Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGUNGKAPAN MODALITAS CAN DAN COULD PADA PENERJEMAHAN BAHASA INGGRIS KE DALAM BAHASA INDONESIA

View through CrossRef
This paper is aimed to disclose the modality elements of English that are translated into Indonesia language based on the meaning derived from its context, such as the difference between the units and part of speech; the equivalence of the modality elements of primary modifier verb can and secondary modifier verb could translated from English to Indonesian language, and also the probability of the translation of primary modifier verb can and secondary modifier verb could translated from English to Indonesian language. The source of the data is The Naked Face novel and its translation version, Muka Telanjang. It was found that 54 sentences contain can and could. It was also found 57 modifier verbs can and could that consist of 18 primary modifier verbs can and 39 modifier verbs could. In addition, there were also units shifting from (could) to phrase (bisa saja), part of speech shifting such as modifier verb (I can’t) into adjective (tidak pandai), equivalence from (can) and (could) into some vocabularies of Indonesian language and also translation equivalence probability of modality can and could into some vocabularies in Indonesian language with their respective frequencies. ABSTRAK Penyusunan makalah ini bertujuan untuk mengungkapkan unsur modalitas bahasa Inggris yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia berdasarkan makna yang diperoleh dari konteksnya. Misalnya, perbedaan unit dan kelas kata; kesepadanan unsur modalitas verba pewatas primer can dan verba pewatas sekunder could yang diterjemahkan dari bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia; serta probabilitas penerjemahan unsur modalitas bahasa Inggris verba perwatas primer can serta verba pewatas sekunder could yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia. Sumber data dalam makalah ini diambil dari novel The Naked Faced serta terjemahannya Muka Telanjang. Dari proses penelitian yang dilakukan, ditemukan 54 kalimat yang mengandung modalitas can dan could. Ditemukan pula 57 verba pewatas pewatas can dan could yang terdiri dari 18 verba pewatas primer can dan 39 verba pewatas sekunder could. Selain itu, terdapat pergeseran unit seperti dari kata (could) menjadi frasa (bisa saja) serta terdapat pergeseran kelas kata, seperti dari verba pewatas (I can’t) menjadi adjektiva (tidak pandai); terdapat kesepadanan dari (can) dan (could) ke dalam beberapa kosakata bahasa Indonesia; serta terdapat probabillitas kesepadanan penerjemahan modalitas can dan could menjadi beberapa kosakata bahasa Indonesia dengan frekuensinya masing-masing.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa
Title: PENGUNGKAPAN MODALITAS CAN DAN COULD PADA PENERJEMAHAN BAHASA INGGRIS KE DALAM BAHASA INDONESIA
Description:
This paper is aimed to disclose the modality elements of English that are translated into Indonesia language based on the meaning derived from its context, such as the difference between the units and part of speech; the equivalence of the modality elements of primary modifier verb can and secondary modifier verb could translated from English to Indonesian language, and also the probability of the translation of primary modifier verb can and secondary modifier verb could translated from English to Indonesian language.
The source of the data is The Naked Face novel and its translation version, Muka Telanjang.
It was found that 54 sentences contain can and could.
It was also found 57 modifier verbs can and could that consist of 18 primary modifier verbs can and 39 modifier verbs could.
In addition, there were also units shifting from (could) to phrase (bisa saja), part of speech shifting such as modifier verb (I can’t) into adjective (tidak pandai), equivalence from (can) and (could) into some vocabularies of Indonesian language and also translation equivalence probability of modality can and could into some vocabularies in Indonesian language with their respective frequencies.
 ABSTRAK Penyusunan makalah ini bertujuan untuk mengungkapkan unsur modalitas bahasa Inggris yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia berdasarkan makna yang diperoleh dari konteksnya.
Misalnya, perbedaan unit dan kelas kata; kesepadanan unsur modalitas verba pewatas primer can dan verba pewatas sekunder could yang diterjemahkan dari bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia; serta probabilitas penerjemahan unsur modalitas bahasa Inggris verba perwatas primer can serta verba pewatas sekunder could yang diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia.
Sumber data dalam makalah ini diambil dari novel The Naked Faced serta terjemahannya Muka Telanjang.
Dari proses penelitian yang dilakukan, ditemukan 54 kalimat yang mengandung modalitas can dan could.
Ditemukan pula 57 verba pewatas pewatas can dan could yang terdiri dari 18 verba pewatas primer can dan 39 verba pewatas sekunder could.
Selain itu, terdapat pergeseran unit seperti dari kata (could) menjadi frasa (bisa saja) serta terdapat pergeseran kelas kata, seperti dari verba pewatas (I can’t) menjadi adjektiva (tidak pandai); terdapat kesepadanan dari (can) dan (could) ke dalam beberapa kosakata bahasa Indonesia; serta terdapat probabillitas kesepadanan penerjemahan modalitas can dan could menjadi beberapa kosakata bahasa Indonesia dengan frekuensinya masing-masing.

