Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Kaji efisiensi temperatur penukar panas dengan variasi aliran untuk aplikasi pengering

View through CrossRef
Abstrak Heat exchanger atau alat penukar panas adalah alat-alat yang digunakan untuk mengubah temperatur fluida atau mengubah fasa fluida dengan cara mempertukarkan panasnya dengan fluida lain. Pada sebuah penukar panas kemampuan mempertukarkan panas sangat ditentukan oleh tipe dan jenis aliran fluida yang melewati penukar panas. Secara garis besar penukar panas dibagi berdasarkan arah aliran fluidanya. Berdasarkan arah aliran fluida penukar panas  dibedakan menjadi 3 (tiga) jenis aliran, yaitu aliran searah (parallel flow), aliran berlawanan (counter flow) dan aliran silang (cross flow). Saat ini penukar panas banyak dipakai dalam  industri pengeringan produk-produk pertanian, perkebunan dan perikanan skala kecil dan menengah. Penggunaan penukar panas dalam bidang pengeringan saat ini sudah menjadi kebutuhan untuk mengatasi permasalahan produktifitas pengeringan. Umumnya penukar panas yang digunakan adalah tipe aliran berlawanan. Beberapa penelitian telah dilakukan untuk mengetahui efektifitas penukar panas tersebut yang umumnya berfokus pada jenis aliran berlawanan. Penelitian penelitian spesifik yang mengkaji perbandingan efisiensi penukar panas  untuk ketiga jenis aliran belum ditemukan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efisiensi temperatur penukar panas untuk jenis aliran jenis aliran melintang, sejajar, dan  berlawanan. Metode penelitian dilakukan fabrikasi 3 unit exchanger tipe gas-gas dengan dimensi 50 (P) x 10 (L) x 30 (T) dengan jumlah tube 17 susunan. Hasil  penelitian menunjukkan bahwa efisiensi temperatur untuk ketiga jenis penukar panas tersebut adalah 21,3% aliran melintang, 17,3% aliran berlawanan dan 15,9%  aliran sejajar. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa efisiensi temperatur tertinggi diperoleh jenis penukar panas aliran melintang. Kata kunci : Penukar panas, aliran sejajar, aliran berlawanan, aliran silang, temperatur.  Abstrack Heat exchangers or heat exchangers are the means used to change the temperature of the fluid or to change the fluid phase by exchanging heat with other fluids. In a heat exchanger the heat exchange ability is greatly determined by the type and type of fluid flow passing through the heat exchanger. Broadly speaking the exchanger is divided based on the direction of fluid flow. Based on the direction of fluid flow exchanger is divided into 3 (three) types of flow, namely parallel flow, counter flow and cross flow. Currently, heat exchangers are widely used in the drying industry of small and medium-sized agricultural and small-scale plantation and fishery products. The use of exchangers in the field of drying is now a need to overcome the problems of drying productivity. Generally the exchanger used is the opposite flow type (counter flow). Several studies have been conducted to determine the effectiveness of these exchangers which generally focus on the opposite type of flow. Specific research studies that reviewed the efficiency of exchangers for the three types of flow have not been found. This research was conducted to find out the efficiency of heat exchanger temperature for flow type of cross flow, parallel flow and counter flow type. The research method was fabricated 3 units of gas-gas exchanger type with dimension 50 (P) x 10 (L) x 30 (T) with the number of tubes 17 staggered arrangement. The results show that the temperature efficiency for the three types of heat exchanger is 21.3% cross flow flow, 17.3% flow counter flow and 15.9% parallel flow flow. The results concluded that the highest temperature efficiency obtained by cross flow flow type exchanger. Keywords: Heat exchanger, parallel flow, counter flow, cross flow, temperature
Politeknik Negeri Lhokseumawe
Title: Kaji efisiensi temperatur penukar panas dengan variasi aliran untuk aplikasi pengering
Description:
Abstrak Heat exchanger atau alat penukar panas adalah alat-alat yang digunakan untuk mengubah temperatur fluida atau mengubah fasa fluida dengan cara mempertukarkan panasnya dengan fluida lain.
Pada sebuah penukar panas kemampuan mempertukarkan panas sangat ditentukan oleh tipe dan jenis aliran fluida yang melewati penukar panas.
Secara garis besar penukar panas dibagi berdasarkan arah aliran fluidanya.
Berdasarkan arah aliran fluida penukar panas  dibedakan menjadi 3 (tiga) jenis aliran, yaitu aliran searah (parallel flow), aliran berlawanan (counter flow) dan aliran silang (cross flow).
Saat ini penukar panas banyak dipakai dalam  industri pengeringan produk-produk pertanian, perkebunan dan perikanan skala kecil dan menengah.
Penggunaan penukar panas dalam bidang pengeringan saat ini sudah menjadi kebutuhan untuk mengatasi permasalahan produktifitas pengeringan.
Umumnya penukar panas yang digunakan adalah tipe aliran berlawanan.
Beberapa penelitian telah dilakukan untuk mengetahui efektifitas penukar panas tersebut yang umumnya berfokus pada jenis aliran berlawanan.
Penelitian penelitian spesifik yang mengkaji perbandingan efisiensi penukar panas  untuk ketiga jenis aliran belum ditemukan.
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efisiensi temperatur penukar panas untuk jenis aliran jenis aliran melintang, sejajar, dan  berlawanan.
Metode penelitian dilakukan fabrikasi 3 unit exchanger tipe gas-gas dengan dimensi 50 (P) x 10 (L) x 30 (T) dengan jumlah tube 17 susunan.
Hasil  penelitian menunjukkan bahwa efisiensi temperatur untuk ketiga jenis penukar panas tersebut adalah 21,3% aliran melintang, 17,3% aliran berlawanan dan 15,9%  aliran sejajar.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa efisiensi temperatur tertinggi diperoleh jenis penukar panas aliran melintang.
 Kata kunci : Penukar panas, aliran sejajar, aliran berlawanan, aliran silang, temperatur.
  Abstrack Heat exchangers or heat exchangers are the means used to change the temperature of the fluid or to change the fluid phase by exchanging heat with other fluids.
In a heat exchanger the heat exchange ability is greatly determined by the type and type of fluid flow passing through the heat exchanger.
Broadly speaking the exchanger is divided based on the direction of fluid flow.
Based on the direction of fluid flow exchanger is divided into 3 (three) types of flow, namely parallel flow, counter flow and cross flow.
Currently, heat exchangers are widely used in the drying industry of small and medium-sized agricultural and small-scale plantation and fishery products.
The use of exchangers in the field of drying is now a need to overcome the problems of drying productivity.
Generally the exchanger used is the opposite flow type (counter flow).
Several studies have been conducted to determine the effectiveness of these exchangers which generally focus on the opposite type of flow.
Specific research studies that reviewed the efficiency of exchangers for the three types of flow have not been found.
This research was conducted to find out the efficiency of heat exchanger temperature for flow type of cross flow, parallel flow and counter flow type.
The research method was fabricated 3 units of gas-gas exchanger type with dimension 50 (P) x 10 (L) x 30 (T) with the number of tubes 17 staggered arrangement.
The results show that the temperature efficiency for the three types of heat exchanger is 21.
3% cross flow flow, 17.
3% flow counter flow and 15.
9% parallel flow flow.
The results concluded that the highest temperature efficiency obtained by cross flow flow type exchanger.
 Keywords: Heat exchanger, parallel flow, counter flow, cross flow, temperature.

