Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Evaluasi Pengelolaan Limbah di Pusat Riset Teknologi Aplikasi Isotop dan Radiasi

View through CrossRef
Penggunaan bahan kimia ataupun radioaktif pada penelitian tentunya akan menjadi limbah berbahaya dan beracun bagi lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Limbah yang dihasilkan di PRTAIR dikelola oleh Bidang Keselamatan Kerja dan Lingkungan. Walaupun selama ini sudah berjalan, pelaksanaan manajemen limbah di PRTAIR belum dievaluasi. Berdasarkan pelaksanaan di lapangan, beberapa permasalahan masih ditemukan, diantaranya volume penerimaan limbah dan pengiriman limbah ke pengolah akhir cukup besar sehingga membutuhkan biaya besar. Lebih lanjut, pelimbahan bahan kimia kedaluwarsa masih cukup besar, teknis pengumpulan limbah residu belum tepat dan limbah tanpa identitas masih diterima oleh kelompok KKL. Berdasarkan hal ini perlu dilakukan evaluasi pada personil laboratorium dan pengelola limbah terkait penerapan manajemen limbah. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui karakter limbah radioaktif dan limbah B3 di PRTAIR, mengetahui sirkulasi limbah radioaktif dan limbah B3 tahunan dari 2015–2020, mengetahui penilaian penerapan manajemen limbah pada personil laboratorium dan pengelola limbah di PRTAIR. Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif. Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan menghitung jumlah timbulan limbah, analisis timbulan limbah dan analisis uji-t hasil survei kuesioner para personil laboratorium pada manajemen pengelolaan limbah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter limbah radioaktif dengan volume terbesar adalah limbah kontaminasi waktu paro pendek dan karakter limbah B3 dengan volume terbesar adalah limbah cair mudah terbakar, sirkulasi limbah tertinggi pada pengelolaan limbah periode 2015–2020 di PRTAIR adalah limbah B3 jenis residu laboratorium, dan sebanyak 80% personil laboratorium menyatakan bahwa pengelolaan limbah, kegiatan minimalisasi limbah laboratorium, dan kegiatan pengelolaan limbah di laboratorium sudah baik, tetapi terdapat beberapa catatan yang harus dilakukan, seperti sosialisasi pengelolaan limbah secara rutin, pembuatan prosedur penyimpanan bahan kimia yang dapat diadopsi oleh seluruh laboratorium, dan area penyimpanan bahan kimia yang mendukung.  
Title: Evaluasi Pengelolaan Limbah di Pusat Riset Teknologi Aplikasi Isotop dan Radiasi
Description:
Penggunaan bahan kimia ataupun radioaktif pada penelitian tentunya akan menjadi limbah berbahaya dan beracun bagi lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik.
Limbah yang dihasilkan di PRTAIR dikelola oleh Bidang Keselamatan Kerja dan Lingkungan.
Walaupun selama ini sudah berjalan, pelaksanaan manajemen limbah di PRTAIR belum dievaluasi.
Berdasarkan pelaksanaan di lapangan, beberapa permasalahan masih ditemukan, diantaranya volume penerimaan limbah dan pengiriman limbah ke pengolah akhir cukup besar sehingga membutuhkan biaya besar.
Lebih lanjut, pelimbahan bahan kimia kedaluwarsa masih cukup besar, teknis pengumpulan limbah residu belum tepat dan limbah tanpa identitas masih diterima oleh kelompok KKL.
Berdasarkan hal ini perlu dilakukan evaluasi pada personil laboratorium dan pengelola limbah terkait penerapan manajemen limbah.
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui karakter limbah radioaktif dan limbah B3 di PRTAIR, mengetahui sirkulasi limbah radioaktif dan limbah B3 tahunan dari 2015–2020, mengetahui penilaian penerapan manajemen limbah pada personil laboratorium dan pengelola limbah di PRTAIR.
Metode penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif.
Pelaksanaan kegiatan ini dilakukan dengan menghitung jumlah timbulan limbah, analisis timbulan limbah dan analisis uji-t hasil survei kuesioner para personil laboratorium pada manajemen pengelolaan limbah.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakter limbah radioaktif dengan volume terbesar adalah limbah kontaminasi waktu paro pendek dan karakter limbah B3 dengan volume terbesar adalah limbah cair mudah terbakar, sirkulasi limbah tertinggi pada pengelolaan limbah periode 2015–2020 di PRTAIR adalah limbah B3 jenis residu laboratorium, dan sebanyak 80% personil laboratorium menyatakan bahwa pengelolaan limbah, kegiatan minimalisasi limbah laboratorium, dan kegiatan pengelolaan limbah di laboratorium sudah baik, tetapi terdapat beberapa catatan yang harus dilakukan, seperti sosialisasi pengelolaan limbah secara rutin, pembuatan prosedur penyimpanan bahan kimia yang dapat diadopsi oleh seluruh laboratorium, dan area penyimpanan bahan kimia yang mendukung.
 .