Related Results

PENERJEMAHAN IDIOMATIS PETER NEWMARK DAN MILDRED LARSON
PENERJEMAHAN IDIOMATIS PETER NEWMARK DAN MILDRED LARSON
Abstrak Bidang penerjemahan pada era globalisasi ini merupakan pengetahuan yang sangat bermanfaat untuk dikuasai. Melalui penguasaan teori penerjemahan berbagai kajian terjem...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature  Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2),  Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...
Kajian Penerjemahan Berbasis Korpus
Kajian Penerjemahan Berbasis Korpus
Kehadiran linguistik korpus telah memberikan dampak yang signifikan terhadap berbagai penelitian yang mengkaji bahasa, tak terkecuali kajian penerjemahan. Dampak dari linguistik ko...
Analisis Metode Penerjemahan Subtitle Film Animasi White Snake
Analisis Metode Penerjemahan Subtitle Film Animasi White Snake
Terjemahan adalah mentransfer arti atau makna dari satu bahasa ke bahasa lain. Namun makna yang disampaikan tidak boleh melenceng agar terjemahannya dapat dipahami dan berterima. D...
STRATEGI PENERJEMAHAN PUISI-PUISI CHAIRIL ANWAR OLEH RAFFEL DALAM BUKU THE COMPLETE PROSE AND POETRY OF CHAIRIL ANWAR
STRATEGI PENERJEMAHAN PUISI-PUISI CHAIRIL ANWAR OLEH RAFFEL DALAM BUKU THE COMPLETE PROSE AND POETRY OF CHAIRIL ANWAR
This article discusses Indonesian—Poetry translation. The purpose of this article is to describe the strategies of translating poetry of Chairil Anwar by Raffel Raffel in “The Comp...
KECEMASAN SAAT PANDEMI COVID 19: LITERATUR REVIEW Hardiyati, Efri Widianti, Taty Hernawaty Departemen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Mamuju Sulbar, Universitas Pad...
Penerjemahan Drama Bila Malam Bertambah Malam Karya Putu Wijaya: Sebuah Kajian Penerjemahan Teatrikal
Penerjemahan Drama Bila Malam Bertambah Malam Karya Putu Wijaya: Sebuah Kajian Penerjemahan Teatrikal
Kajian penerjemahan terapan memberikan peluang kolaborasi antara ilmu penerjemahan dan disiplin ilmu lain. Kolaborasi kajian penerjemahan dan ilmu sastra, khususnya teaterologi, me...
SISTEM INVERSI DALAM BAHASA INGGRIS
SISTEM INVERSI DALAM BAHASA INGGRIS
Penelitian ini membahas masalah-masalah pokok yang terkait dengan struktur inversi dalam bahasa inggris yaitu: 1. Ada berapa jenis inversi?, 2. Kalimat-kalimat yang bagaimana yang ...

Back to Top