Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PENGARUH UKURAN PAHAT INSERT DAN KEDALAMAN TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN BESI SCM 440

View through CrossRef
Penelitian ini bertujuan mendapatkan hasil kekasaran permukaan agar mengetahui apakah terdapat pengaruh yang dihasilkan dari penggunaan variasi ukuran pahat insert dan kedalaman penyayatan menggunakan mesin bubut CNC XTRA 420. Jenis pahat insert yang digunakan ialah pahat insert DNMG dengan ukuran r ,04 dan r 0,8 serta kedalaman penyayatan yang diberikan 0,4; 0,8 dan 1,2 mm. Penelitian ini menggunakan proses eksperimen dengan pemaparan hasil penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Didapatkan hasil kekasaran tertinggi pada variasi ukuran pahat insert r 0,4 menggunakan kedalaman sayat 1,2 mm yang menghasilkan Ra sebesar 1,19 μm. Sedangkan hasil kekasaran terendah didapat pada variasi ukuran pahat insert r 0,8 dan kedalaman penyayatan 1,2 mm dengan nilai kekasaran yang dihasilkan 0,51 μm. Diketahui bahwa pada pahat insert yang digunakan r 0,4 akan menghasilkan kekasaran terendah pada kedalaman terkecil yaitu 0,4 mm. Sedangkan pada penggunaan pahat insert r 0,8 akan didapat kekasaran terbaik pada kedalaman terbesar yaitu pada kedalaman 1,2 mm. Sehingga disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pada setiap penggunaan variasi ukuran pahat insert dan kedalaman penyayatan terhadap hasil kekasaran permukaan.
Title: PENGARUH UKURAN PAHAT INSERT DAN KEDALAMAN TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN BESI SCM 440
Description:
Penelitian ini bertujuan mendapatkan hasil kekasaran permukaan agar mengetahui apakah terdapat pengaruh yang dihasilkan dari penggunaan variasi ukuran pahat insert dan kedalaman penyayatan menggunakan mesin bubut CNC XTRA 420.
Jenis pahat insert yang digunakan ialah pahat insert DNMG dengan ukuran r ,04 dan r 0,8 serta kedalaman penyayatan yang diberikan 0,4; 0,8 dan 1,2 mm.
Penelitian ini menggunakan proses eksperimen dengan pemaparan hasil penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif.
Didapatkan hasil kekasaran tertinggi pada variasi ukuran pahat insert r 0,4 menggunakan kedalaman sayat 1,2 mm yang menghasilkan Ra sebesar 1,19 μm.
Sedangkan hasil kekasaran terendah didapat pada variasi ukuran pahat insert r 0,8 dan kedalaman penyayatan 1,2 mm dengan nilai kekasaran yang dihasilkan 0,51 μm.
Diketahui bahwa pada pahat insert yang digunakan r 0,4 akan menghasilkan kekasaran terendah pada kedalaman terkecil yaitu 0,4 mm.
Sedangkan pada penggunaan pahat insert r 0,8 akan didapat kekasaran terbaik pada kedalaman terbesar yaitu pada kedalaman 1,2 mm.
Sehingga disimpulkan bahwa terdapat pengaruh pada setiap penggunaan variasi ukuran pahat insert dan kedalaman penyayatan terhadap hasil kekasaran permukaan.

Related Results

Pengaruh Jenis Pahat Terhadap Nilai Kekasaran Permukaan Material Baja Carbon S45C
Pengaruh Jenis Pahat Terhadap Nilai Kekasaran Permukaan Material Baja Carbon S45C
Pada proses pembubutan, hasil permukaan suatu benda kerja dapat mempengaruhi tingkat kualitas visual suatu benda kerja. Parameter pemotongan mesin CNC meliputi kecepatan pemakanan,...
PENGARUH VARIASI PARAMETER PEMESINAN TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN MATERIAL BAJA ST 37 PADA MESIN FRAIS
PENGARUH VARIASI PARAMETER PEMESINAN TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN MATERIAL BAJA ST 37 PADA MESIN FRAIS
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kedalaman pemakanan dan variasi pahat terhadap tingkat kekasaran permukaan pembubutan dan milling baja karbon ST 37. Penelitian...
ANALISA PENGARUH JENIS PAHAT BUBUT TERHADAP KEKASARAN HASIL BUBUTAN PADA STAINLESS STEEL 304
ANALISA PENGARUH JENIS PAHAT BUBUT TERHADAP KEKASARAN HASIL BUBUTAN PADA STAINLESS STEEL 304
Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis pahat yang mana  dapat menghasilkan kekasaran permukaan yang paling baik terhadap bahan stainless steel 304. Untuk mengetahui ...
PENGARUH VARIASI KEDALAMAN PEMOTONGAN DAN KECEPATAN PEMOTONGAN TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN ALUMINIUM 7075
PENGARUH VARIASI KEDALAMAN PEMOTONGAN DAN KECEPATAN PEMOTONGAN TERHADAP KEKASARAN PERMUKAAN ALUMINIUM 7075
Riset ini bermaksud untuk mengetahui pengaruh variasi kedalaman pemotongan serta kecepatan pemotongan atas nilai kekasaran permukaan aluminium 7075. kesimpulan kecepatan pemotongan...
ANALISIS KEAUSAN PAHAT DAN EFEK AKURASI PEMBUBUTAN TERHADAP PROSES PERMESINAN PADA MESIN BUBUT
ANALISIS KEAUSAN PAHAT DAN EFEK AKURASI PEMBUBUTAN TERHADAP PROSES PERMESINAN PADA MESIN BUBUT
Keausan pahat pada proses pembubutan merupakan salah satu faktor yang berpengaruh terhadap ketelitian hasil pemesinan dan kualitas pembelajaran praktik pada pendidikan vokasional. ...
A Pengaruh Kekerasan Benda Kerja Terhadap Getaran Bentuk Geram dan Kekasaran Permukaan pada Proses Bubut
A Pengaruh Kekerasan Benda Kerja Terhadap Getaran Bentuk Geram dan Kekasaran Permukaan pada Proses Bubut
Kekasaran permukaan menjadi salah satu parameter dalam menentukan kualitas produk hasil proses pemesinan. Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi tingkat kekasaran permukaan salah sa...

Back to Top