Javascript must be enabled to continue!
Kajian Penetapan Nilai Pembatas Dosis di Pusat Riset dan Teknologi Aplikasi Isotop dan Radiasi (PRTAIR) – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
View through CrossRef
Pusat Riset dan Teknologi Aplikasi Isotop dan Radiasi (PRTAIR) melaksanakan beragam kegiatan penelitian, pengembangan, penerapan, dan pengkajian (litbangjirap) yang memanfaatkan isotop dan radiasi. Dalam setiap kegiatan litbangjirap, pengupayaan proteksi dan keselamatan radiasi wajib dilakukan salah satunya dengan cara penetapan nilai pembatas dosis (NPD) untuk kegiatan yang dilakukan di daerah kerja radiasi sesuai mandat yang diberikan kepada pemegang izin pemanfaatan tenaga nuklir sebagaimana diatur di dalam Peraturan Kepala BAPETEN Nomor 4 tahun 2013 tentang Proteksi dan Keselamatan Radiasi dalam Kegiatan Pemanfaatan Tenaga Nuklir. Nilai pembatas dosis (NPD), yang merupakan suatu bentuk upaya optimasi proteksi dan keselamatan radiasi, dapat diartikan sebagai nilai batas maksimum dosis radiasi yang diterima oleh pekerja radiasi di suatu fasilitas pemanfaatan tenaga nuklir pada kondisi operasi normal. Sampel data yang digunakan dalam kajian ini adalah data hasil evaluasi dosis tahunan pekerja radiasi di lingkungan PRTAIR – BRIN selama kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir. Penentuan nilai pembatas dosis (NPD) dalam kajian ini ditentukan berdasarkan pada rataan dosis maksimum di antara nilai kuartil atas dan nilai datum dosis maksimum tertinggi. Hasil dari kajian ini dapat dijadikan sebagai rekomendasi ke pemegang izin sebagai acuan besaran nilai pembatas dosis (NPD) di setiap kegiatan litbangjirap yang ada di PRTAIR – BRIN. Dengan adanya penentuan nilai pembatas dosis ini, diharapkan setiap kegiatan litbangjirap yang ada di Pusat Riset dan Teknologi Aplikasi Isotop dan Radiasi (PRTAIR) menjadi lebih optimal baik dari aspek keselamatan maupun keluarannya.
Title: Kajian Penetapan Nilai Pembatas Dosis di Pusat Riset dan Teknologi Aplikasi Isotop dan Radiasi (PRTAIR) – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN)
Description:
Pusat Riset dan Teknologi Aplikasi Isotop dan Radiasi (PRTAIR) melaksanakan beragam kegiatan penelitian, pengembangan, penerapan, dan pengkajian (litbangjirap) yang memanfaatkan isotop dan radiasi.
Dalam setiap kegiatan litbangjirap, pengupayaan proteksi dan keselamatan radiasi wajib dilakukan salah satunya dengan cara penetapan nilai pembatas dosis (NPD) untuk kegiatan yang dilakukan di daerah kerja radiasi sesuai mandat yang diberikan kepada pemegang izin pemanfaatan tenaga nuklir sebagaimana diatur di dalam Peraturan Kepala BAPETEN Nomor 4 tahun 2013 tentang Proteksi dan Keselamatan Radiasi dalam Kegiatan Pemanfaatan Tenaga Nuklir.
Nilai pembatas dosis (NPD), yang merupakan suatu bentuk upaya optimasi proteksi dan keselamatan radiasi, dapat diartikan sebagai nilai batas maksimum dosis radiasi yang diterima oleh pekerja radiasi di suatu fasilitas pemanfaatan tenaga nuklir pada kondisi operasi normal.
Sampel data yang digunakan dalam kajian ini adalah data hasil evaluasi dosis tahunan pekerja radiasi di lingkungan PRTAIR – BRIN selama kurun waktu 5 (lima) tahun terakhir.
Penentuan nilai pembatas dosis (NPD) dalam kajian ini ditentukan berdasarkan pada rataan dosis maksimum di antara nilai kuartil atas dan nilai datum dosis maksimum tertinggi.
Hasil dari kajian ini dapat dijadikan sebagai rekomendasi ke pemegang izin sebagai acuan besaran nilai pembatas dosis (NPD) di setiap kegiatan litbangjirap yang ada di PRTAIR – BRIN.
