Javascript must be enabled to continue!
ANALISIS KOORDINASI SINYAL ANTAR SIMPANG WIROBRAJAN DAN SIMPANG NGABEAN YOGYAKARTA
View through CrossRef
Banyaknya persimpangan di kota besar seperti Yogyakarta terlebih pada simpang dengan jarak yang terlalu dekat seperti pada Simpang Wirobrajan dan Simpang Ngabean, membuat kendaraan terkadang berhenti pada setiap simpang dikarenakan sinyal merah. Perlu dilakukan perhitungan Simpang Wirobrajan dan Simpang Ngabean dan menerapkan simpang bersinyal terkoordinasi untuk mengurangi tundaan dan panjang antrian. Pengambilan data dilakukan dengan cara survei langsung di kedua simpang pada jam sibuk pagi, siang, dan sore. Survey pengambilan data dilakukan pada tanggal 4, 5 dan 10 November 2020. Data yang diambil ialah data geometrik jalan, waktu sinyal, volume lalu lintas, dan kecepatan tempuh kendaraan yang melalui kedua simpang. Data yang didapatkan digunakan dalam memperoleh kondisi eksisting terjenuh untuk menjadi acuan dalam perecanaan waktu siklus baru dengan memperhatikan teori koordinasi simpang. Analisis kinerja simpang menggunakan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (1997) dan Teori Maksimasi Green Bandwidth. Dari hasil survei diketahui bahwa kedua simpang belum terkoordinasi. Dari enam perencanaan didapatkan waktu sinyal baru sebesar 163 detik, dengan offset sebesar 24 detik. Sedangkan dengan Teori Maksimasi Green Bandwidth didapatkan 38 detik untuk arah Timur dan 39 detik untuk arah Barat. Nilai kinerja rata-rata pada arus utama yang dikoordinasikan berupa derajat kejenuhan (DS) sebesar 0,94, panjang antrian (QL) sebesar 291.5 meter, dan tundaan sebesar 120 detik. Setelah dilakukan perencanaan koordinasi antar simpang memiliki nilai rata-rata untuk derajat kejunuhan (DS) memiliki nilai sebesar 0,88, panjang antrian (QL) 238 meter, dan tundaan sebesar 79.68 detik pada arus utama yang dikoordinasikan
Universitas Atma Jaya Yogyakarta
Title: ANALISIS KOORDINASI SINYAL ANTAR SIMPANG WIROBRAJAN DAN SIMPANG NGABEAN YOGYAKARTA
Description:
Banyaknya persimpangan di kota besar seperti Yogyakarta terlebih pada simpang dengan jarak yang terlalu dekat seperti pada Simpang Wirobrajan dan Simpang Ngabean, membuat kendaraan terkadang berhenti pada setiap simpang dikarenakan sinyal merah.
Perlu dilakukan perhitungan Simpang Wirobrajan dan Simpang Ngabean dan menerapkan simpang bersinyal terkoordinasi untuk mengurangi tundaan dan panjang antrian.
Pengambilan data dilakukan dengan cara survei langsung di kedua simpang pada jam sibuk pagi, siang, dan sore.
Survey pengambilan data dilakukan pada tanggal 4, 5 dan 10 November 2020.
Data yang diambil ialah data geometrik jalan, waktu sinyal, volume lalu lintas, dan kecepatan tempuh kendaraan yang melalui kedua simpang.
Data yang didapatkan digunakan dalam memperoleh kondisi eksisting terjenuh untuk menjadi acuan dalam perecanaan waktu siklus baru dengan memperhatikan teori koordinasi simpang.
Analisis kinerja simpang menggunakan metode Manual Kapasitas Jalan Indonesia (1997) dan Teori Maksimasi Green Bandwidth.
Dari hasil survei diketahui bahwa kedua simpang belum terkoordinasi.
Dari enam perencanaan didapatkan waktu sinyal baru sebesar 163 detik, dengan offset sebesar 24 detik.
Sedangkan dengan Teori Maksimasi Green Bandwidth didapatkan 38 detik untuk arah Timur dan 39 detik untuk arah Barat.
