Javascript must be enabled to continue!
PENGARUH KONSENTRASI AKTIVATOR H3PO4 TERHADAP KARBON AKTIF AMPAS TEBU
View through CrossRef
Ampas tebu adalah sisa penggilingan tebu yang sebagian belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Kurang lebih 50% ampas tebu yang diperoleh setiap pabrik gula dijadikan untuk bahan bakar boiler kemudian sisanya ditimbun sebgai buangan. Ampas tebu mempunyai kandungan karbon cukup tinggi sehingga bisa digunakan untuk bahan dasar karbon aktif. Dilakukan penelitian tentang pembuatan karbon aktif ampas tebu dengan menggunakan aktivator H3PO4. Metode penelitian yang dilakukan yaitu dengan metode eksperimen secara kuantitatif. Untuk mengetahui mutu karbon aktif dilakukan pengujian meliputi uji kadar air, kadar ZMM, kadar abu dan kadar karbon terikat. Serta diukur luas permukaannya dengan metode methylene blue serta karakterisasi dengan SEM dan FTIR. Luas permukaan terbesar diperoleh pada sampel yang teraktivasi H3PO4 5% yaitu 11,0893 m2/g. Hasil analisis SEM menunjukkan karbon aktif ampas tebu yang teraktivasi H3PO4 5% memiliki pori-pori lebih banyak dibandingkan karbon aktif yang teraktvasi H3PO4 0% dan 15%. Hasil penelitian FTIR menunjukkan terdapatnya gugus fungsi OH, N-H, C=C, C-H alkana, C-O, OH, C-H. Vaiasi karakteristik yang optimum pada karbon aktif ampas tebu terdapat pada sampel B yang memilki nilai kadar air, kadar ZMM, kadar abu dan kadar karbon terikat memenuhi SNI No 06-3730-1995 mengenai karbon aktif.
Kata Kunci: Karbon aktif, Ampas Tebu, H3PO4 , SEM, FTIR
Lembaga Penelitian dan Pengabdian masyarakat Universitas Jambi
Title: PENGARUH KONSENTRASI AKTIVATOR H3PO4 TERHADAP KARBON AKTIF AMPAS TEBU
Description:
Ampas tebu adalah sisa penggilingan tebu yang sebagian belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat.
Kurang lebih 50% ampas tebu yang diperoleh setiap pabrik gula dijadikan untuk bahan bakar boiler kemudian sisanya ditimbun sebgai buangan.
Ampas tebu mempunyai kandungan karbon cukup tinggi sehingga bisa digunakan untuk bahan dasar karbon aktif.
Dilakukan penelitian tentang pembuatan karbon aktif ampas tebu dengan menggunakan aktivator H3PO4.
Metode penelitian yang dilakukan yaitu dengan metode eksperimen secara kuantitatif.
Untuk mengetahui mutu karbon aktif dilakukan pengujian meliputi uji kadar air, kadar ZMM, kadar abu dan kadar karbon terikat.
Serta diukur luas permukaannya dengan metode methylene blue serta karakterisasi dengan SEM dan FTIR.
Luas permukaan terbesar diperoleh pada sampel yang teraktivasi H3PO4 5% yaitu 11,0893 m2/g.
Hasil analisis SEM menunjukkan karbon aktif ampas tebu yang teraktivasi H3PO4 5% memiliki pori-pori lebih banyak dibandingkan karbon aktif yang teraktvasi H3PO4 0% dan 15%.
Hasil penelitian FTIR menunjukkan terdapatnya gugus fungsi OH, N-H, C=C, C-H alkana, C-O, OH, C-H.
Vaiasi karakteristik yang optimum pada karbon aktif ampas tebu terdapat pada sampel B yang memilki nilai kadar air, kadar ZMM, kadar abu dan kadar karbon terikat memenuhi SNI No 06-3730-1995 mengenai karbon aktif.
Kata Kunci: Karbon aktif, Ampas Tebu, H3PO4 , SEM, FTIR.
