Javascript must be enabled to continue!
Efektivitas Organisasi dalam Pembinaan Gelandangan dan Pengemis di Kota Cilegon
View through CrossRef
Kota Cilegon merupakan kota dengan permasalahan sosial yang kompleks termasuk meningkatnya jumlah gelandangan dan pengemis. Dinas Sosial Kota Cilegon sebagai instansi pemerintah memiliki tangggung jawab untuk menangani masalah ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas organisasi yang melayani gelandangan dan pengemis di Kota Cilegon. Pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan alat analisis yaitu teori Lubis dan Martani yang terdiri dari tiga pendekatan: 1) pendekatan sumber; 2) pendekatan pada proses; dan 3) pendekatan terhadap tujuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas organisasi yang melayani gelandangan dan pengemis, dimana hal ini Dinas Sosial Kota Cilegon belum efektif dibuktikan dengan meningkatnya jumlah gelandangan dan pengemis, ketersediaan fasilitas yang belum optimal serta belum adanya kolaborasi secara optimal dengan para stakeholders. Namun, Dinas Sosial Kota Cilegon masih terus berupaya dalam melaksanakan pembinaan gelandangan dan pengemis dengan fasilitas yang terbatas sesuai dengan peraturan yang ada.
Universitas Serang Raya
Title: Efektivitas Organisasi dalam Pembinaan Gelandangan dan Pengemis di Kota Cilegon
Description:
Kota Cilegon merupakan kota dengan permasalahan sosial yang kompleks termasuk meningkatnya jumlah gelandangan dan pengemis.
Dinas Sosial Kota Cilegon sebagai instansi pemerintah memiliki tangggung jawab untuk menangani masalah ini.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas organisasi yang melayani gelandangan dan pengemis di Kota Cilegon.
Pada penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan menggunakan alat analisis yaitu teori Lubis dan Martani yang terdiri dari tiga pendekatan: 1) pendekatan sumber; 2) pendekatan pada proses; dan 3) pendekatan terhadap tujuan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas organisasi yang melayani gelandangan dan pengemis, dimana hal ini Dinas Sosial Kota Cilegon belum efektif dibuktikan dengan meningkatnya jumlah gelandangan dan pengemis, ketersediaan fasilitas yang belum optimal serta belum adanya kolaborasi secara optimal dengan para stakeholders.
Namun, Dinas Sosial Kota Cilegon masih terus berupaya dalam melaksanakan pembinaan gelandangan dan pengemis dengan fasilitas yang terbatas sesuai dengan peraturan yang ada.
Related Results
PEMBINAAN KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN UMUM: (Studi Kasus Gelandangan dan Pengemis)
PEMBINAAN KETENTRAMAN DAN KETERTIBAN UMUM: (Studi Kasus Gelandangan dan Pengemis)
Fokus kajian ini dilatarbelakangi atas fenomena yang terjadi di wilayah perkotaan adalah hadirnya gelandangan dan pengemis. Tujuan penulisan kajian ini adalah untuk memperoleh gamb...
GELANDANGAN DAN PENGEMIS DALAM KONTEKS KETENTERAMAN DAN KETERTIBAN UMUM
GELANDANGAN DAN PENGEMIS DALAM KONTEKS KETENTERAMAN DAN KETERTIBAN UMUM
Terjadinya peningkatan jumlah gelandangan dan pengemis pada beberapa daerah di Indonesia melatarbelakangi kajian ini dibuat. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh gambaran ...
Peran Satuan Polisi Pamong Praja Dalam Penanggulangan Gelandangan dan Pengemis Untuk Memajukan Sektor Pariwisata (Studi Kasus: Kantor Satpol Pp Kota Denpasar)
Peran Satuan Polisi Pamong Praja Dalam Penanggulangan Gelandangan dan Pengemis Untuk Memajukan Sektor Pariwisata (Studi Kasus: Kantor Satpol Pp Kota Denpasar)
Sektor pariwisata merupakan sektor utama yang mempengaruhi pendapatan daerah Kota Denpasar. Salah satu permasalahan yang dapat mengganggu sektor pariwisata Kota Denpasar ialah gela...
KEBIJAKAN PEMERINTAH KOTA BANDA ACEH DALAM PENANGANAN ANAK JALANAN DAN PENGEMIS PERSPEKTIF MAṢLAḤAH MURSALAH
KEBIJAKAN PEMERINTAH KOTA BANDA ACEH DALAM PENANGANAN ANAK JALANAN DAN PENGEMIS PERSPEKTIF MAṢLAḤAH MURSALAH
Abstrak
Fenomena keberadaan anak jalanan di Kota Banda Aceh telah mulai dirasakan oleh masyarakat seperti ketidaknyamanan di jalan raya, mengganggu kenyamanan di jalan dan menjad...
FENOMENA PENGEMIS DI KOTA MATARAM: STUDI KONSTRUKSI SOSIAL TENTANG STRATEGI BERTAHAN HIDUP PENGEMIS DI KECAMATAN SEKARBELA KOTA MATARAM
FENOMENA PENGEMIS DI KOTA MATARAM: STUDI KONSTRUKSI SOSIAL TENTANG STRATEGI BERTAHAN HIDUP PENGEMIS DI KECAMATAN SEKARBELA KOTA MATARAM
The study entitled “The Phenomenon of Beggars in the City of Mataram: Study of Social Construction on the Beggars Surviving Strategies in Sekarbela Subdistrict, Mataram City”. This...
Implementasi Kebijakan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2003 Tentang Larangan Gelandangan dan Pengemis Serta Praktek Susila dalam Rangka Penanganan Gelandangan di Kota Medan
Implementasi Kebijakan Peraturan Daerah Nomor 6 Tahun 2003 Tentang Larangan Gelandangan dan Pengemis Serta Praktek Susila dalam Rangka Penanganan Gelandangan di Kota Medan
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hambatan atau tantangan dalam implementasi kebijakan penanggulangan Gelandangan di Dinas Sosial Kota Medan. Penelitian ini menggunakan met...
Derita di Tepian Jalan: Penelitian Fenomenologis atas Para Gelandangan di Kota Malang
Derita di Tepian Jalan: Penelitian Fenomenologis atas Para Gelandangan di Kota Malang
Fokus studi menaruh perhatian pada nilai hidup yang tumbuh dan berkembang dalam kehidupan keseharian para gelandangan di Kota Malang. Metode penggalian nilai-nilai hidup mengunakan...
Strategi Kesejahteraan Hidup: Perspektif dalam Kalangan Gelandangan
Strategi Kesejahteraan Hidup: Perspektif dalam Kalangan Gelandangan
Tujuan kajian ini adalah untuk memahami strategi yang diperoleh daripada golongan gelandangan dalam meningkatkan kesejahteraan hidup. Kajian ini telah menggunakan reka bentuk kajia...

