The data for the translation of collocations in this paper are taken from a short film as part of the Turkish film series "Magnificent Century" entitled "I Found the Grave Empty".
The film was taken randomly from those short films of the Magnificent Century serial.
In particular, it is hoped that this writing can help the students of Faculty of Letters and Languages UKI to conduct their translation studies.
  Key Words: Collocation, Translation studies, discovering the meaning  .

Related Results

PENERJEMAHAN IDIOMATIS PETER NEWMARK DAN MILDRED LARSON
PENERJEMAHAN IDIOMATIS PETER NEWMARK DAN MILDRED LARSON
Abstrak Bidang penerjemahan pada era globalisasi ini merupakan pengetahuan yang sangat bermanfaat untuk dikuasai. Melalui penguasaan teori penerjemahan berbagai kajian terjem...
Kajian Penerjemahan Berbasis Korpus
Kajian Penerjemahan Berbasis Korpus
Kehadiran linguistik korpus telah memberikan dampak yang signifikan terhadap berbagai penelitian yang mengkaji bahasa, tak terkecuali kajian penerjemahan. Dampak dari linguistik ko...
Analisis Metode Penerjemahan Subtitle Film Animasi White Snake
Analisis Metode Penerjemahan Subtitle Film Animasi White Snake
Terjemahan adalah mentransfer arti atau makna dari satu bahasa ke bahasa lain. Namun makna yang disampaikan tidak boleh melenceng agar terjemahannya dapat dipahami dan berterima. D...
Penerjemahan Drama Bila Malam Bertambah Malam Karya Putu Wijaya: Sebuah Kajian Penerjemahan Teatrikal
Penerjemahan Drama Bila Malam Bertambah Malam Karya Putu Wijaya: Sebuah Kajian Penerjemahan Teatrikal
Kajian penerjemahan terapan memberikan peluang kolaborasi antara ilmu penerjemahan dan disiplin ilmu lain. Kolaborasi kajian penerjemahan dan ilmu sastra, khususnya teaterologi, me...
STRATEGI PENERJEMAHAN PUISI-PUISI CHAIRIL ANWAR OLEH RAFFEL DALAM BUKU THE COMPLETE PROSE AND POETRY OF CHAIRIL ANWAR
STRATEGI PENERJEMAHAN PUISI-PUISI CHAIRIL ANWAR OLEH RAFFEL DALAM BUKU THE COMPLETE PROSE AND POETRY OF CHAIRIL ANWAR
This article discusses Indonesian—Poetry translation. The purpose of this article is to describe the strategies of translating poetry of Chairil Anwar by Raffel Raffel in “The Comp...
Teknik dan Ideologi Penerjemahan Pada Puisi Terjemahan ‘Huesca’ Karya Chairil Anwar
Teknik dan Ideologi Penerjemahan Pada Puisi Terjemahan ‘Huesca’ Karya Chairil Anwar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan teknik dan ideologi  penerjemahan yang diterapkan oleh Chairil Anwar dalam menerjemahkan kata, frasa, dan klausa pada puisi teks sumb...
Kolokasi pada Kata Cinta Berbasis Linguistik Korpus
Kolokasi pada Kata Cinta Berbasis Linguistik Korpus
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan mengenai bentuk dan makna kolokasi pada kata cinta berbasis linguistik korpus. Metode yang digunakan pada penelitian ini ada...
Teknik Penerjemahan dalam Antologi Puisi Kidung Saka Bandungan
Teknik Penerjemahan dalam Antologi Puisi Kidung Saka Bandungan
Penerjemahan puisi relatif lebih sulit dibandingkan penerjemahan karya sastra yang lain, karena penerjemah dituntut untuk dapat menyampaikan pesan tanpa mengurangi nilai estetika d...

Back to Top