Search engine for discovering works of Art, research articles, and books related to Art and Culture
ShareThis
Javascript must be enabled to continue!

Wujud Elemen Pembentuk Karang Bengang di Desa Tegallalang Gianyar Bali

View through CrossRef
Penelitian ini merupakan penggalan hasil penelitian tahun 2018 mengenai pemanfaatan karang bengang di Desa Tegallalang, Gianyar, Bali. Karang bengang adalah area terbuka di luar wewengkon desa adat namun masih dalam cakupan wewidangan desa adat tersebut dan berbatasan langsung dengan desa adat lain. Area ini memiliki nilai sakral dan berfungsi sebagai lahan pertanian serta perkebunan yang dikelola oleh subak. Seiring alih fungsi lahan menjadi permukiman, muncul konflik kewenangan pengelolaan akibat ketiadaan serah-terima tata kelola dari subak ke desa adat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk memahami konsep karang bengang dan elemen pembentuknya. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, studi literatur, dan studi instansional dengan narasumber seperti bendesa adat, prajuru, pekaseh, dan pemilik lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen pembentuk karang bengang meliputi aspek parahyangan, pawongan, dan palemahan berdasarkan konsep Tri Hita Karana. Elemen-elemen ini mencakup Pura Ulun Suiw/Bedugul sebagai tempat pemujaan, organisasi subak dengan bale timbang dan telabah sebagai fasilitas pertanian, serta tangluk sebagai penanda batas wilayah yang bernilai sakral. Pemahaman konsep karang bengang dan elemen pembentuknya diharapkan dapat menghindari konflik antar desa adat serta menjadi dasar penetapan batas wilayah desa adat secara lebih jelas. Penelitian ini berkontribusi pada pelestarian kearifan lokal dan harmonisasi sosial dalam tata ruang tradisional Bali.
Universitas Dwijendra
Title: Wujud Elemen Pembentuk Karang Bengang di Desa Tegallalang Gianyar Bali
Description:
Penelitian ini merupakan penggalan hasil penelitian tahun 2018 mengenai pemanfaatan karang bengang di Desa Tegallalang, Gianyar, Bali.
Karang bengang adalah area terbuka di luar wewengkon desa adat namun masih dalam cakupan wewidangan desa adat tersebut dan berbatasan langsung dengan desa adat lain.
Area ini memiliki nilai sakral dan berfungsi sebagai lahan pertanian serta perkebunan yang dikelola oleh subak.
Seiring alih fungsi lahan menjadi permukiman, muncul konflik kewenangan pengelolaan akibat ketiadaan serah-terima tata kelola dari subak ke desa adat.
Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi untuk memahami konsep karang bengang dan elemen pembentuknya.
Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, studi literatur, dan studi instansional dengan narasumber seperti bendesa adat, prajuru, pekaseh, dan pemilik lahan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa elemen pembentuk karang bengang meliputi aspek parahyangan, pawongan, dan palemahan berdasarkan konsep Tri Hita Karana.
Elemen-elemen ini mencakup Pura Ulun Suiw/Bedugul sebagai tempat pemujaan, organisasi subak dengan bale timbang dan telabah sebagai fasilitas pertanian, serta tangluk sebagai penanda batas wilayah yang bernilai sakral.
Pemahaman konsep karang bengang dan elemen pembentuknya diharapkan dapat menghindari konflik antar desa adat serta menjadi dasar penetapan batas wilayah desa adat secara lebih jelas.
Penelitian ini berkontribusi pada pelestarian kearifan lokal dan harmonisasi sosial dalam tata ruang tradisional Bali.

Related Results

Identifikasi lanskap Karang Bengang di Desa Buahan, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan
Identifikasi lanskap Karang Bengang di Desa Buahan, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan
Landscape identification of karang bengang at Buahan Village, Tabanan Subdistrict, Tabanan Regency. This research is motivated by the absence of the spatial pattern of landscape ch...
The Trust That Saves Karang Bengang in Sebali Customary Village
The Trust That Saves Karang Bengang in Sebali Customary Village
Abstract Karang bengang is a green open space that functions as a green belt separating traditional villages in Bali. One of the remaining karang bengang areas can b...
STUDI EVALUASI PELAKSANAAN PENDIDIKAN BUDI PEKERTI DALAM IMPLEMENTASI KTSP DI SMP NEGERI KABUPATEN GIANYAR
STUDI EVALUASI PELAKSANAAN PENDIDIKAN BUDI PEKERTI DALAM IMPLEMENTASI KTSP DI SMP NEGERI KABUPATEN GIANYAR
This research aims to obtain: (1) the description or description about the effectiveness of the implementation of the educational Character of the context of Gianyar in junior high...
Meningkatkan Kemampuan Menulis Papan Nama Menggunakan Aplikasi Transliterasi Akara Bali Siswa SMA Negeri 1 Tegallalang
Meningkatkan Kemampuan Menulis Papan Nama Menggunakan Aplikasi Transliterasi Akara Bali Siswa SMA Negeri 1 Tegallalang
Penelitian ini bertujuan untuk membantu siswa dalam meningkatkan kemampuannya menulis papan namaa aksara Bali menggunakan media Aplikasi Transliterasi Aksara Bali siswa kelas XII I...
KOMPARASI POLA SPASIAL KONDISI TERUMBU KARANG TAMAN NASIONAL KARIMUNJAWA
KOMPARASI POLA SPASIAL KONDISI TERUMBU KARANG TAMAN NASIONAL KARIMUNJAWA
ABSTRACTComparative studies on the percentage of coral reef substrate cover have been carried out in 3 (three) management zones (protection zone, utilization and Non-MPA) Karimunja...
TRADISI NGEDEBLAG DI DESA PAKRAMAN KEMENUH KECAMATAN SUKAWATI KABUPATEN GIANYAR (Kajian Teologi Hindu)
TRADISI NGEDEBLAG DI DESA PAKRAMAN KEMENUH KECAMATAN SUKAWATI KABUPATEN GIANYAR (Kajian Teologi Hindu)
<p>Umat Hindu selalu memegang teguh ajaran <em>Tri Hita Karana </em>yaitu tiga sumber</p><p>yang mendatangkan kebahagiaan, yakni hubungan manusia deng...
STUDY OF CORAL REEF FISH IN RELATION TO LIVE CORAL REEF COVER IN THE TUING MARINE PROTECTED AREA, BANGKA, INDONESIA
STUDY OF CORAL REEF FISH IN RELATION TO LIVE CORAL REEF COVER IN THE TUING MARINE PROTECTED AREA, BANGKA, INDONESIA
Terumbu karang berperan penting sebagai habitat laut, tetapi terancam oleh perubahan iklim dan aktivitas manusia. Kawasan Konservasi Laut Tuing, yang masih memiliki ekosistem terum...
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali merupakan salah stasiun televisi lokal milik pemerintah Republik Indonesia yang dekat dengan budaya masyarakat setempat. Selain pen...

Back to Top