Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

PERLAWANAN ALIRAN DI KAPUAS KECIL

View through CrossRef
Kekasaran dasar saluran sangat berpengaruh pada karakteristik aliran. Kesalahan dalam menentukan besarnya nilai kekasaran dasar saluran, terutama material dasar non kohesif, dapat menimbulkan kesalahan dalam menghitung kecepatan dan debit aliran. Kekasaran dasar saluran dinyatakan dalam koefisien kekasaran. Koefisien kekasaran saluran yang sering digunakan dalam aliran seragam adalah nilai koefisien kekasaran Manning (n). Banyak penelitian yang dilakukan untuk mendapatkan nilai koefisien kekasaran Manning, diantaranya didasarkan n tabel. Nilai n tabel Manning hanya disarankan untuk saluran kondisi baik. Kondisi aliran saluran alami penerapan n tabel Manning sering memberikan hasil sangat kasar, karena keadaan aliran lebih banyak tergantung faktor. Salah satunya faktornya, adanya bentuk konfigurasi dasar atau dasar tidak rata. Oleh  karena  itu,  kajian  mendalam  mengenai perhitungan  nilai  koefisien kekasaran Manning  dengan  bentuk konfigurasi dasar menjadi  sangat  penting.  Tujuan penelitin, untuk mendapatkan rumusan empiris nilai koefisien kekasaran Manning saluran alam. Modifikasi koefisien kekasaran Manning, yang berkaitan butiran dasar dan bentuk dasar. Metode yang akan dilaksanakan berupa pembuatan rumusan empiris hubungan bentuk konfigurasi dasar saluran terhadap koefisien kekasaran dasar material non kohesif. Aplikasi penerapan rumusan akan dilakukan pada studi kasus Sungai Kapuas di kota Pontianak
Title: PERLAWANAN ALIRAN DI KAPUAS KECIL
Description:
Kekasaran dasar saluran sangat berpengaruh pada karakteristik aliran.
Kesalahan dalam menentukan besarnya nilai kekasaran dasar saluran, terutama material dasar non kohesif, dapat menimbulkan kesalahan dalam menghitung kecepatan dan debit aliran.
Kekasaran dasar saluran dinyatakan dalam koefisien kekasaran.
Koefisien kekasaran saluran yang sering digunakan dalam aliran seragam adalah nilai koefisien kekasaran Manning (n).
Banyak penelitian yang dilakukan untuk mendapatkan nilai koefisien kekasaran Manning, diantaranya didasarkan n tabel.
Nilai n tabel Manning hanya disarankan untuk saluran kondisi baik.
Kondisi aliran saluran alami penerapan n tabel Manning sering memberikan hasil sangat kasar, karena keadaan aliran lebih banyak tergantung faktor.
Salah satunya faktornya, adanya bentuk konfigurasi dasar atau dasar tidak rata.
Oleh  karena  itu,  kajian  mendalam  mengenai perhitungan  nilai  koefisien kekasaran Manning  dengan  bentuk konfigurasi dasar menjadi  sangat  penting.
  Tujuan penelitin, untuk mendapatkan rumusan empiris nilai koefisien kekasaran Manning saluran alam.
Modifikasi koefisien kekasaran Manning, yang berkaitan butiran dasar dan bentuk dasar.
Metode yang akan dilaksanakan berupa pembuatan rumusan empiris hubungan bentuk konfigurasi dasar saluran terhadap koefisien kekasaran dasar material non kohesif.
Aplikasi penerapan rumusan akan dilakukan pada studi kasus Sungai Kapuas di kota Pontianak.

Related Results

Kaji efisiensi temperatur penukar panas dengan variasi aliran untuk aplikasi pengering
Kaji efisiensi temperatur penukar panas dengan variasi aliran untuk aplikasi pengering
Abstrak Heat exchanger atau alat penukar panas adalah alat-alat yang digunakan untuk mengubah temperatur fluida atau mengubah fasa fluida dengan cara mempertukarkan panasnya dengan...
Simulasi Aliran Fluida Crude Palm Oil (CPO) dan Air Pada Pipa Horizontal Menggunakan Metode Volume Hingga
Simulasi Aliran Fluida Crude Palm Oil (CPO) dan Air Pada Pipa Horizontal Menggunakan Metode Volume Hingga
Telah dilakukan simulasi aliran dua fasa cair- cair crude palm oil (CPO) dan air yang mengalir satu arah dalam pipa horizontal untuk mendapatkan pola aliran campuran dan karakteris...
Analisis Keuntungan Petani Padi di Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas
Analisis Keuntungan Petani Padi di Kecamatan Kapuas Murung Kabupaten Kapuas
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan bersih petani padi di daerah penelitian dan untuk menganalisis kelayakan usahatani padi di Kecamatan Kapuas Murung. Penelitia...
MAKIAN DALAM BAHASA MELAYU DIALEK SELIMBAU KAPUAS HULU (SWEARING IN MALAY LANGUAGE OF SELIMBAU KAPUAS HULU DIALECT)
MAKIAN DALAM BAHASA MELAYU DIALEK SELIMBAU KAPUAS HULU (SWEARING IN MALAY LANGUAGE OF SELIMBAU KAPUAS HULU DIALECT)
Fenomena makian di setiap daerah merupakan hal tabu. Makian di setiap daerah memiliki keunikan dan kecirikhasan tersendiri. Ungkapan makian merupakan bentuk pelampiasan perasaan ya...
Analysis of lowland rice peat land in Mampai Village, Kapuas Murung District, Kapuas-Kalimantan Central District
Analysis of lowland rice peat land in Mampai Village, Kapuas Murung District, Kapuas-Kalimantan Central District
Central Kalimantan is a province where the agricultural sector is still the basis for economic cohesion. Mampai Village, Kapuas Murung District, Kapuas District, Central Kalimantan...
STATUS PERAIRAN SUNGAI KAPUAS KOTA PONTIANAK UNTUK BUDIDAYA IKAN BERDASARKAN BIOINDIKATOR PERIFITON
STATUS PERAIRAN SUNGAI KAPUAS KOTA PONTIANAK UNTUK BUDIDAYA IKAN BERDASARKAN BIOINDIKATOR PERIFITON
Tujuan dari penelitian ini untuk menentukan kondisi perairan sungai kapuas tempat budidaya karamba jaring apung berdasarkan parameter kelimpahan jenis jenis perifitondi sungai kapu...
Alternasi Bunyi Bahasa Indonesia dalam Kognat Melayu Ulu Kapuas
Alternasi Bunyi Bahasa Indonesia dalam Kognat Melayu Ulu Kapuas
Indonesian is derived from Standard Malay; while Ulu Kapuas is a dialect of Malay. Sameness between the two language codes is shown by their identical cognates. There are other cog...
Naskah Bila Malam Bertambah Malam karya Putu Wijaya sebagai perlawanan budaya tertutup
Naskah Bila Malam Bertambah Malam karya Putu Wijaya sebagai perlawanan budaya tertutup
Penelitian ini bertujuan melihat posisi naskah Bila Malam Bertambah Malam dalam polemik budaya masyarakat Bali. Hal in tidak lepas dari masalah budaya yang didasari atas perbedaan ...

Back to Top