Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Analisis Titik Kritis Penjaminan Kualitas Benih Kelapa Sawit di Indonesia

View through CrossRef
Benih kelapa sawit merupakan elemen yang sangat penting dalam menentukan hasil produksi tanaman kelapa sawit. Penggunaan benih sawit berkualitas (unggul) akan memberikan produktifitas yang maksmimal. Namun, hingga saat ini masih banyak penggunaan benih kelapa sawit ilegitim (tidak berkualitas) khususnya pada pekebun di perkebunan rakyat. Standardisasi merupakan cara yang tepat dalam rangka penyediaan dan penjaminan benih sawit unggul melalui penentuan kriteria yang ketat dalam proses seleksi hingga jaminan sifat dan kualitas dari benih yang ditanam. Sebagai tahap awal dan dasar pengembangan standar diperlukan identifikasi tahapan krusial dalam rantai pasok benih kelapa sawit hingga ke tangan konsumen. Maka penelitian ini bertujuan untuk menganalisis titik kritis terhadap penjaminan kualitas benih kelapa sawit di Indonesia dalam rangka memberikan jaminan tersedianya benih kelapa sawit berkualitas. Penelitian ini menggunakan metode eksploratif secara kualitatif untuk memperoleh data dan informasi terkait titik kritis pada rantai proses penyediaan benih kelapa sawit dari para responden yang terdiri dari produsen, penangkar, Pemerintah dan ahli (expert) dalam bidang benih kelapa sawit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 5 (lima) titik kritis dalam penjaminan kualitas benih kelapa sawit di Indonesia, yaitu proses produksi khususnya pada tahapan polinasi, proses pembibitan (pembesaran), proses sertifikasi, proses pengawasan, dan pengetahuan dari pekebun khususnya pada perkebunan rakyat terhadap pentingnya penggunaan benih kelapa sawit berkualitas. Kelima titik kritis tersebut direkomendasikan sebagai dasar dalam pengembangan standar nasional dalam penjaminan benih kelapa sawit yang berkualitas demi terwujudnya program Pemerintah dalam peningkatan produktifitas perkebunan kelapa sawit di Indonesia.
Title: Analisis Titik Kritis Penjaminan Kualitas Benih Kelapa Sawit di Indonesia
Description:
Benih kelapa sawit merupakan elemen yang sangat penting dalam menentukan hasil produksi tanaman kelapa sawit.
Penggunaan benih sawit berkualitas (unggul) akan memberikan produktifitas yang maksmimal.
Namun, hingga saat ini masih banyak penggunaan benih kelapa sawit ilegitim (tidak berkualitas) khususnya pada pekebun di perkebunan rakyat.
Standardisasi merupakan cara yang tepat dalam rangka penyediaan dan penjaminan benih sawit unggul melalui penentuan kriteria yang ketat dalam proses seleksi hingga jaminan sifat dan kualitas dari benih yang ditanam.
Sebagai tahap awal dan dasar pengembangan standar diperlukan identifikasi tahapan krusial dalam rantai pasok benih kelapa sawit hingga ke tangan konsumen.
Maka penelitian ini bertujuan untuk menganalisis titik kritis terhadap penjaminan kualitas benih kelapa sawit di Indonesia dalam rangka memberikan jaminan tersedianya benih kelapa sawit berkualitas.
Penelitian ini menggunakan metode eksploratif secara kualitatif untuk memperoleh data dan informasi terkait titik kritis pada rantai proses penyediaan benih kelapa sawit dari para responden yang terdiri dari produsen, penangkar, Pemerintah dan ahli (expert) dalam bidang benih kelapa sawit.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 5 (lima) titik kritis dalam penjaminan kualitas benih kelapa sawit di Indonesia, yaitu proses produksi khususnya pada tahapan polinasi, proses pembibitan (pembesaran), proses sertifikasi, proses pengawasan, dan pengetahuan dari pekebun khususnya pada perkebunan rakyat terhadap pentingnya penggunaan benih kelapa sawit berkualitas.
Kelima titik kritis tersebut direkomendasikan sebagai dasar dalam pengembangan standar nasional dalam penjaminan benih kelapa sawit yang berkualitas demi terwujudnya program Pemerintah dalam peningkatan produktifitas perkebunan kelapa sawit di Indonesia.

Related Results

KERAGAMAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA (FMA) DI LAHAN GAMBUT KONVERSI HUTAN ALAM MENJADI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT
KERAGAMAN FUNGI MIKORIZA ARBUSKULA (FMA) DI LAHAN GAMBUT KONVERSI HUTAN ALAM MENJADI PERKEBUNAN KELAPA SAWIT
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui keragaman Fungi Mikoriza Arbuskula(FMA) lahan gambut konversi hutan alam menjadi perkebunan kelapa sawit diKotawaringin Timur. Penelit...
REDESAIN KEBIJAKAN PENGEMBANGAN INDUSTRI BENIH TANAMAN PANGAN DAN SAYURAN BERBASIS PERMINTAAN PASAR
REDESAIN KEBIJAKAN PENGEMBANGAN INDUSTRI BENIH TANAMAN PANGAN DAN SAYURAN BERBASIS PERMINTAAN PASAR
Pembebasan kembali investasi asing melalui UU No. 11/2021 (UU No. 2/2022, UU No. 6/2023) tentang Cipta Kerja mendorong industri benih tanaman pangan dan sayuran lebih kompetitif. S...
DAMPAK KELAPA SAWIT TERHADAP PEREKONOMIAN DIMASYARAKAT DI KABUPATEN ROKAN HILIR RIAU
DAMPAK KELAPA SAWIT TERHADAP PEREKONOMIAN DIMASYARAKAT DI KABUPATEN ROKAN HILIR RIAU
Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana tenaga kerja pabrik kelapa sawit dan bagaimana produtivitas petani sawit kontribusi perkebunana pabrik kelapa sawit terhadap pendapa...
Trend Produksi Dan Produktivitas Kelapa Sawit Provinsi Kalimantan Selatan
Trend Produksi Dan Produktivitas Kelapa Sawit Provinsi Kalimantan Selatan
Salah satu potensi unggulan sektor perkebunan di Kalimantan Selatan adalah kelapa sawit. Perlu pengelolaan perkebunan kelapa sawit secara efisien dengan produktivitas tinggi, sehin...
RANCANG BANGUN PEMBIBITAN KELAPA SAWIT BERBASIS IOT(INTERNET OF THINGS)
RANCANG BANGUN PEMBIBITAN KELAPA SAWIT BERBASIS IOT(INTERNET OF THINGS)
Kelapa sawit adalah tanaman industri/ perkebunan yang diolah sebagai penghasil bahan baku minyak masak, minyak perseroan, maupun bahan bakar. Dalam pengembangan usaha budidaya tana...
Penerapan Teorema Bayes Untuk Mendiagnosa Hama dan Penyakit Pada Tanaman Kelapa Sawit
Penerapan Teorema Bayes Untuk Mendiagnosa Hama dan Penyakit Pada Tanaman Kelapa Sawit
Kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) merupakan tanaman perkebunan sebagai penghasil minyak. Indonesia merupakan produsen minyak kelapa sawit terbesar di dunia. Kelapa sawit tumbu...

Back to Top