Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH MEDIA WAYANG KARTUN TERHADAP KETERAMPILAN MENYIMAK PADA SISWA KELAS IV SDN 18 MUARA TELANG

View through CrossRef
ABSTRAC This research is motivated by the lack of use of learning media in SD Negeri 18 Muara Telang, especially the use of wayang cartoon media. The purpose of this study was to determine the effect of wayang cartoon media on listening skills in fourth grade students at SD Negeri 18 Muara Telang. The research method used in this research is quasi-experimental quantitative. Class IV sampling technique as control class and experimental class. Data collection techniques used are observation, tests and documentation. The data analysis technique uses the Independent T Test. Based on the results of the study, there is an influence of wayang cartoon media on listening skills in fourth grade elementary school students. From the results and discussion, it was concluded that there was a significant increase in listening skills and the average value for the experimental class was 88.94, while for the control class the average was 68.11. Then from the results of the t test it can be concluded that the results based on the SPSS output show that the Based on Mean Significance (Sig) value is 0.536 <0.05 and the sig (2 tailed) value is 0.000 <0.05, then Ho is rejected and Ha is accepted. This means that there is the use of wayang cartoon media on listening skills in fourth grade elementary school students.   Keywords: wayang cartoon media, listening skills ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya pemanfaatan media pembelajaran di SD Negeri 18 Muara Telang, terutama penggunaan media wayang kartun. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui adanya pengaruh media wayang kartun terhadap keterampilan menyimak pada siswa kelas IV SD Negeri 18 Muara Telang. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif Quasi Eksperimental. Teknik pengambilan sampel kelas IV sebagai kelas kontrol dan kelas Eksperimen. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Uji Independent T Test. Berdasarkan hasil penelitian terdapat pengaruh media wayang kartun terhadap keterampilan menyimak pada siswa kelas IV SD. Dari hasil dan pembahasan maka disimpulkan bahwa terjadi peningkatan yang signifkan keterampilan menyimak dan didapatkan nilai rata–rata yang ada dikelas eksperimen sebesar 88,94 sedangkan untuk kelas kontrol didapatkan rata-rata sebesar 68,11. Kemudian dari hasil Uji t maka dapat disimpulkan hasil berdasarkan output SPSS diketahui nilai Signifikasi (Sig) Based on Mean adalah sebesar 0,536< 0,05 dan nilai sig (2 tailed) sebesar 0,000 < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Artinya ada penggunaan media wayang kartun terhadap keterampilan menyimak pada siswa kelas IV SD. Kata Kunci : media wayang kartun, keterampilan menyimak
Title: PENGARUH MEDIA WAYANG KARTUN TERHADAP KETERAMPILAN MENYIMAK PADA SISWA KELAS IV SDN 18 MUARA TELANG
Description:
ABSTRAC This research is motivated by the lack of use of learning media in SD Negeri 18 Muara Telang, especially the use of wayang cartoon media.
The purpose of this study was to determine the effect of wayang cartoon media on listening skills in fourth grade students at SD Negeri 18 Muara Telang.
The research method used in this research is quasi-experimental quantitative.
Class IV sampling technique as control class and experimental class.
Data collection techniques used are observation, tests and documentation.
The data analysis technique uses the Independent T Test.
Based on the results of the study, there is an influence of wayang cartoon media on listening skills in fourth grade elementary school students.
From the results and discussion, it was concluded that there was a significant increase in listening skills and the average value for the experimental class was 88.
94, while for the control class the average was 68.
11.
Then from the results of the t test it can be concluded that the results based on the SPSS output show that the Based on Mean Significance (Sig) value is 0.
536 <0.
05 and the sig (2 tailed) value is 0.
000 <0.
05, then Ho is rejected and Ha is accepted.
This means that there is the use of wayang cartoon media on listening skills in fourth grade elementary school students.
  Keywords: wayang cartoon media, listening skills ABSTRAK Penelitian ini dilatar belakangi oleh kurangnya pemanfaatan media pembelajaran di SD Negeri 18 Muara Telang, terutama penggunaan media wayang kartun.
Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui adanya pengaruh media wayang kartun terhadap keterampilan menyimak pada siswa kelas IV SD Negeri 18 Muara Telang.
Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah kuantitatif Quasi Eksperimental.
Teknik pengambilan sampel kelas IV sebagai kelas kontrol dan kelas Eksperimen.
Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, tes dan dokumentasi.
Teknik analisis data menggunakan Uji Independent T Test.
Berdasarkan hasil penelitian terdapat pengaruh media wayang kartun terhadap keterampilan menyimak pada siswa kelas IV SD.
Dari hasil dan pembahasan maka disimpulkan bahwa terjadi peningkatan yang signifkan keterampilan menyimak dan didapatkan nilai rata–rata yang ada dikelas eksperimen sebesar 88,94 sedangkan untuk kelas kontrol didapatkan rata-rata sebesar 68,11.
Kemudian dari hasil Uji t maka dapat disimpulkan hasil berdasarkan output SPSS diketahui nilai Signifikasi (Sig) Based on Mean adalah sebesar 0,536< 0,05 dan nilai sig (2 tailed) sebesar 0,000 < 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima.
Artinya ada penggunaan media wayang kartun terhadap keterampilan menyimak pada siswa kelas IV SD.
Kata Kunci : media wayang kartun, keterampilan menyimak.