Related Results

Kajian Aspek Keselamatan Kegiatan Pelimbahan Sumber Radiasi Co-60 Bekas Penggunaan di Iradiator Karet Alam (IRKA)
Kajian Aspek Keselamatan Kegiatan Pelimbahan Sumber Radiasi Co-60 Bekas Penggunaan di Iradiator Karet Alam (IRKA)
Iradiator Karet Alam (IRKA) milik Pusat Riset dan Teknologi Aplikasi Isotop dan Radiasi (PRTAIR – BRIN) digunakan sebagai fasilitas radiasi untuk penelitian dan layanan aplikasi is...
Evaluasi Penerapan Proteksi Radiasi pada Pekerja Radiasi di Instalasi Radiologi RS Naili DBS, RS Selaguri, dan RS UNAND
Evaluasi Penerapan Proteksi Radiasi pada Pekerja Radiasi di Instalasi Radiologi RS Naili DBS, RS Selaguri, dan RS UNAND
Telah dilakukan penelitian tentang penerapan proteksi radiasi pada pekerja radiasi di Instalasi Radiologi RS Naili DBS, RS Selaguri dan RS UNAND.  Penelitian bertujuan untuk menge...
Analisis Proteksi Radiasi bagi Pekerja Radiasi di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Universitas Hasanuddin Makassar
Analisis Proteksi Radiasi bagi Pekerja Radiasi di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Universitas Hasanuddin Makassar
Proteksi radiasi adalah cabang ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan teknik kesehatan lingkungan yaitu tentang proteksi yang perlu di berikan kepada seseorang atau sekelompok oran...
PENGENALAN BAHAYA RADIASI DALAM KEHIDUPAN SEHARI - HARI DI SMK KESEHATAN AL FATH SIAK
PENGENALAN BAHAYA RADIASI DALAM KEHIDUPAN SEHARI - HARI DI SMK KESEHATAN AL FATH SIAK
Radiasi adalah salah satu cara perpindahan energi dan panas tanpa menggunakan medium. Perpindahan energi dan panas ini dapat dilihat dalam pancaran sinar matahari. Radiasi mempunya...
Verifikasi Dosis Radiasi Teknik Penyinaran 3D-CRT pada Pasien Kanker Payudara Menggunakan Film EBT3 di Rumah Sakit UNAND
Verifikasi Dosis Radiasi Teknik Penyinaran 3D-CRT pada Pasien Kanker Payudara Menggunakan Film EBT3 di Rumah Sakit UNAND
Verifikasi dosis radiasi teknik penyinaran Three-Dimensional Conformal Radiation Therapy  (3D-CRT) pada pasien kanker payudara telah dilakukan menggunakan film EBT3. Verifikasi do...
Studi Kualitatif Deskriptif : Pengelolaan Limbah Medis Padat pada Beberapa Praktik Mandiri Bidan di Kabupaten Sukabumi dan Kota Depok
Studi Kualitatif Deskriptif : Pengelolaan Limbah Medis Padat pada Beberapa Praktik Mandiri Bidan di Kabupaten Sukabumi dan Kota Depok
Latar Belakang : Limbah medis sebagai limbah B3 (Bahan Berbahaya Beracun) perlu dilakukan pengelolaan terpadu karena dapat menimbulkan kerugian terhadap kesehatan manusia, makhluk ...
Pengelolaan Limbah Ternak
Pengelolaan Limbah Ternak
Limbah adalah sisa proses produksi atau bahan yang tak bernilai, tak berharga, atau tidak laku dijual. Limbah ternak dibentuk dari pakan yang tersisa dari proses pencernaan. Pakan ...

Back to Top