Dengan adanya penentuan nilai pembatas dosis ini, diharapkan setiap kegiatan litbangjirap yang ada di Pusat Riset dan Teknologi Aplikasi Isotop dan Radiasi (PRTAIR) menjadi lebih optimal baik dari aspek keselamatan maupun keluarannya.
.
Related Results
Kajian Aspek Keselamatan Kegiatan Pelimbahan Sumber Radiasi Co-60 Bekas Penggunaan di Iradiator Karet Alam (IRKA)
Kajian Aspek Keselamatan Kegiatan Pelimbahan Sumber Radiasi Co-60 Bekas Penggunaan di Iradiator Karet Alam (IRKA)
Iradiator Karet Alam (IRKA) milik Pusat Riset dan Teknologi Aplikasi Isotop dan Radiasi (PRTAIR – BRIN) digunakan sebagai fasilitas radiasi untuk penelitian dan layanan aplikasi is...
Verifikasi Dosis Radiasi Teknik Penyinaran 3D-CRT pada Pasien Kanker Payudara Menggunakan Film EBT3 di Rumah Sakit UNAND
Verifikasi Dosis Radiasi Teknik Penyinaran 3D-CRT pada Pasien Kanker Payudara Menggunakan Film EBT3 di Rumah Sakit UNAND
Verifikasi dosis radiasi teknik penyinaran Three-Dimensional Conformal Radiation Therapy  (3D-CRT) pada pasien kanker payudara telah dilakukan menggunakan film EBT3. Verifikasi do...
Evaluasi Penerapan Proteksi Radiasi pada Pekerja Radiasi di Instalasi Radiologi RS Naili DBS, RS Selaguri, dan RS UNAND
Evaluasi Penerapan Proteksi Radiasi pada Pekerja Radiasi di Instalasi Radiologi RS Naili DBS, RS Selaguri, dan RS UNAND
Telah dilakukan penelitian tentang penerapan proteksi radiasi pada pekerja radiasi di Instalasi Radiologi RS Naili DBS, RS Selaguri dan RS UNAND. Penelitian bertujuan untuk menge...
Evaluasi Pengelolaan Limbah di Pusat Riset Teknologi Aplikasi Isotop dan Radiasi
Evaluasi Pengelolaan Limbah di Pusat Riset Teknologi Aplikasi Isotop dan Radiasi
Penggunaan bahan kimia ataupun radioaktif pada penelitian tentunya akan menjadi limbah berbahaya dan beracun bagi lingkungan apabila tidak dikelola dengan baik. Limbah yang dihasil...
Analisis Proteksi Radiasi bagi Pekerja Radiasi di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Universitas Hasanuddin Makassar
Analisis Proteksi Radiasi bagi Pekerja Radiasi di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Universitas Hasanuddin Makassar
Proteksi radiasi adalah cabang ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan teknik kesehatan lingkungan yaitu tentang proteksi yang perlu di berikan kepada seseorang atau sekelompok oran...
Pengantar Sistem Proteksi Radiasi
Pengantar Sistem Proteksi Radiasi
Selain membawa manfaat yang sangat besar, penggunaan tenaga nuklir diketahui memiliki efek yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Efek radiasi yang dihasilkan dari tenaga nuklir da...
PENGENALAN BAHAYA RADIASI DALAM KEHIDUPAN SEHARI - HARI DI SMK KESEHATAN AL FATH SIAK
PENGENALAN BAHAYA RADIASI DALAM KEHIDUPAN SEHARI - HARI DI SMK KESEHATAN AL FATH SIAK
Radiasi adalah salah satu cara perpindahan energi dan panas tanpa menggunakan medium. Perpindahan energi dan panas ini dapat dilihat dalam pancaran sinar matahari. Radiasi mempunya...
Pengukuran Dosis Radiasi dan Estimasi Efek Biologis yang Diterima Pasien Radiografi Gigi Anak Menggunakan TLD-100 pada Titik Pengukuran Mata dan Timus
Pengukuran Dosis Radiasi dan Estimasi Efek Biologis yang Diterima Pasien Radiografi Gigi Anak Menggunakan TLD-100 pada Titik Pengukuran Mata dan Timus
Penelitian tentang pengukuran dosis radiasi yang diterima pasien radiografi gigi anak pada titik pengukuran mata dan timus telah dilakukan pada salah satu rumah sakit di kota Pada...