Related Results

Visualisasi Wayang Beber Pacitan dalam mendukung dialog tokoh
Visualisasi Wayang Beber Pacitan dalam mendukung dialog tokoh
Abstrak Indonesia merupakan Negara yang mempunyai banyak budaya dan artefak peninggalan nenek moyang salah satu yang mendunia adalah Wayang, Wayang di Indonesia sangat banyak jenis...
Kiat dan keberhasilan masyarakat Jawa: “Memayu hayuning bawana” dalam bidang budaya seni wayang
Kiat dan keberhasilan masyarakat Jawa: “Memayu hayuning bawana” dalam bidang budaya seni wayang
Masyarakat Jawa sejak dulu sampai sekarang, merasa diri bagian dari sistem dunia, hingga merasa wajib memayu hayuning bawana dalam bidang apapun termasuk budaya seni wayang, agar d...
Tugas Pembelajaran Berbasis TI ( Menyimak Dongeng) Inggit Shivani K1217033
Tugas Pembelajaran Berbasis TI ( Menyimak Dongeng) Inggit Shivani K1217033
Keterampilan berbahasa salah satunya yaitu menyimak, menyimak merupakan keterampilan berbahasa yang ada, berdasarkan kegiatan yang harus dikuasai terlebih dahulu karena setiap akti...
WAYANG WAHYU : HIBURAN DAN MEDIA PEMBELAJARAN
WAYANG WAHYU : HIBURAN DAN MEDIA PEMBELAJARAN
<p><em>The life of modern society offers a variety of entertainment media, so traditional entertainment such as wayang is no longer interesting. Some religious institut...
Wayang dalam Tari Sunda Gaya Priangan
Wayang dalam Tari Sunda Gaya Priangan
ABSTRACT This paper is a study on the potential  of puppet (wayang)  in the scope of Sundanese  culture of  Priangan subculture,  especially  dance.  Formerly  the term  ...
Pengembangan Keterampilan Menyimak pada Siswa di Sekolah Dasar
Pengembangan Keterampilan Menyimak pada Siswa di Sekolah Dasar
Keterampilan menyimak anak sangat memengaruhi perkembangan lainnya khususnya tahapan perkembangan berbahasa anak dikarena perkembangan bahasa anak dimulai dari tahapan menyimak/men...
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENYIMAK MELALUI TEKNOLOGI INFORMASI
PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN KETERAMPILAN MENYIMAK MELALUI TEKNOLOGI INFORMASI
AbstrakPengembangan Pembelajaran Keterampilan menyimak melalui Teknologi Informasi. Keterampilan menyimak saat ini bagi sebagian guru lebih pada kemampuan menyimak bukan pada menyi...

Back to Top