Javascript must be enabled to continue!
Pengaruh Waktu Kontak pada Daya Serap Adsorben Alam Karbon Aktif dari Cangkang Kelapa Sawit terhadap Zat Warna Procion Red
View through CrossRef
Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh kontak pada daya serap adsorben alam karbon aktif dari cangkang kelapa sawit terhadap zat warna procion red. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan daya serap karbon aktif dari limbah cangkang kelapa sawit terhadap procion red yang banyak digunakan sebagai pewarna tekstil. Karbon aktif dibuat dari cangkang kelapa sawit yang telah dibersihkan dan dikeringkan, dikarbonisasi menggunakan furnace pada temperatur 500oC selama 1 jam, dihaluskan dan diayak dengan ukuran 140 mesh. Selanjutnya karbon diaktivasi menggunakan asam fosfat 10% selama 24 jam, dicuci dengan air suling hingga pH normal. Karbon aktif di karakterisasi dengan SEM EDS. Waktu kontak yang digunakan 30, 90, 60, dan 120 men-it. Karakterisasi morfologi karbon aktif menunjukkan bahwa karbon aktif memiliki banyak pori-pori, Komposisi % berat C dan O adalah 74 dan 26. Hasil penelitian menunjukkan karbon aktif cangkang sawit kelapa sawit dapat menyerap procion red hingga 192,363 ppm pada waktu kontak 30 menit. Pada waktu kontak 120 menit penyerapan procion red sebesar 83,13% dan daya serap 43,24 mg/ g. Hasil ini mengindikasikan karbon aktif dari cangkang sawit berpotensi menjadi adsorben zat warna procion red yang merupakan limbah industri tekstil.Keywords: karbon aktif, cangkang kelapa sawit, procion red
Universitas Sriwijaya (Relawan)
Title: Pengaruh Waktu Kontak pada Daya Serap Adsorben Alam Karbon Aktif dari Cangkang Kelapa Sawit terhadap Zat Warna Procion Red
Description:
Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh kontak pada daya serap adsorben alam karbon aktif dari cangkang kelapa sawit terhadap zat warna procion red.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan daya serap karbon aktif dari limbah cangkang kelapa sawit terhadap procion red yang banyak digunakan sebagai pewarna tekstil.
Karbon aktif dibuat dari cangkang kelapa sawit yang telah dibersihkan dan dikeringkan, dikarbonisasi menggunakan furnace pada temperatur 500oC selama 1 jam, dihaluskan dan diayak dengan ukuran 140 mesh.
Selanjutnya karbon diaktivasi menggunakan asam fosfat 10% selama 24 jam, dicuci dengan air suling hingga pH normal.
Karbon aktif di karakterisasi dengan SEM EDS.
Waktu kontak yang digunakan 30, 90, 60, dan 120 men-it.
Karakterisasi morfologi karbon aktif menunjukkan bahwa karbon aktif memiliki banyak pori-pori, Komposisi % berat C dan O adalah 74 dan 26.
Hasil penelitian menunjukkan karbon aktif cangkang sawit kelapa sawit dapat menyerap procion red hingga 192,363 ppm pada waktu kontak 30 menit.
Pada waktu kontak 120 menit penyerapan procion red sebesar 83,13% dan daya serap 43,24 mg/ g.
Hasil ini mengindikasikan karbon aktif dari cangkang sawit berpotensi menjadi adsorben zat warna procion red yang merupakan limbah industri tekstil.
Keywords: karbon aktif, cangkang kelapa sawit, procion red.
Related Results
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
MENENTUKAN WAKTU STANDAR PADA AKTIVITAS KERJA PRODUKSI SABLON MANUAL DI CV. DWIPUTRA IHWA
Analisis waktu standar produksi merupakan salah satu analisis metoda kuantitatif yang dilakukan untuk mengukur waktu produksi dan bertujuan agar dapat memiliki waktu standar sebaga...
Sexava nubila (Orthoptera: Tettigoniidae): Ledakan dan Kerusakannya pada Tanaman Kelapa Sawit / Sexava nubila (Orthoptera: Tettigoniidae): Outbreak and Its Damage on Oil palm
Sexava nubila (Orthoptera: Tettigoniidae): Ledakan dan Kerusakannya pada Tanaman Kelapa Sawit / Sexava nubila (Orthoptera: Tettigoniidae): Outbreak and Its Damage on Oil palm
<p>Oil palm (Elaeis guineensis) is one of the major estate crops in West Papua in terms of total area and production. Thousand hectares of oil palm plantations in Manokwari, ...
BETON NON-PASIR DENGAN AGREGAT CANGKANG KELAPA SAWIT
BETON NON-PASIR DENGAN AGREGAT CANGKANG KELAPA SAWIT
Penelitian ini dimaksudkan untuk memanfaatkan cangkang kelapa sawit sebagai alternatif agregat kasar pada beton non-pasir. Cangkang kelapa sawit mempunyai bobot yang ringan dan kul...
KARBON AKTIF SISA ASAP CAIR DENGAN GAS N2 SEBAGAI ADSORBEN UNTUK MENURUNKAN KADAR LOGAM Hg
KARBON AKTIF SISA ASAP CAIR DENGAN GAS N2 SEBAGAI ADSORBEN UNTUK MENURUNKAN KADAR LOGAM Hg
Telah dilakukan penelitian mengenai sisa atau limbah dari cangkang kelapa sawit untuk dimanfaatkan menjadi karbon aktif dimana akan dimanfaatkan karbon aktif tersebut sebagai karbo...
PEMBUATAN KARBON AKTIF DARI CANGKANG BUAH KARET MELALUI KARBONASI SUHU 600ºC DENGAN AKTIVATOR KOH
PEMBUATAN KARBON AKTIF DARI CANGKANG BUAH KARET MELALUI KARBONASI SUHU 600ºC DENGAN AKTIVATOR KOH
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi optimum konsentrasi aktivator KOH dari karbon aktif cangkang buah karet dan kualitasnya. Proses karbonisasi karbon aktif dilakukan...
KERAGAMAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA (FMA) DI LAHAN GAMBUT KONVERSI HUTAN ALAM MENJADI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT
KERAGAMAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA (FMA) DI LAHAN GAMBUT KONVERSI HUTAN ALAM MENJADI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keragaman Fungi Mikoriza Arbuskula(FMA) lahan gambut konversi hutan alam menjadi perkebunan kelapa sawit diKotawaringin Timur. Penelit...
Analisis Titik Kritis Penjaminan Kualitas Benih Kelapa Sawit di Indonesia
Analisis Titik Kritis Penjaminan Kualitas Benih Kelapa Sawit di Indonesia
Benih kelapa sawit merupakan elemen yang sangat penting dalam menentukan hasil produksi tanaman kelapa sawit. Penggunaan benih sawit berkualitas (unggul) akan memberikan produktifi...
DAMPAK KELAPA SAWIT TERHADAP PEREKONOMIAN DIMASYARAKAT DI KABUPATEN ROKAN HILIR RIAU
DAMPAK KELAPA SAWIT TERHADAP PEREKONOMIAN DIMASYARAKAT DI KABUPATEN ROKAN HILIR RIAU
Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana tenaga kerja pabrik kelapa sawit dan bagaimana produtivitas petani sawit kontribusi perkebunana pabrik kelapa sawit terhadap pendapa...