Nilai kinerja rata-rata pada arus utama yang dikoordinasikan berupa derajat kejenuhan (DS) sebesar 0,94, panjang antrian (QL) sebesar 291.
5 meter, dan tundaan sebesar 120 detik.
Setelah dilakukan perencanaan koordinasi antar simpang memiliki nilai rata-rata untuk derajat kejunuhan (DS) memiliki nilai sebesar 0,88, panjang antrian (QL) 238 meter, dan tundaan sebesar 79.
68 detik pada arus utama yang dikoordinasikan.
Related Results
OPTIMASI SIMPANG BERSINYAL JALAN MERDEKA KOTA LHOKSEUMAWE
OPTIMASI SIMPANG BERSINYAL JALAN MERDEKA KOTA LHOKSEUMAWE
Optimasi simpang bersinyal dimaksudkan untuk mengoptimalkan kinerja suatu jaringan jalan khususnya pada persimpangan bersinyal. Salah satu bentuk optimasi adalah melakukan sinkroni...
ANALISIS KEBISINGAN ARUS LALU LINTAS DI LUAR DAN DI DALAM RUANGAN PADA KAWASAN SIMPANG LIMA SUNSET ROAD
ANALISIS KEBISINGAN ARUS LALU LINTAS DI LUAR DAN DI DALAM RUANGAN PADA KAWASAN SIMPANG LIMA SUNSET ROAD
Kebisingan karena lalu lintas pada daerah perkotaan di Bali menyebabkan terganggunya masyarakat sekitar dan pada sektor pariwisata. Kawasan Simpang Lima Sunset Road menjadi salah s...
Analisis Kinerja Simpang Tiga Tak Bersinyal Terhadap Kemacetan Lalu-Lintas Dengan Metode PKJI 2014
Analisis Kinerja Simpang Tiga Tak Bersinyal Terhadap Kemacetan Lalu-Lintas Dengan Metode PKJI 2014
Simpang Purwosari – Ngambon merupakan simpang tiga tak bersinyal.Volume lalu lintas yang melewati simpang ini cukup padat dan bervariasi pada tiap lengan sehingga menyebabkan kemac...
perkembangan jaringan muji setia 175100027
perkembangan jaringan muji setia 175100027
Dalam kehidupan sehari-hari kita tidak terlepas dari komunikasi. Komunikasi merupakan hal yang sangat penting dalam suatu kehidupan manusia karena dengan komunikasi seseorang bisa ...
Analisa Simpang Berdasarkan Kondisi Lingkungan Yang Menyebabkan Antrian Panjang
Analisa Simpang Berdasarkan Kondisi Lingkungan Yang Menyebabkan Antrian Panjang
Dengan pesatnya perkembangan Kota Surabaya sebagai kota metropokitan khususnya di daerah-daerah pusat kegiatan, banyak dirasakan olehbanyak pengguna jalan yang selalu terjadi kemac...
Analisis Kinerja Simpang Stegar Tak Bersinyal pada Jl. Buah Batu - Jl. Solontongan - Jl. Suryalaya Kota Bandung
Analisis Kinerja Simpang Stegar Tak Bersinyal pada Jl. Buah Batu - Jl. Solontongan - Jl. Suryalaya Kota Bandung
Kota Bandung merupakan kota yang banyak memiliki simpang dan jarak antara simpangnyaberdekatan. Simpang merupakan pertemuan antara beberapa jalan menjadi satu. Pada simpangsering t...
Evaluasi Kinerja Simpang (Studi Kasus : Simpang Polsek Sukarame)
Evaluasi Kinerja Simpang (Studi Kasus : Simpang Polsek Sukarame)
Simpang Polsek Sukarame merupakan persimpangan yang berada dekat dengan kampus Institut Teknologi Sumatera (ITERA) dan pintu keluar gerbang tol Trans Sumatera. Meningkatnya volume ...
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MORTALITAS PADA PASIEN DENGAN FRAKTUR COSTA: Literature Review Anna Tri Wahyuni1), Masfuri2), Liya Arista3)1,2,3 Fakultas Ilmu Keperawatan Univers...

