Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

ANALISA PENGARUH JENIS PAHAT BUBUT TERHADAP KEKASARAN HASIL BUBUTAN PADA STAINLESS STEEL 304

View through CrossRef
Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis pahat yang mana  dapat menghasilkan kekasaran permukaan yang paling baik terhadap bahan stainless steel 304. Untuk mengetahui pengaruh dari kekarasan permukaan benda kerja setelah dilakukanya hasil pembubutan. Penelitian ini menggunakan Mesin yang digunakan adalah mesin bubut EMCO 11 CD, Pahat yang digunakan adalah HSS(high speed stell) carbida, dan pahat polycristaline diamond (PCD) pada proses pembubutan rata, Kecepatan putar spindel 110rpm, 410rpm, 700 rpm, kedalaman pemakanan 0,1 m. Dari ketiga jenis pahat bubut yang di gunakan untuk membubut stainless steel, menunjukkan bahwa kekasaran permukaan(Ra) didapatkan nilai kekasaran terkecil pada mata pahat diamond, dengan nilai rata rata kekasaran 1,026 µm. Dengan parameter pembubutan: putaran mesin 700 rpm, kecepatan potong 47 m/menit, dan kedalaman potong 0,1mm. Sedangkan kekasaran yang terbesar juga di dapat kan pada mata pahat diamond, dengan nilai rata rata kekasaran 3,591 µm. Dengan parameter pembubutan: putaran mesin 110 rpm. Kata Kunci: Mata pahat HSS(high speed steel), carbida, diamond, stainless steel.
Title: ANALISA PENGARUH JENIS PAHAT BUBUT TERHADAP KEKASARAN HASIL BUBUTAN PADA STAINLESS STEEL 304
Description:
Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis pahat yang mana  dapat menghasilkan kekasaran permukaan yang paling baik terhadap bahan stainless steel 304.
Untuk mengetahui pengaruh dari kekarasan permukaan benda kerja setelah dilakukanya hasil pembubutan.
Penelitian ini menggunakan Mesin yang digunakan adalah mesin bubut EMCO 11 CD, Pahat yang digunakan adalah HSS(high speed stell) carbida, dan pahat polycristaline diamond (PCD) pada proses pembubutan rata, Kecepatan putar spindel 110rpm, 410rpm, 700 rpm, kedalaman pemakanan 0,1 m.
Dari ketiga jenis pahat bubut yang di gunakan untuk membubut stainless steel, menunjukkan bahwa kekasaran permukaan(Ra) didapatkan nilai kekasaran terkecil pada mata pahat diamond, dengan nilai rata rata kekasaran 1,026 µm.
Dengan parameter pembubutan: putaran mesin 700 rpm, kecepatan potong 47 m/menit, dan kedalaman potong 0,1mm.
Sedangkan kekasaran yang terbesar juga di dapat kan pada mata pahat diamond, dengan nilai rata rata kekasaran 3,591 µm.
Dengan parameter pembubutan: putaran mesin 110 rpm.
 Kata Kunci: Mata pahat HSS(high speed steel), carbida, diamond, stainless steel.

Related Results

PENGARUH UKURAN PAHAT INSERT DAN KEDALAMAN TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN BESI SCM 440
PENGARUH UKURAN PAHAT INSERT DAN KEDALAMAN TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN BESI SCM 440
Penelitian ini bertujuan mendapatkan hasil kekasaran permukaan agar mengetahui apakah terdapat pengaruh yang dihasilkan dari penggunaan variasi ukuran pahat insert dan kedalaman pe...
Pengaruh Jenis Pahat Terhadap Nilai Kekasaran Permukaan Material Baja Carbon S45C
Pengaruh Jenis Pahat Terhadap Nilai Kekasaran Permukaan Material Baja Carbon S45C
Pada proses pembubutan, hasil permukaan suatu benda kerja dapat mempengaruhi tingkat kualitas visual suatu benda kerja. Parameter pemotongan mesin CNC meliputi kecepatan pemakanan,...
ANALISIS KEAUSAN PAHAT DAN EFEK AKURASI PEMBUBUTAN TERHADAP PROSES PERMESINAN PADA MESIN BUBUT
ANALISIS KEAUSAN PAHAT DAN EFEK AKURASI PEMBUBUTAN TERHADAP PROSES PERMESINAN PADA MESIN BUBUT
Keausan pahat pada proses pembubutan merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap ketelitian hasil pemesinan dan kualitas pembelajaran praktik pada pendidikan vokasional. ...
Penanaman Mata Pahat Carbide Pada Baja High Speed Steel
Penanaman Mata Pahat Carbide Pada Baja High Speed Steel
Perkembangan industri manufaktur di indonesia dari tahun ke tahun semakin pesat seiring berkembangnya teknologi permesinan, mesin-mesin itu antara lain mesin frais, mesin boring, m...
PENGARUH VARIASI PENDINGIN DAN MATA PAHAT TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN BAJA ST 37 PADA MESIN BUBUT KONVENSIONAL
PENGARUH VARIASI PENDINGIN DAN MATA PAHAT TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN BAJA ST 37 PADA MESIN BUBUT KONVENSIONAL
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi pahat HSS dan Carbide serta media pendingin (air kelapa, radiator coolant, dan tanpa pendingin) terhadap nilai kekasaran ...
PENGARUH VARIASI PARAMETER PEMESINAN TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN MATERIAL BAJA ST 37 PADA MESIN FRAIS
PENGARUH VARIASI PARAMETER PEMESINAN TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN MATERIAL BAJA ST 37 PADA MESIN FRAIS
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kedalaman pemakanan dan variasi pahat terhadap tingkat kekasaran permukaan pembubutan dan milling baja karbon ST 37. Penelitian...

Back to Top