Javascript must be enabled to continue!
Perancangan Desain Produk Alat Pemeras Tebu Elektrik dengan Menggunakan Metode Quality Deployment(QFD)
View through CrossRef
Tebu merupakan tanaman yang mengandung sari gula. Alat pemeras tebu adalah sebuah alat yang berfungsi untuk memisahkan antara sari tebu dengan ampas tebu. Cara kerja mesin pemeras tebu secara umum yaitu tebu dimasukkan kedalam lubang pemeras tebu hingga keluar sari tebu. Keterbatasan tempat pedagang es tebu dalam menjalankan usaha pada lokasi tertentu dikarenakan tingkat kebisingan mesin dapat mengganggu lingkungan sekitar. Dan rendahnya kecepatan proses produksi pada mesin pemerasan es tebu. Tujuan penelitian ini adalah: (1) Merancang mesin pemeras tebu yang memudahkan pedagang, (2) Membuat inovasi pada mesin pemeras tebu, (3) Memudahkan proses pemeras tebu dengan tenaga elektrik. Untuk merancang suatu produk dalam hal ini alat pemeras tebu, diperlukan suatu metode agar perancangan dapat diketahui dengan baik. Pada penelitian ini, penulis menggunakan metode Quality Function Deployment dimana pengertiannya adalah suatu metode yang mencakup untuk mengetahui kebutuhan apa yang diperlukan konsumen pada suatu produk dan kebutuhan tersebut haruslah diintegrasikan pada spesifikasi-spesifikasi produk yang dikembangkan. Dan pada metode ini memiliki tujuan utama yaitu memprioritaskan keinginan dan kebutuhan pelanggan secara lisan dan tidak lisan, menerjemahkan kebutuhan kedalam karakteristik teknis dan spesifikasi dan membangun serta memberikan kualitas produk atau layanan dengan memfokuskan setiap kepuasan pelanggan. Hasil pendekatan dengan metode QFD menunjukan bahwa kinerja karakteristik teknik dengan nilai tertinggi pada usia pakai alat pemeras tebu dengan nilai derajat kepentingan sebesar 20%, kemudian karakteristik teknik kekuatan bahan dan kualitas mesin dengan masing-masing nilai derajat kepentingan sebesar 16%. Sedangkan dari 11 atribut kebutuhan konsumen yang memperoleh nilai relative weight tertinggi adalah nilai tambah pada alat pemeras tebu dengan nilai relative weight sebesar 17,09%.Dan perkiraan biaya pada alat pemeras tebu ini relative murah dengan harga Rp.1.000.000,00 per unit. Dengan tingkat kesulitan dalam proses pembuatan produk cukup mudah.
Universitas Sumatera Utara
Title: Perancangan Desain Produk Alat Pemeras Tebu Elektrik dengan Menggunakan Metode Quality Deployment(QFD)
Description:
Tebu merupakan tanaman yang mengandung sari gula.
Alat pemeras tebu adalah sebuah alat yang berfungsi untuk memisahkan antara sari tebu dengan ampas tebu.
Cara kerja mesin pemeras tebu secara umum yaitu tebu dimasukkan kedalam lubang pemeras tebu hingga keluar sari tebu.
Keterbatasan tempat pedagang es tebu dalam menjalankan usaha pada lokasi tertentu dikarenakan tingkat kebisingan mesin dapat mengganggu lingkungan sekitar.
Dan rendahnya kecepatan proses produksi pada mesin pemerasan es tebu.
Tujuan penelitian ini adalah: (1) Merancang mesin pemeras tebu yang memudahkan pedagang, (2) Membuat inovasi pada mesin pemeras tebu, (3) Memudahkan proses pemeras tebu dengan tenaga elektrik.
Untuk merancang suatu produk dalam hal ini alat pemeras tebu, diperlukan suatu metode agar perancangan dapat diketahui dengan baik.
Pada penelitian ini, penulis menggunakan metode Quality Function Deployment dimana pengertiannya adalah suatu metode yang mencakup untuk mengetahui kebutuhan apa yang diperlukan konsumen pada suatu produk dan kebutuhan tersebut haruslah diintegrasikan pada spesifikasi-spesifikasi produk yang dikembangkan.