Related Results

Kajian karakteristik perpindahan panas pada ruang sistem pengering/pengasapan dengan enersi panas. dari bahan bakar 0
Kajian karakteristik perpindahan panas pada ruang sistem pengering/pengasapan dengan enersi panas. dari bahan bakar 0
Penggunaan lemari pengering untuk pengeringan masih mempunyai kelemahan, yaitu temperatur pengering di dalam lemari pengering sering tidak seragam atau tidak sama di setiap rak yan...
Pembuatan Dan Pengujian Alat Praktikum Penukar Kalor Tipe Double Pipe
Pembuatan Dan Pengujian Alat Praktikum Penukar Kalor Tipe Double Pipe
Perpindahan panas telah menjadi matakuliah dibeberapa program studi teknik diseluruh indonesia. Selain itu, matakuliah penukar kalor juga telah banyak dibuka sebagai matakuliah pil...
Karakteristik Pengering Surya (Solar Dryer) Dengan Turbin Ventilator
Karakteristik Pengering Surya (Solar Dryer) Dengan Turbin Ventilator
Pada penelitian terdahulu, alat pengering yang dianalisis adalah pengering surya dengan kolektor sekunder, rak bertingkat dan exhaust fan. Penelitian tersebut berhasil mengatasi fe...
SISTEM PANAS BUMI TEMPERATUR RENDAH-SEDANG PADA CEKUNGAN KUTAI DAN REKOMENDASI PEMANFAATANNYA
SISTEM PANAS BUMI TEMPERATUR RENDAH-SEDANG PADA CEKUNGAN KUTAI DAN REKOMENDASI PEMANFAATANNYA
Pengembangan panas bumi di Indonesia masih didominasi pada sistem panas bumi vulkanik yang digunakan sebagai pemanfaatan tidak langsung (listrik), padahal sekitar 70% dari 357 loka...
ANALISA FAKTOR GESEKAN ALAT PENUKAR KALOR PIPA KONSENTRIK SALURAN SILINDER SKALA LABORATORIUM
ANALISA FAKTOR GESEKAN ALAT PENUKAR KALOR PIPA KONSENTRIK SALURAN SILINDER SKALA LABORATORIUM
Alat penukar kalor adalah suatu alat untuk memindahkan kalor antara dua jenis fluida. Pada Pengujian ini, menggunakan pipa aluminium dengan diameter luar pipa dalam 25mm, diameter ...
Rekayasa alat pengering lada sisten rotary dengan pengontrol suhu untuk perbaikan mutu bubuk lada
Rekayasa alat pengering lada sisten rotary dengan pengontrol suhu untuk perbaikan mutu bubuk lada
Rekayasa alat pengering lada sistem rotary (P, L dan T, 86, 59 dan 72 cm) dengan pengontrol suhu untuk perbaikan mutu bubuk Lada Borneo Samboja (LBS) bertujuan untuk meningkatkan p...
ANALISIS NILAI TRANSFER PANAS DALAM HEAT EXCHANGER TYPE 1-1 SHELL AND TUBE ALIRAN COUNTER CURRENT MENGGUNAKAN COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS
ANALISIS NILAI TRANSFER PANAS DALAM HEAT EXCHANGER TYPE 1-1 SHELL AND TUBE ALIRAN COUNTER CURRENT MENGGUNAKAN COMPUTATIONAL FLUID DYNAMICS
Unit PLTA memanfaatkan turbin untuk mengkonversi energi kinetik air menjadi energi listrik. Arus alternatif yang terbentuk oleh turbin dikonversi oleh transformator menjadi arus be...

Back to Top