Javascript must be enabled to continue!
ECOFARMING SYSTEM: PENGOLAHAN LIMBAH PETERNAKAN MENJADI BIOKOMPOS DI KELOMPOK TERNAK NGIRING SIMPANG DESA RARANG KECAMATAN TERARA
View through CrossRef
Limbah peternakan khususnya kotoran ternak, seringkali menimbulkan permasalahan lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Kondisi tersebut juga dialami oleh Kelompok Ternak Ngiring Simpang di Desa Rarang, Kecamatan Terara, yang menghadapi penumpukan limbah ternak dan keterbatasan pemanfaatannya. Pengolahan limbah ternak menjadi biokompos dipandang sebagai solusi yang tepat untuk mengurangi pencemaran sekaligus memberikan nilai tambah bagi peternak. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam memanfaatkan limbah ternak melalui sistem ecofarming berbasis biokompos. Metode kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif, meliputi sosialisasi, pelatihan, dan praktik langsung pembuatan biokompos dengan melibatkan 20 orang anggota kelompok ternak Ngiring Simpang Desa Rarang Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai manfaat dan teknik pengolahan limbah ternak menjadi biokompos. Peserta mampu mengikuti setiap tahapan, mulai dari pengumpulan bahan, pencampuran, fermentasi, hingga pematangan kompos. Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif selama proses pelatihan, meskipun masih terdapat kendala berupa keterbatasan peralatan yang sederhana. Kegiatan ini juga berhasil mengurangi potensi pencemaran lingkungan dan membuka peluang pemanfaatan biokompos sebagai pupuk organik bagi usaha pertanian sekitar. Dengan demikian, kegiatan ini membawa perubahan positif bagi masyarakat, baik dari aspek lingkungan maupun ekonomi. Kesimpulannya, penerapan ecofarming system melalui pengolahan limbah peternakan menjadi biokompos mampu menjawab permasalahan limbah sekaligus meningkatkan kapasitas peternak dalam mendukung pertanian berkelanjutan.
Title: ECOFARMING SYSTEM: PENGOLAHAN LIMBAH PETERNAKAN MENJADI BIOKOMPOS DI KELOMPOK TERNAK NGIRING SIMPANG DESA RARANG KECAMATAN TERARA
Description:
Limbah peternakan khususnya kotoran ternak, seringkali menimbulkan permasalahan lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik.
Kondisi tersebut juga dialami oleh Kelompok Ternak Ngiring Simpang di Desa Rarang, Kecamatan Terara, yang menghadapi penumpukan limbah ternak dan keterbatasan pemanfaatannya.
Pengolahan limbah ternak menjadi biokompos dipandang sebagai solusi yang tepat untuk mengurangi pencemaran sekaligus memberikan nilai tambah bagi peternak.
Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak dalam memanfaatkan limbah ternak melalui sistem ecofarming berbasis biokompos.
Metode kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif, meliputi sosialisasi, pelatihan, dan praktik langsung pembuatan biokompos dengan melibatkan 20 orang anggota kelompok ternak Ngiring Simpang Desa Rarang Kecamatan Terara Kabupaten Lombok Timur.
Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai manfaat dan teknik pengolahan limbah ternak menjadi biokompos.
Peserta mampu mengikuti setiap tahapan, mulai dari pengumpulan bahan, pencampuran, fermentasi, hingga pematangan kompos.
Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif selama proses pelatihan, meskipun masih terdapat kendala berupa keterbatasan peralatan yang sederhana.
Kegiatan ini juga berhasil mengurangi potensi pencemaran lingkungan dan membuka peluang pemanfaatan biokompos sebagai pupuk organik bagi usaha pertanian sekitar.
Dengan demikian, kegiatan ini membawa perubahan positif bagi masyarakat, baik dari aspek lingkungan maupun ekonomi.
Kesimpulannya, penerapan ecofarming system melalui pengolahan limbah peternakan menjadi biokompos mampu menjawab permasalahan limbah sekaligus meningkatkan kapasitas peternak dalam mendukung pertanian berkelanjutan.
Related Results
Pengelolaan Limbah Ternak
Pengelolaan Limbah Ternak
Limbah adalah sisa proses produksi atau bahan yang tak bernilai, tak berharga, atau tidak laku dijual. Limbah ternak dibentuk dari pakan yang tersisa dari proses pencernaan. Pakan ...
SPEECH LEVEL OF SASAK LANGUAGE AT RARANG TENGAH VILLAGE
SPEECH LEVEL OF SASAK LANGUAGE AT RARANG TENGAH VILLAGE
This research is intended to describe the forms of Sasak language speech levels, with sub-focus, the domains of the Sasak Alus language (Base Alus) use in the Rarang Tengah communi...
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DAFTAR PUSTAKAAditama, M. H. R., & Selfiardy, S. (2022). Kehidupan Mahasiswa Kuliah Sambil Bekerja di Masa Pandemi Covid-19. Kidspedia: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(...
ANALISIS KEBISINGAN ARUS LALU LINTAS DI LUAR DAN DI DALAM RUANGAN PADA KAWASAN SIMPANG LIMA SUNSET ROAD
ANALISIS KEBISINGAN ARUS LALU LINTAS DI LUAR DAN DI DALAM RUANGAN PADA KAWASAN SIMPANG LIMA SUNSET ROAD
Kebisingan karena lalu lintas pada daerah perkotaan di Bali menyebabkan terganggunya masyarakat sekitar dan pada sektor pariwisata. Kawasan Simpang Lima Sunset Road menjadi salah s...
AYAM RARANG SEBAGAI DAYA TARIK WISATA KULINER DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR
AYAM RARANG SEBAGAI DAYA TARIK WISATA KULINER DI KABUPATEN LOMBOK TIMUR
Penelitian ini membahas tentang ayam rarang sebagai daya tarik wisata kuliner di desa rarang. hasil penelitian diuraikan dalam beberapa jawaban terhadap fokus masalah yaitu proses ...
Analisis Kinerja Simpang Tiga Tak Bersinyal Terhadap Kemacetan Lalu-Lintas Dengan Metode PKJI 2014
Analisis Kinerja Simpang Tiga Tak Bersinyal Terhadap Kemacetan Lalu-Lintas Dengan Metode PKJI 2014
Simpang Purwosari – Ngambon merupakan simpang tiga tak bersinyal.Volume lalu lintas yang melewati simpang ini cukup padat dan bervariasi pada tiap lengan sehingga menyebabkan kemac...
DAMPAK SOSIAL EKONOMI KEBERADAAN USAHA PETERNAKAN AYAM RAS PETELUR, DI DESA SENGANAN, KECAMATAN PENEBEL, KABUPATEN TABANAN
DAMPAK SOSIAL EKONOMI KEBERADAAN USAHA PETERNAKAN AYAM RAS PETELUR, DI DESA SENGANAN, KECAMATAN PENEBEL, KABUPATEN TABANAN
Usaha peternakan ayam ras petelur memiliki dampak positif dan negatif tehadap lingkungan, khususnya masyarakat yang bertempat tinggal di sekitar usaha peternakan ayam ras petelur. ...
ANALISIS KOORDINASI SINYAL ANTAR SIMPANG WIROBRAJAN DAN SIMPANG NGABEAN YOGYAKARTA
ANALISIS KOORDINASI SINYAL ANTAR SIMPANG WIROBRAJAN DAN SIMPANG NGABEAN YOGYAKARTA
Banyaknya persimpangan di kota besar seperti Yogyakarta terlebih pada simpang dengan jarak yang terlalu dekat seperti pada Simpang Wirobrajan dan Simpang Ngabean, membuat kendaraan...

