Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

KARBON AKTIF SISA ASAP CAIR DENGAN GAS N2 SEBAGAI ADSORBEN UNTUK MENURUNKAN KADAR LOGAM Hg

View through CrossRef
Telah dilakukan penelitian mengenai sisa atau limbah dari cangkang kelapa sawit untuk dimanfaatkan menjadi karbon aktif dimana akan dimanfaatkan karbon aktif tersebut sebagai karbon asap cair  karbon aktif cangkang kelapa sawit sisa karbon hasil asap cair    dengan menggunakan gas N2 pada suhu 600oC sebagai adsorben untuk  proses penurunan kadar logam Hg pada limbah cair tambang emas . Karbon aktif yang digunakan dibuat dengan memanfaatkan karbon cangkang kelapa sawit sisa karbon asap cair, dimana karbon yang diperoleh dilakukan  proses dehidrasi, karbonisasi, dan aktivasi dengan menggunakan H3PO4. Setelah diperoleh karbon aktif cangkang kelapa sawit sisa asap cair maka dilakukan karakterisasi dan juga sifat adsorbennya terhadap logam Hg, sebagai pembanding digunakan kitosan.   Hasil karakterisasi FT-IR yang diperoleh menunjukkan  spectrum   dengan puncak-puncak serapan pada daerah  bilangan gelombang: 2324.67, 2203.24, 2106.98, 2090.96, 2014.79, 1980.72, 1971.51cm-1.Selanjutnya dilakukan analisis kadar logam Hg dengan menggunakan metode  induktif  Plasma - Atomic Emission Spectrometer (ICP - AES).
Title: KARBON AKTIF SISA ASAP CAIR DENGAN GAS N2 SEBAGAI ADSORBEN UNTUK MENURUNKAN KADAR LOGAM Hg
Description:
Telah dilakukan penelitian mengenai sisa atau limbah dari cangkang kelapa sawit untuk dimanfaatkan menjadi karbon aktif dimana akan dimanfaatkan karbon aktif tersebut sebagai karbon asap cair  karbon aktif cangkang kelapa sawit sisa karbon hasil asap cair    dengan menggunakan gas N2 pada suhu 600oC sebagai adsorben untuk  proses penurunan kadar logam Hg pada limbah cair tambang emas .
Karbon aktif yang digunakan dibuat dengan memanfaatkan karbon cangkang kelapa sawit sisa karbon asap cair, dimana karbon yang diperoleh dilakukan  proses dehidrasi, karbonisasi, dan aktivasi dengan menggunakan H3PO4.
Setelah diperoleh karbon aktif cangkang kelapa sawit sisa asap cair maka dilakukan karakterisasi dan juga sifat adsorbennya terhadap logam Hg, sebagai pembanding digunakan kitosan.
   Hasil karakterisasi FT-IR yang diperoleh menunjukkan  spectrum   dengan puncak-puncak serapan pada daerah  bilangan gelombang: 2324.
67, 2203.
24, 2106.
98, 2090.
96, 2014.
79, 1980.
72, 1971.
51cm-1.
Selanjutnya dilakukan analisis kadar logam Hg dengan menggunakan metode  induktif  Plasma - Atomic Emission Spectrometer (ICP - AES).

Related Results

PENGARUH JENIS DAN RASIO PENAMBAHAN ADSORBEN PADA PEMURNIAN ASAP CAIR
PENGARUH JENIS DAN RASIO PENAMBAHAN ADSORBEN PADA PEMURNIAN ASAP CAIR
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis dan rasio penambahan adsorben pada pemurnian asap cair. Asap cair yang digunakan adalah asap cair grade 3 dari bahan tempur...
Karakteristik Fisiko Kimia Dan Polisiklik Aromatik Hidrokarbon Ikan Julung (Hemirhampus marginatus) Asap Cair Cangkang Pala
Karakteristik Fisiko Kimia Dan Polisiklik Aromatik Hidrokarbon Ikan Julung (Hemirhampus marginatus) Asap Cair Cangkang Pala
Tujuan penelitian yaitu: menentukan konsentrasi dan lama perendaman dalam larutan asap cair yang optimum melalui percobaan untuk mengaplikasikan asap cair hasil pirolisis cangkang ...
Efektivitas Kombinasi Kitosan dan Ampas Teh Sebagai Adsorben Alami dalam Menurunkan Konsentrasi Timbal Pada Limbah Cair PT PXI
Efektivitas Kombinasi Kitosan dan Ampas Teh Sebagai Adsorben Alami dalam Menurunkan Konsentrasi Timbal Pada Limbah Cair PT PXI
ABSTRAKLogam berat merupakan salah satu bahan kimia berbahaya yang dapat menimbulkan bahaya bagi lingkungan dan makhluk hidup karena memiliki toksisitas yang tinggi dan tidak dapat...
Penentuan Kandungan Logam Magnetik Komponen Penyusun Abu Layang Batubara
Penentuan Kandungan Logam Magnetik Komponen Penyusun Abu Layang Batubara
Telah dilakukan penelitian penentuan kandungan logam magnetik penyusun abu layang batubara. Abu layang merupakan material berupa serbuk halus yang dihasilkan dari pembakaran batuba...
POTENSI LIMBAH KULIT JAGUNG UNTUK ASAP CAIR SEBAGAI PENGAWET MAKANAN MELALUI METODE PIROLISIS
POTENSI LIMBAH KULIT JAGUNG UNTUK ASAP CAIR SEBAGAI PENGAWET MAKANAN MELALUI METODE PIROLISIS
Kulit jagung merupakan limbah biomassa yang mengandung bahan lignoselulosa seperti selulosa, hemiselulosa dan lignin. Dengan adanya kandungan bahan lignoselulosa tersebut, kulit ja...
STUDI PENGOLAHAN LIMBAH TEMPURUNG KELAPA DENGAN METODE PIROLISIS UNTUK MENGHASILKAN ASAP CAIR
STUDI PENGOLAHAN LIMBAH TEMPURUNG KELAPA DENGAN METODE PIROLISIS UNTUK MENGHASILKAN ASAP CAIR
Indonesia merupakan negara penghasil kelapa terbesar di dunia, salah satu daerah yang menghasilkan kelapa adalah Sumatera barat. Bertambahnya produksi kelapa, maka bertambahnya lim...
Potensi Pemanfaatan Asap Cair (Liquid Smoke) Menjadi Bio-Disinfectant dari Limbah Kayu Karet dan Kayu Akasia
Potensi Pemanfaatan Asap Cair (Liquid Smoke) Menjadi Bio-Disinfectant dari Limbah Kayu Karet dan Kayu Akasia
Bio-disinfectant dari asap cair adalah alternatif untuk menggantikan penggunaan disinfektan kimia yang menyebabkan efek terhadap kesehatan karena meninggalkan residu berbahaya. Tuj...

Back to Top