Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kajian Ruang Terbuka Hijau dan Jenisnya di Kota Yogyakarta

View through CrossRef
Ruang Terbuka Hijau (RTH) merupakan komponen yang penting bagi sebuah kawasan perkotaan. RTH memiliki berbagai fungsi di antaranya fungsi ekonomi, biofisik, ekologis arsitektural, dan sosial, serta mengurangi beban emisi perkotaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi luas RTH dan jenisnya di Kota Yogyakarta menurut UU No. 26 Tahun 2007 dan Permen PU No. 5 Tahun 2008. RTH terbagi menjadi 4 jenis yaitu RTH pekarangan, RTH taman dan hutan kota, RTH jalur hijau jalan, dan RTH dengan fungsi tertentu. Metode yang digunakan yakni ArcMap Image sebagai sumber data dan pengklasifikasi RTH dilakukan melalui deleniasi on screen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa RTH di Kota Yogyakarta mempunyai luasan 18,6% dari luas keseluruhan Kota Yogyakarta. Persentase dari RTH berturut-turut adalah RTH pekarangan seluas 14,33%, RTH taman dan hutan kota seluas 1,24%, RTH sepanjang jalan seluas 1,54%, dan RTH dengan fungsi tertentu seluas 1,59%. Luasan RTH yang tersedia di Kota Yogyakarta masih berada di bawah standar sebesar 30%, sehingga diperlukan upaya baik dari pemerintah dan masyarakat untuk memperluas dan mempertahankan RTH yang ada.
Title: Kajian Ruang Terbuka Hijau dan Jenisnya di Kota Yogyakarta
Description:
Ruang Terbuka Hijau (RTH) merupakan komponen yang penting bagi sebuah kawasan perkotaan.
RTH memiliki berbagai fungsi di antaranya fungsi ekonomi, biofisik, ekologis arsitektural, dan sosial, serta mengurangi beban emisi perkotaan.
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi luas RTH dan jenisnya di Kota Yogyakarta menurut UU No.
26 Tahun 2007 dan Permen PU No.
5 Tahun 2008.
RTH terbagi menjadi 4 jenis yaitu RTH pekarangan, RTH taman dan hutan kota, RTH jalur hijau jalan, dan RTH dengan fungsi tertentu.
Metode yang digunakan yakni ArcMap Image sebagai sumber data dan pengklasifikasi RTH dilakukan melalui deleniasi on screen.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa RTH di Kota Yogyakarta mempunyai luasan 18,6% dari luas keseluruhan Kota Yogyakarta.
Persentase dari RTH berturut-turut adalah RTH pekarangan seluas 14,33%, RTH taman dan hutan kota seluas 1,24%, RTH sepanjang jalan seluas 1,54%, dan RTH dengan fungsi tertentu seluas 1,59%.
Luasan RTH yang tersedia di Kota Yogyakarta masih berada di bawah standar sebesar 30%, sehingga diperlukan upaya baik dari pemerintah dan masyarakat untuk memperluas dan mempertahankan RTH yang ada.

Related Results

PERSEPSI  MASYARAKAT TERHADAP RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) DI KOTA PALEMBANG
PERSEPSI  MASYARAKAT TERHADAP RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) DI KOTA PALEMBANG
Ruang Terbuka Hijau (RTH) dapat didefinisikan sebagai ruang terbuka, dimana merupakan tempat tumbuh tanaman, baik tanaman yang tumbuh secara alamiah maupun yang sengaja ditanam. Ru...
ANALISIS KECUKUPAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) KOTA LANGSA MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
ANALISIS KECUKUPAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) KOTA LANGSA MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi kondisi yang ada di lapangan (eksisting) ruang terbuka hijau di Kota Langsa, melihat perubahan ruang terbuka hijau di Kota Langsa ...
Strategi Penyediaan Ruang Terbuka Hijau Ditinjau dari Aspek Pertanahan
Strategi Penyediaan Ruang Terbuka Hijau Ditinjau dari Aspek Pertanahan
ABSTRAKRuang terbuka hijau (RTH) merupakan area yang wajib disediakan untuk wilayah kota dan perkotaan dengan proporsi sebesar 30% dari total wilayah. Fakta di lapangan menunjukkan...
Konsep Pemanfaatan Ruang Terbuka Di Kawasan Kota Lama Semarang
Konsep Pemanfaatan Ruang Terbuka Di Kawasan Kota Lama Semarang
ABSTRACTMorphologically, the Semarang Old Town area has a very important role in the development of Semarang City and also has an important value for the development of urban area ...
Analisis Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau Menggunakan Pendekatan Indeks Hijau-Biru Indonesia Di Kelurahan Tamalanrea
Analisis Ketersediaan Ruang Terbuka Hijau Menggunakan Pendekatan Indeks Hijau-Biru Indonesia Di Kelurahan Tamalanrea
Abstract. The purpose of this study is to determine the availability of green open space in Tamalanrea Village and how the strategy to maximize green open space in Tamalanrea Villa...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
Kewenangan Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Bima Dalam Mewujudkan Penyelenggaraan Penataan Ruang
Kewenangan Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Bima Dalam Mewujudkan Penyelenggaraan Penataan Ruang
Penataan Ruang adalah suatu sistem proses perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang, dan pengendalian pemanfaatan ruang. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penat...
Strategi Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau di Kawasan Perkotaan Sumedang
Strategi Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau di Kawasan Perkotaan Sumedang
Abstract. Green open space has an important role in shaping the quality of sustainable urban life and ensuring the welfare of urban communities. However, currently Regional Governm...

Back to Top