Dan pada metode ini memiliki tujuan utama yaitu memprioritaskan keinginan dan kebutuhan pelanggan secara lisan dan tidak lisan, menerjemahkan kebutuhan kedalam karakteristik teknis dan spesifikasi dan membangun serta memberikan kualitas produk atau layanan dengan memfokuskan setiap kepuasan pelanggan.
Hasil pendekatan dengan metode QFD menunjukan bahwa kinerja karakteristik teknik dengan nilai tertinggi pada usia pakai alat pemeras tebu dengan nilai derajat kepentingan sebesar 20%, kemudian karakteristik teknik kekuatan bahan dan kualitas mesin dengan masing-masing nilai derajat kepentingan sebesar 16%.
Sedangkan dari 11 atribut kebutuhan konsumen yang memperoleh nilai relative weight tertinggi adalah nilai tambah pada alat pemeras tebu dengan nilai relative weight sebesar 17,09%.
Dan perkiraan biaya pada alat pemeras tebu ini relative murah dengan harga Rp.
1.
000.
000,00 per unit.
Dengan tingkat kesulitan dalam proses pembuatan produk cukup mudah.
Related Results
Penerapan Mesin Pemeras Tomat pada UMKM Rusdiana Sari Tomat Kecamatan Blimbing Kota Malang
Penerapan Mesin Pemeras Tomat pada UMKM Rusdiana Sari Tomat Kecamatan Blimbing Kota Malang
Transmisi pada mesin pemeras tomat ini merupakan bagian yang sangat penting. tujuan dari perencanna transmisi mesin pemeras tomat ini adalah mengetahui cara merancang sistem transm...
BELA NEGARA UNTUK MEWUJUDKAN USATANI TEBU BERKELANJUTAN
BELA NEGARA UNTUK MEWUJUDKAN USATANI TEBU BERKELANJUTAN
Artikel Bela Negara Untuk Mewujudkan Usahatani Tebu Berkelanjutan ditulis sebagai aktualisasi diri, mencurahkan bakti kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Menunjukkan kepedul...
PENGARUH SERAT TEBU TERHADAP SIFAT MEKANIS
PENGARUH SERAT TEBU TERHADAP SIFAT MEKANIS
Populasi manusia saat ini yang semakin meningkat tiap tahunnya mengakibatkan meningkatnya jumlah kebutuhan pangan dan papan. Dua kebutuhan tersebut sebenarnya dapat dimanfaatkan de...
TRADISI TABU MANTEN
TRADISI TABU MANTEN
Tradisi Tebu Manten merupakan salah satu bentuk keariafan lokal yang berkembang di masyarakat, khususnya di daerah yang memiliki indutrsi gula. Pabrik Gula memiliki tradisi unik sa...
ANALISIS KEINGINAN BERHENTI MEROKOK PADA PENGGUNA ROKOK ELEKTRIK DEWASA MUDA DI PROVINSI BALI
ANALISIS KEINGINAN BERHENTI MEROKOK PADA PENGGUNA ROKOK ELEKTRIK DEWASA MUDA DI PROVINSI BALI
ABSTRAK
Tren penggunaan rokok elektrik semakin meningkat di kalangan anak muda. Salah satu upaya untuk menanggulangi bahaya rokok elektrik yaitu dengan mengurangi atau berhenti me...
Quality Function Deployment in Healthcare: Systematic Literature Review
Quality Function Deployment in Healthcare: Systematic Literature Review
More specific knowledge about Quality Function Deployment (QFD) has grown rapidly. There is a lot of research on the application of QFD in various industrial sectors including manu...
Potensi Pemanfaatan Ampas Tebu sebagai Bahan Baku Pakan Ikan
Potensi Pemanfaatan Ampas Tebu sebagai Bahan Baku Pakan Ikan
Ampas tebu merupakan salah satu produk samping yang dihasilkan oleh industri gula dan belum dimanfaatkan secara optimal. Ampas tebu yang dihasilkan oleh proses produksi gula mencap...
Potensi Pemanfaatan Ampas Tebu sebagai Bahan Baku Pakan Ikan
Potensi Pemanfaatan Ampas Tebu sebagai Bahan Baku Pakan Ikan
Ampas tebu merupakan salah satu produk samping yang dihasilkan oleh industri gula dan belum dimanfaatkan secara optimal. Ampas tebu yang dihasilkan oleh proses produksi gula mencap...

