Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Studi Konfigurasi Massa dan Ruang Simpang Lima Kota Bandung

View through CrossRef
Abstract. Simpang Lima Bandung has a historical background during the colonial period by being part of Jalan Raya Pos Anyer Panaroekan. Being part of this history, Simpang Lima has historical buildings as traces of relics from the colonial period, which can give an interesting impression. However, several historic buildings in Bandung had undergone a building conversion. This phenomenon with several periods of years, shows that the shape of Simpang Lima is experiencing development, so this study was aim to determine changes in the mass and space configuration of Simpang Lima through a Morphological approach with a qualitative descriptive methodology. The analytical method used is the Figure Ground analysis method, and uses variables in the form of patterns, textures, and typologies of mass and space by using several year periods starting from 1825-2022. The results of this analysis show that Simpang Lima has a fixed concentric radial pattern, variable texture, and different solid and void typologies formed due to urban development. Abstrak. Simpang Lima Kota Bandung memiliki latar belakang sejarah masa kolonial dengan menjadi bagian dari jalan Raya Pos Anyer Panaroekan. Menjadi bagian dari sejarah tersebut, Simpang Lima ini memiliki bangunan-bangunan bersejarah sebagai jejak peninggalan dari masa kolonial, yang mampu memberikan suatu kesan yang menarik. Namun, beberapa bangunan bersejarah di Bandung sempat mengalami alih fungsi bangunan. Fenomena tersebut dengan beberapa periode tahun, menunjukan bahwa bentuk Simpang Lima ini mengalami perkembangan kota maka dilakukannya studi ini untuk mengetahui perubahan konfigurasi massa dan ruang Simpang Lima melalui pendekatan Morfologi dengan metodologi deskriptif kualitatif. Metode Analisis yang digunakan adalah metode analisis Figure Ground, dan menggunakan variable berupa pola, tekstur, serta tipologi massa dan ruang dengan menggunakan beberapa periode tahun mulai dari tahun 1825-2022. Hasil dari analisis ini, menunjukan Simpang Lima memiliki pola radial konsentrik yang tetap, tekstur yang berubah-ubah, serta tipologi solid dan void yang berbeda terbentuk karena perkembangan perkotaan. 
Title: Studi Konfigurasi Massa dan Ruang Simpang Lima Kota Bandung
Description:
Abstract.
Simpang Lima Bandung has a historical background during the colonial period by being part of Jalan Raya Pos Anyer Panaroekan.
Being part of this history, Simpang Lima has historical buildings as traces of relics from the colonial period, which can give an interesting impression.
However, several historic buildings in Bandung had undergone a building conversion.
This phenomenon with several periods of years, shows that the shape of Simpang Lima is experiencing development, so this study was aim to determine changes in the mass and space configuration of Simpang Lima through a Morphological approach with a qualitative descriptive methodology.
The analytical method used is the Figure Ground analysis method, and uses variables in the form of patterns, textures, and typologies of mass and space by using several year periods starting from 1825-2022.
The results of this analysis show that Simpang Lima has a fixed concentric radial pattern, variable texture, and different solid and void typologies formed due to urban development.
Abstrak.
Simpang Lima Kota Bandung memiliki latar belakang sejarah masa kolonial dengan menjadi bagian dari jalan Raya Pos Anyer Panaroekan.
Menjadi bagian dari sejarah tersebut, Simpang Lima ini memiliki bangunan-bangunan bersejarah sebagai jejak peninggalan dari masa kolonial, yang mampu memberikan suatu kesan yang menarik.
Namun, beberapa bangunan bersejarah di Bandung sempat mengalami alih fungsi bangunan.
Fenomena tersebut dengan beberapa periode tahun, menunjukan bahwa bentuk Simpang Lima ini mengalami perkembangan kota maka dilakukannya studi ini untuk mengetahui perubahan konfigurasi massa dan ruang Simpang Lima melalui pendekatan Morfologi dengan metodologi deskriptif kualitatif.
Metode Analisis yang digunakan adalah metode analisis Figure Ground, dan menggunakan variable berupa pola, tekstur, serta tipologi massa dan ruang dengan menggunakan beberapa periode tahun mulai dari tahun 1825-2022.
Hasil dari analisis ini, menunjukan Simpang Lima memiliki pola radial konsentrik yang tetap, tekstur yang berubah-ubah, serta tipologi solid dan void yang berbeda terbentuk karena perkembangan perkotaan.
 .