Related Results
KARAKTERISASI KARBON AKTIF TERAKTIVASI NaCl DARI AMPAS TAHU
KARAKTERISASI KARBON AKTIF TERAKTIVASI NaCl DARI AMPAS TAHU
<p>Ampas tahu merupakan residu proses pembuatan tahu. Ampas tahu yang dihasilkan dalam proses pembuatan tahu cukup melimpah. Pemanfaatan ampas tahu selama ini dapat digunakan...
PEMBUATAN KARBON AKTIF DARI CANGKANG BUAH KARET MELALUI KARBONASI SUHU 600ºC DENGAN AKTIVATOR KOH
PEMBUATAN KARBON AKTIF DARI CANGKANG BUAH KARET MELALUI KARBONASI SUHU 600ºC DENGAN AKTIVATOR KOH
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi optimum konsentrasi aktivator KOH dari karbon aktif cangkang buah karet dan kualitasnya. Proses karbonisasi karbon aktif dilakukan...
KARAKTERISTIK BIOBRIKET AMPAS TEBU PT.MADUBARU PG MADUKISMO YOGYAKARTA
KARAKTERISTIK BIOBRIKET AMPAS TEBU PT.MADUBARU PG MADUKISMO YOGYAKARTA
Sebagai salah satu usaha untuk meminimalisir limbah ampas tebu dan tetes tebu (molase) di PT.Madubaru PG.Madukismo Kecamatan Kasihan Bantul Yogyakarta, dibutuhkan penanganan dan pe...
Adsorpsi Logam Krom (Cr) Total Limbah Cair Batik Menggunakan Karbon Aktif Ampas Kopi
Adsorpsi Logam Krom (Cr) Total Limbah Cair Batik Menggunakan Karbon Aktif Ampas Kopi
Salah satu cemaran yang dihasilkan limbah cair batik adalah kromium (Cr) yang bersifat karsinogenik. Kandungan hidrokarbon dan selulosa ampas kopi yang tinggi dapat digunakan sebag...
Perancangan Desain Produk Alat Pemeras Tebu Elektrik dengan Menggunakan Metode Quality Deployment(QFD)
Perancangan Desain Produk Alat Pemeras Tebu Elektrik dengan Menggunakan Metode Quality Deployment(QFD)
Tebu merupakan tanaman yang mengandung sari gula. Alat pemeras tebu adalah sebuah alat yang berfungsi untuk memisahkan antara sari tebu dengan ampas tebu. Cara kerja mesin pemeras ...
Potensi Pemanfaatan Ampas Tebu sebagai Bahan Baku Pakan Ikan
Potensi Pemanfaatan Ampas Tebu sebagai Bahan Baku Pakan Ikan
Ampas tebu merupakan salah satu produk samping yang dihasilkan oleh industri gula dan belum dimanfaatkan secara optimal. Ampas tebu yang dihasilkan oleh proses produksi gula mencap...
Potensi Pemanfaatan Ampas Tebu sebagai Bahan Baku Pakan Ikan
Potensi Pemanfaatan Ampas Tebu sebagai Bahan Baku Pakan Ikan
Ampas tebu merupakan salah satu produk samping yang dihasilkan oleh industri gula dan belum dimanfaatkan secara optimal. Ampas tebu yang dihasilkan oleh proses produksi gula mencap...
Efek Lama Pemeraman Silase Ampas Tebu (Saccharum officinarium L.) dengan Penambahan Urea dan Kapur (Ca(OH)2) Terhadap Kualitas Nutrisi
Efek Lama Pemeraman Silase Ampas Tebu (Saccharum officinarium L.) dengan Penambahan Urea dan Kapur (Ca(OH)2) Terhadap Kualitas Nutrisi
ABSTRAK. Besarnya limbah ampas tebu yang dihasilkan belum mampu dimanfaatkan oleh masyarakat sehingga ampas tebu yang dihasilkan sering kali dibuang dan diabaikan. Pembakaran ampas...

