Javascript must be enabled to continue!
EFEKTIVITAS PEMBENTUKAN RUANG TERBUKA PUBLIK DI KOTA MALANG
View through CrossRef
Pertumbuhan perkotaan yang pesat dan perubahan ruang kota menimbulkan kebutuhan akan ruang terbuka yang efektif dalam memenuhi kebutuhan masyarakat masih berkurang sehingga perlu evaluasi terkait pembentukan ruang terbuka publik khususnya di wilayah perumahan perkotaan. Kehidupan perkotaan modern seringkali menuntut perhatian khusus terhadap perencanaan ruang terbuka dalam kawasan perumahan guna memastikan kualitas hidup yang optimal dan meningkatkan interaksi sosial antar penduduk. Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi efektivitas pembentukan ruang terbuka publik di Kota Malang khususnya ruang terbuka publik di lingkungan perumahan Joyogrand RW. 09, Merjosari. Metode penelitian yang digunakan adalah metode diskriptif kualitatif-kuantitatif, dengan melibatkan survei pengguna ruang terbuka, dan evaluasi desain lingkungan perumahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang terbuka publik di perumahan-perumahan di Kota Malang memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih dinamis dan bersosial, sehingga perlu pengelolaan ruang terbuka yang dapat meningkatkan efektivitasnya. Ruang terbuka publik yang efektif diharapkan dapat menjadi landasan bagi perancang kota, pembuat kebijakan, dan pengembang perumahan untuk meningkatkan kualitas lingkungan perumahan dan memperkenalkan kehidupan sosial yang lebih sehat di tengah perkembangan urbanisasi.
Title: EFEKTIVITAS PEMBENTUKAN RUANG TERBUKA PUBLIK DI KOTA MALANG
Description:
Pertumbuhan perkotaan yang pesat dan perubahan ruang kota menimbulkan kebutuhan akan ruang terbuka yang efektif dalam memenuhi kebutuhan masyarakat masih berkurang sehingga perlu evaluasi terkait pembentukan ruang terbuka publik khususnya di wilayah perumahan perkotaan.
Kehidupan perkotaan modern seringkali menuntut perhatian khusus terhadap perencanaan ruang terbuka dalam kawasan perumahan guna memastikan kualitas hidup yang optimal dan meningkatkan interaksi sosial antar penduduk.
Tujuan penelitian ini adalah mengevaluasi efektivitas pembentukan ruang terbuka publik di Kota Malang khususnya ruang terbuka publik di lingkungan perumahan Joyogrand RW.
09, Merjosari.
Metode penelitian yang digunakan adalah metode diskriptif kualitatif-kuantitatif, dengan melibatkan survei pengguna ruang terbuka, dan evaluasi desain lingkungan perumahan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang terbuka publik di perumahan-perumahan di Kota Malang memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang lebih dinamis dan bersosial, sehingga perlu pengelolaan ruang terbuka yang dapat meningkatkan efektivitasnya.
Ruang terbuka publik yang efektif diharapkan dapat menjadi landasan bagi perancang kota, pembuat kebijakan, dan pengembang perumahan untuk meningkatkan kualitas lingkungan perumahan dan memperkenalkan kehidupan sosial yang lebih sehat di tengah perkembangan urbanisasi.
Related Results
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) DI KOTA PALEMBANG
PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) DI KOTA PALEMBANG
Ruang Terbuka Hijau (RTH) dapat didefinisikan sebagai ruang terbuka, dimana merupakan tempat tumbuh tanaman, baik tanaman yang tumbuh secara alamiah maupun yang sengaja ditanam. Ru...
ANALISIS KECUKUPAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) KOTA LANGSA MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
ANALISIS KECUKUPAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) KOTA LANGSA MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS
Tujuan dari penelitian ini untuk mengidentifikasi kondisi yang ada di lapangan (eksisting) ruang terbuka hijau di Kota Langsa, melihat perubahan ruang terbuka hijau di Kota Langsa ...
Konsep Pemanfaatan Ruang Terbuka Di Kawasan Kota Lama Semarang
Konsep Pemanfaatan Ruang Terbuka Di Kawasan Kota Lama Semarang
ABSTRACTMorphologically, the Semarang Old Town area has a very important role in the development of Semarang City and also has an important value for the development of urban area ...
Strategi Penyediaan Ruang Terbuka Hijau Ditinjau dari Aspek Pertanahan
Strategi Penyediaan Ruang Terbuka Hijau Ditinjau dari Aspek Pertanahan
ABSTRAKRuang terbuka hijau (RTH) merupakan area yang wajib disediakan untuk wilayah kota dan perkotaan dengan proporsi sebesar 30% dari total wilayah. Fakta di lapangan menunjukkan...
STUDI LITERATUR: KEBUTUHAN MASYARAKAT TERHADAP RUANG PUBLIK BARU PASCA PANDEMI COVID-19
STUDI LITERATUR: KEBUTUHAN MASYARAKAT TERHADAP RUANG PUBLIK BARU PASCA PANDEMI COVID-19
Pasca Pandemi Covid-19, masyarakat kembali melakukan aktivitasnya seperti sebelum pandemi
COVID-19 yang dimana saat pandemi masyarakat melakukan aktivitasnya di rumah. Pada s...
Kewenangan Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Bima Dalam Mewujudkan Penyelenggaraan Penataan Ruang
Kewenangan Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Bima Dalam Mewujudkan Penyelenggaraan Penataan Ruang
Penataan Ruang adalah suatu sistem proses perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang, dan pengendalian pemanfaatan ruang. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penat...
PERSEPSI KENYAMANAN PENGUNJUNG RUANG TERBUKA PUBLIK PERUMAHAN
PERSEPSI KENYAMANAN PENGUNJUNG RUANG TERBUKA PUBLIK PERUMAHAN
ABSTRAKRuang terbuka publik merupakan salah satu ruang yang seharusnya berada pada sebuah perumahan. Saat ini banyak ruang terbuka publik yang fungsinya sudah dibangkitkan kembali ...
Strategi Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau di Kawasan Perkotaan Sumedang
Strategi Pengelolaan Ruang Terbuka Hijau di Kawasan Perkotaan Sumedang
Abstract. Green open space has an important role in shaping the quality of sustainable urban life and ensuring the welfare of urban communities. However, currently Regional Governm...