Related Results

ANALISIS KEBISINGAN ARUS LALU LINTAS DI LUAR DAN DI DALAM RUANGAN PADA KAWASAN SIMPANG LIMA SUNSET ROAD
ANALISIS KEBISINGAN ARUS LALU LINTAS DI LUAR DAN DI DALAM RUANGAN PADA KAWASAN SIMPANG LIMA SUNSET ROAD
Kebisingan karena lalu lintas pada daerah perkotaan di Bali menyebabkan terganggunya masyarakat sekitar dan pada sektor pariwisata. Kawasan Simpang Lima Sunset Road menjadi salah s...
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Program “Bandung Menjawab” sebagai Strategi Komunikasi
Abstract. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Bandung City functions as a platform to communicate messages to the public. Diskominfo Bandung City develops one of its flag...
Analisis Kinerja Simpang Tiga Tak Bersinyal Terhadap Kemacetan Lalu-Lintas Dengan Metode PKJI 2014
Analisis Kinerja Simpang Tiga Tak Bersinyal Terhadap Kemacetan Lalu-Lintas Dengan Metode PKJI 2014
Simpang Purwosari – Ngambon merupakan simpang tiga tak bersinyal.Volume lalu lintas yang melewati simpang ini cukup padat dan bervariasi pada tiap lengan sehingga menyebabkan kemac...
ANALISIS KOORDINASI SINYAL ANTAR SIMPANG WIROBRAJAN DAN SIMPANG NGABEAN YOGYAKARTA
ANALISIS KOORDINASI SINYAL ANTAR SIMPANG WIROBRAJAN DAN SIMPANG NGABEAN YOGYAKARTA
Banyaknya persimpangan di kota besar seperti Yogyakarta terlebih pada simpang dengan jarak yang terlalu dekat seperti pada Simpang Wirobrajan dan Simpang Ngabean, membuat kendaraan...
Kewenangan Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Bima Dalam Mewujudkan Penyelenggaraan Penataan Ruang
Kewenangan Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang Kota Bima Dalam Mewujudkan Penyelenggaraan Penataan Ruang
Penataan Ruang adalah suatu sistem proses perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang, dan pengendalian pemanfaatan ruang. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penat...
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Pengelolaan Pesan Parodi Melalui Media Sosial Instagram
Abstract. Traffic conditions in the city of Bandung are still very closely related to violations committed by road users due to a lack of awareness when driving. This problem promp...
KOMPARASI TATA MASSA DAN RUANG PADA MASJID AGUNG SANG CIPTA RASA CIREBON DAN MASJID GEDHE KAUMAN YOGYAKARTA
KOMPARASI TATA MASSA DAN RUANG PADA MASJID AGUNG SANG CIPTA RASA CIREBON DAN MASJID GEDHE KAUMAN YOGYAKARTA
Abstrak- Penyebaran Islam di Indonesia meninggalkan keberagaman budaya akibat adanya akulturasi khususnya di Pulau Jawa. Di antaranya adalah ritual-ritual atau aktivitas asli Jawa ...
Gambaran Religuitas Mualaf di Masjid Lautze 2 di Kota Bandung
Gambaran Religuitas Mualaf di Masjid Lautze 2 di Kota Bandung
Abstract. Bandung is one of the diverse cities, we can see the diversity of the city of Bandung with its cultured and religious society, of course, the people of Bandung have the p...

Back to Top