Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Pengelolaan Limbah Ternak

View through CrossRef
Limbah adalah sisa proses produksi atau bahan yang tak bernilai, tak berharga, atau tidak laku dijual. Limbah ternak dibentuk dari pakan yang tersisa dari proses pencernaan. Pakan yang dikonsumsi ternak diproses oleh tubuh melalui saluran pencernaan dengan awal masuk melalui mulut ternak. Limbah ternak dibedakan menjadi limbah padat dan cair. Pembuangan limbah ternak umumnya dilakukan oleh peternak melalui beberapa cara antara lain dibuang di sekitar kandang, di dalam kandang, dialirkan ke sungai dan ditampung dalam bak penampung untuk selanjutnya dijadikan pupuk organik. Ancaman yang dapat muncul akibat dari adanya limbah ternak yang tidak dikelola dengan baik yaitu global warming akibat dari efek gas rumah kaca karena limbah ternak umumnya mengandung amonia (NH3), gas metan (CH4) dan dinitrogen oksida (N2O). Oleh karena itu, limbah ternak memerlukan manajemen penanganan agar keberadaannya tidak merusak lingkungan dan memiliki nilai manfaat yang lebih. Penjelasan manajemen limbah ternak dari buku ini dijelaskan dalam beberapa tahap yaitu 1. Perencanaan (plan), 2. Pelaksanaan (do), 3. Pengawasan (check) dan 4. Aksi (action). Perencanaan pada manajemen limbah ternak perlu memperhatikan hal-hal berikut: 1. Menyalurkan limbah ternak, 2. Menghitung limbah ternak, 3. Menampung limbah ternak, dan 4. Memanfaatkan hasil penampungan limbah ternak. Pengelolaan limbah ternak dapat dipercepat dengan adanya bantuan dari mikroorganisme seperti contohnya EM (Efektif Mikroorganisme). Pengelolaan limbah ternak dapat memanfaatkan EM dalam mengendalikan proses fermentasi dengan tujuan tertentu seperti mengubah limbah menjadi bahan pakan ternak, media jamur, media pakan cacing, media atau pupuk tanaman darat dan air yang memenuhi persyaratan. Limbah ternak juga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk, pakan ternak, produksi gas bio dan pembentukan pertanian terpadu. Limbah ternak saat ini menjadi masalah dalam proses pemeliharaan ternak dan lingkungan sehingga perlu dikelola secara tuntas dan tidak meninggalkan bekas (zero waste). Penanganan untuk pengelolaan limbah ternak diarahkan pada proses aerob dan anaerob yang multiguna untuk mendapatkan produk yang bermanfaat bagi manusia dan lingkungan dengan tetap mengkaji dari segi ekonomisnya. Kajian ekonomi mengenai pengembangan biogas dari limbah ternak meliputi aspek teknis, aspek pasar, aspek institusional-organisasi-manajerial, dan aspek sosial dengan memperhatikan dampak ekonomi dari adanya pengembangan biogas tersebut. Buku ini mampu memberikan informasi secara detail mengenai limbah ternak secara umum sampai pada proses pengolahan, pemasaran, dan kajian ekonomisnya serta memiliki penjelasan yang mudah dipahami oleh khalayak umum.
Title: Pengelolaan Limbah Ternak
Description:
Limbah adalah sisa proses produksi atau bahan yang tak bernilai, tak berharga, atau tidak laku dijual.
Limbah ternak dibentuk dari pakan yang tersisa dari proses pencernaan.
Pakan yang dikonsumsi ternak diproses oleh tubuh melalui saluran pencernaan dengan awal masuk melalui mulut ternak.
Limbah ternak dibedakan menjadi limbah padat dan cair.
Pembuangan limbah ternak umumnya dilakukan oleh peternak melalui beberapa cara antara lain dibuang di sekitar kandang, di dalam kandang, dialirkan ke sungai dan ditampung dalam bak penampung untuk selanjutnya dijadikan pupuk organik.
Ancaman yang dapat muncul akibat dari adanya limbah ternak yang tidak dikelola dengan baik yaitu global warming akibat dari efek gas rumah kaca karena limbah ternak umumnya mengandung amonia (NH3), gas metan (CH4) dan dinitrogen oksida (N2O).
Oleh karena itu, limbah ternak memerlukan manajemen penanganan agar keberadaannya tidak merusak lingkungan dan memiliki nilai manfaat yang lebih.
Penjelasan manajemen limbah ternak dari buku ini dijelaskan dalam beberapa tahap yaitu 1.
Perencanaan (plan), 2.
Pelaksanaan (do), 3.
Pengawasan (check) dan 4.
Aksi (action).
Perencanaan pada manajemen limbah ternak perlu memperhatikan hal-hal berikut: 1.
Menyalurkan limbah ternak, 2.
Menghitung limbah ternak, 3.
Menampung limbah ternak, dan 4.
Memanfaatkan hasil penampungan limbah ternak.
Pengelolaan limbah ternak dapat dipercepat dengan adanya bantuan dari mikroorganisme seperti contohnya EM (Efektif Mikroorganisme).
Pengelolaan limbah ternak dapat memanfaatkan EM dalam mengendalikan proses fermentasi dengan tujuan tertentu seperti mengubah limbah menjadi bahan pakan ternak, media jamur, media pakan cacing, media atau pupuk tanaman darat dan air yang memenuhi persyaratan.
Limbah ternak juga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk, pakan ternak, produksi gas bio dan pembentukan pertanian terpadu.
Limbah ternak saat ini menjadi masalah dalam proses pemeliharaan ternak dan lingkungan sehingga perlu dikelola secara tuntas dan tidak meninggalkan bekas (zero waste).
Penanganan untuk pengelolaan limbah ternak diarahkan pada proses aerob dan anaerob yang multiguna untuk mendapatkan produk yang bermanfaat bagi manusia dan lingkungan dengan tetap mengkaji dari segi ekonomisnya.
Kajian ekonomi mengenai pengembangan biogas dari limbah ternak meliputi aspek teknis, aspek pasar, aspek institusional-organisasi-manajerial, dan aspek sosial dengan memperhatikan dampak ekonomi dari adanya pengembangan biogas tersebut.
Buku ini mampu memberikan informasi secara detail mengenai limbah ternak secara umum sampai pada proses pengolahan, pemasaran, dan kajian ekonomisnya serta memiliki penjelasan yang mudah dipahami oleh khalayak umum.

