Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

E EFEKTIFITAS KARBON AKTIF TONGKOL JAGUNG TERHADAP KADAR pH, TSS DAN TDS PADA LIMBAH CAIR PT PERTA SAMTAN GAS

View through CrossRef
Jagung (Zea mays) merupakan salah satu tanaman pangan penghasil karbohidrat yang terpenting di dunia selain gandum dan padi. Jagung menghasilkan limbah padat berupa daun jagung dan tongkol jagung. Pada tongkol jagung dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan karbon aktif untuk meningkatkan nilai ekonomis dari tongkol jagung. Pada tongkol jagung terdapat kandungan selulosa 41% dan hemiselulosa 36%. Pada Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan karbon aktif serta proses aktivasi dan efektifitas karbon aktif tongkol jagung untuk mengelolah limbah cair PT Perta Samtan Gas terhadap kadar pH, TSS, dan TDS. Pembuatan karbon aktif mempunyai tiga proses yaitu proses dehidrasi, karbonisasi, dan aktivasi. Bahan kimia yang digunakan untuk aktivasi karbon aktif yaitu H2SO4 1 M, pada proses karbonisasi pada suhu 500°C selama 30 menit. Karbon aktif diuji karakteristiknya seperti kadar air, kadar abu, kadar zat menguap, dan kadar iodin. Karbon aktif kemudian diuji dengan limbah cair PT Perta Samtan Gas menggunakan variasi sebanyak 0,5 g; 1,0 g; 1,5 g dan variasi waktu kontak perendaman 30 menit dan 60 menit. Hasil yang optimal diperoleh pada variasi massa karbon aktif 1.5 gr dan waktu perendaman 60 menit. Efektifitas yang mampu dihasilkan dari pengujian limbah cair tersebut adalah pH sebesar 13,46% terjadi perubahan pH dari 5,2 menjadi 5,9, Nilai TSS sebesar 82,45% yaitu penurunan dari 718 mg/L menjadi 126 mg/l dan Nilai TDS sebesar 87,33%, yaitu penurunan dari 884 mg/l menjadi 112 mg/l. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karbon aktif yang dibuat dari tongkol jagung efektif digunakan pada pengolahan limbah cair dengan adanya penurunan nilai pH,TSS dan    TDS.
Title: E EFEKTIFITAS KARBON AKTIF TONGKOL JAGUNG TERHADAP KADAR pH, TSS DAN TDS PADA LIMBAH CAIR PT PERTA SAMTAN GAS
Description:
Jagung (Zea mays) merupakan salah satu tanaman pangan penghasil karbohidrat yang terpenting di dunia selain gandum dan padi.
Jagung menghasilkan limbah padat berupa daun jagung dan tongkol jagung.
Pada tongkol jagung dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan karbon aktif untuk meningkatkan nilai ekonomis dari tongkol jagung.
Pada tongkol jagung terdapat kandungan selulosa 41% dan hemiselulosa 36%.
Pada Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pembuatan karbon aktif serta proses aktivasi dan efektifitas karbon aktif tongkol jagung untuk mengelolah limbah cair PT Perta Samtan Gas terhadap kadar pH, TSS, dan TDS.
Pembuatan karbon aktif mempunyai tiga proses yaitu proses dehidrasi, karbonisasi, dan aktivasi.
Bahan kimia yang digunakan untuk aktivasi karbon aktif yaitu H2SO4 1 M, pada proses karbonisasi pada suhu 500°C selama 30 menit.
Karbon aktif diuji karakteristiknya seperti kadar air, kadar abu, kadar zat menguap, dan kadar iodin.
Karbon aktif kemudian diuji dengan limbah cair PT Perta Samtan Gas menggunakan variasi sebanyak 0,5 g; 1,0 g; 1,5 g dan variasi waktu kontak perendaman 30 menit dan 60 menit.
Hasil yang optimal diperoleh pada variasi massa karbon aktif 1.
5 gr dan waktu perendaman 60 menit.
Efektifitas yang mampu dihasilkan dari pengujian limbah cair tersebut adalah pH sebesar 13,46% terjadi perubahan pH dari 5,2 menjadi 5,9, Nilai TSS sebesar 82,45% yaitu penurunan dari 718 mg/L menjadi 126 mg/l dan Nilai TDS sebesar 87,33%, yaitu penurunan dari 884 mg/l menjadi 112 mg/l.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa karbon aktif yang dibuat dari tongkol jagung efektif digunakan pada pengolahan limbah cair dengan adanya penurunan nilai pH,TSS dan    TDS.

Related Results

PENGOLAHAN LIMBAH CAIR TEKSTIL DENGAN MEMANFAATKAN TONGKOL JAGUNG SEBAGAI KARBON AKTIF MENGGUNAKAN AKTIVATOR NATRIUM HIDROKSIDA (NaOH)
PENGOLAHAN LIMBAH CAIR TEKSTIL DENGAN MEMANFAATKAN TONGKOL JAGUNG SEBAGAI KARBON AKTIF MENGGUNAKAN AKTIVATOR NATRIUM HIDROKSIDA (NaOH)
Indonesia memiliki beragam aktivitas industri, dan hampir semua kegiatan industri tersebut menghasilkan berbagai jenis limbah termasuk limbah padat, limbah cair, limbah gas, serta ...
Karakteristik Sifat Fisis Biobriket Limbah Tongkol Jagung dan Serbuk Kayu
Karakteristik Sifat Fisis Biobriket Limbah Tongkol Jagung dan Serbuk Kayu
Penelitian ini menggunakan bahan baku limbah tongkol jagung dan serbuk kayu.  Limbah tongkol jagung dan serbuk kayu jumlahnya cukup banyak sehingga mendukung dalam ketersediaan bah...
Keragaan Genotipe Jagung Semi Asal Selfing dan Sibbing untuk Perakitan Varietas Jagung Semi
Keragaan Genotipe Jagung Semi Asal Selfing dan Sibbing untuk Perakitan Varietas Jagung Semi
Jagung semi merupakan tongkol jagung muda yang dipanen sebelum terjadi pembuahan dan memiliki nilai nutrisi tinggi. Produksi jagung semi di Indonesia masih menggunakan varietas jag...
KARBON AKTIF SISA ASAP CAIR DENGAN GAS N2 SEBAGAI ADSORBEN UNTUK MENURUNKAN KADAR LOGAM Hg
KARBON AKTIF SISA ASAP CAIR DENGAN GAS N2 SEBAGAI ADSORBEN UNTUK MENURUNKAN KADAR LOGAM Hg
Telah dilakukan penelitian mengenai sisa atau limbah dari cangkang kelapa sawit untuk dimanfaatkan menjadi karbon aktif dimana akan dimanfaatkan karbon aktif tersebut sebagai karbo...
KELAYAKAN USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DI KABUPATEN MUNA PROVINSI SULAWESI TENGGARA
KELAYAKAN USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DI KABUPATEN MUNA PROVINSI SULAWESI TENGGARA
<p>Feasibility Study of Hybrid Maize Farming in Muna District Southeast Sulawesi Province. Maize harvest area in 2015 in Muna District was 13,159 ha with the production by 32...
EVALUASI PENGELOLAAN LIMBAH CAIR DI RUMAH “X”
EVALUASI PENGELOLAAN LIMBAH CAIR DI RUMAH “X”
Rumah sakit dapat memiliki dampak negatif berupa pencemaran dari suatu proses kegiatan, yaituberupa limbah yang dihasilkan bila tidak dikelola dengan baik. Limbah cair Rumah Sakit ...

Back to Top