Related Results

Studi Kualitatif Deskriptif : Pengelolaan Limbah Medis Padat pada Beberapa Praktik Mandiri Bidan di Kabupaten Sukabumi dan Kota Depok
Studi Kualitatif Deskriptif : Pengelolaan Limbah Medis Padat pada Beberapa Praktik Mandiri Bidan di Kabupaten Sukabumi dan Kota Depok
Latar Belakang : Limbah medis sebagai limbah B3 (Bahan Berbahaya Beracun) perlu dilakukan pengelolaan terpadu karena dapat menimbulkan kerugian terhadap kesehatan manusia, makhluk ...
PEMANFAATAN LIMBAH TERNAK SAPI DI KELOMPOK TANI TERNAK SUKATINGGI-1 KAMPUNG CISARONI- LEMBANG
PEMANFAATAN LIMBAH TERNAK SAPI DI KELOMPOK TANI TERNAK SUKATINGGI-1 KAMPUNG CISARONI- LEMBANG
Berdasarkan data Dinas Peternakan tahun 2014, kegiatan ternak sapi perah di Jawa Barat mampu menghasilkan 254.361.179 L susu sapi dengan 31,02% dipasok dari Kabupaten Bandung Barat...
Penerapan Produk Fitobiotik Jamu Ternak Ramah Lingkungan pada “Kelompok Ternak Balanipa” Polewali Mandar Sulawesi Barat
Penerapan Produk Fitobiotik Jamu Ternak Ramah Lingkungan pada “Kelompok Ternak Balanipa” Polewali Mandar Sulawesi Barat
Kegiatan ini mempunyai tujuan untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam meramu “jamu ternak” berdasarkan formulasi ransum, yaitu penyusunan berdasarkan angka ...
ECOFARMING SYSTEM: PENGOLAHAN LIMBAH PETERNAKAN MENJADI BIOKOMPOS DI KELOMPOK TERNAK NGIRING SIMPANG DESA RARANG KECAMATAN TERARA
ECOFARMING SYSTEM: PENGOLAHAN LIMBAH PETERNAKAN MENJADI BIOKOMPOS DI KELOMPOK TERNAK NGIRING SIMPANG DESA RARANG KECAMATAN TERARA
Limbah peternakan khususnya kotoran ternak, seringkali menimbulkan permasalahan lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Kondisi tersebut juga dialami oleh Kelompok Ternak Ng...
PEMANFAATAN LIMBAH INDUSTRI RUMAH TANGGA TEPUNG TAPIOKA UNTUK MENGURANGI DAMPAK LINGKUNGAN
PEMANFAATAN LIMBAH INDUSTRI RUMAH TANGGA TEPUNG TAPIOKA UNTUK MENGURANGI DAMPAK LINGKUNGAN
AbstrakKota dan Kabupaten Tasikmalaya memiliki ragam industri, diantaranya industri rumah tangga pengolahan singkong untuk dijadikan sebagai tepung tapioka yang terdapat di 4 wilay...
Analisis Dampak Pembuangan Limbah Organik Pasar Kramat Jati Terhadap Kualitas Kesehatan Siswa Smpn 50 Jakarta
Analisis Dampak Pembuangan Limbah Organik Pasar Kramat Jati Terhadap Kualitas Kesehatan Siswa Smpn 50 Jakarta
Pembuangan Limbah di Indonesia pada umumnya masih tidak terlalu baik. Secara umum limbah terbagi menjadi beberapa jenis yaitu limbah organik, limbah anorganik, dan limbah kimia. Pe...
ANALISIS STRATEGI PENGELOLAAN LIMBAH DOMESTIK DI RUMAH SAKIT TAHUN 2023
ANALISIS STRATEGI PENGELOLAAN LIMBAH DOMESTIK DI RUMAH SAKIT TAHUN 2023
Timbulan limbah domestik yang dihasilkan selama 3 tahun terakhir yaitu pada tahun 2023 sejumlah 1.134,263 ton, Tahun 2022 sebanyak 1.022,210 ton, pada tahun 2021 sebanyak 554,529 t...
Inovasi teknologi sistem pembakaran sampah ramah lingkungan terbuat dari drum bekas dalam mengurangi emisi asap
Inovasi teknologi sistem pembakaran sampah ramah lingkungan terbuat dari drum bekas dalam mengurangi emisi asap
Pengelolaan limbah merupakan tantangan yang signifikan dalam masyarakat modern, seringkali menyebabkan masalah lingkungan dan kesehatan karena metode pembuangan yang tidak tepat se...

Back to Top