Javascript must be enabled to continue!
PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
View through CrossRef
Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali merupakan salah stasiun televisi lokal milik pemerintah Republik Indonesia yang dekat dengan budaya masyarakat setempat. Selain penekanan pada aspek budaya lokal, stasiun televisi tersebut juga memiliki keistimewaan dalam mengangkat kehidupan umat beragama khususnya Hindu di Bali. Fokus penelitian ini adalah untuk meneliti (1) Pola komunikasi yang diterapkan pada program acara Gegirang sebagai Media Komunikasi berlandaskan Agama Hindu di Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali; (2) Fungsi program acara Gegirang sebagai Media Komunikasi berlandaskan Agama Hindu di Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali; (3) Implikasi program acara Gegirang sebagai Media Komunikasi berlandaskan Agama Hindu di Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Data primer pada penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan teknik wawancara secara langsung dengan Kepala Stasiun TVRI Bali, para kepala seksi, para produser program acara Gegirang dan para pendukung acara program. Sedangkan data sekunder dikumpulkan melaui observasi langsung di kantor pusat TVRI Stasiun Bali serta dokumentasi dan studi pustaka dengan mengumpulkan tangkap layar tayangan program acara Gegirang TVRI Stasiun Bali serta mendokumetasikan secara langsung pada saat observasi dilakukan. Hasil penelitian ini menunjukkan pola komunikasi yang diterapkan pada program acara Gegirang sebagai Media Komunikasi berlandaskan Agama Hindu di Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali berpolakan linier sirkular dengan tahapan proses siaran yaitu tahap program, tahap teknis, dan tahap penyiaran. Fungsi program acara Gegirang sebagai Media Komunikasi berlandaskan Agama Hindu di Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali adalah untuk melestarikan budaya Bali berlandasakan agama Hindu dengan target audience anak muda Bali serta melibatkan narasumber dari kalangan generasi muda yang tertuang dalam tiga fungsi yaitu fungsi pendidikan, fungsi sosial budaya, dan fungsi pelestarian budaya berlandaskan agama Hindu. Dalam fungsi sosial budaya ditekankan pada bidang pengawasan, menjembatani, dan sosialisasi nilai. Selain itu, implikasi program acara Gegirang sebagai Media Komunikasi berlandaskan Agama Hindu di Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali kepada penonton berdampak pada penguatan kognitif, pembentukan afektif, dan pengembangan behavioral sehingga dianggap layak menjadi sumber informasi yang baik, akurat dan terpercaya. Konsep dialog interaktif mempercepat terjadinya proses umpan balik sehingga feedback diperoleh secara langsung dan seketika.Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali merupakan salah stasiun televisi lokal milik pemerintah Republik Indonesia yang dekat dengan budaya masyarakat setempat. Selain penekanan pada aspek budaya lokal, stasiun televisi tersebut juga memiliki keistimewaan dalam mengangkat kehidupan umat beragama khususnya Hindu di Bali. Fokus penelitian ini adalah untuk meneliti (1) Pola komunikasi yang diterapkan pada program acara Gegirang sebagai Media Komunikasi berlandaskan Agama Hindu di Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali; (2) Fungsi program acara Gegirang sebagai Media Komunikasi berlandaskan Agama Hindu di Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali; (3) Implikasi program acara Gegirang sebagai Media Komunikasi berlandaskan Agama Hindu di Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus. Data primer pada penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan teknik wawancara secara langsung dengan Kepala Stasiun TVRI Bali, para kepala seksi, para produser program acara Gegirang dan para pendukung acara program. Sedangkan data sekunder dikumpulkan melaui observasi langsung di kantor pusat TVRI Stasiun Bali serta dokumentasi dan studi pustaka dengan mengumpulkan tangkap layar tayangan program acara Gegirang TVRI Stasiun Bali serta mendokumetasikan secara langsung pada saat observasi dilakukan. Hasil penelitian ini menunjukkan pola komunikasi yang diterapkan pada program acara Gegirang sebagai Media Komunikasi berlandaskan Agama Hindu di Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali berpolakan linier sirkular dengan tahapan proses siaran yaitu tahap program, tahap teknis, dan tahap penyiaran. Fungsi program acara Gegirang sebagai Media Komunikasi berlandaskan Agama Hindu di Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali adalah untuk melestarikan budaya Bali berlandasakan agama Hindu dengan target audience anak muda Bali serta melibatkan narasumber dari kalangan generasi muda yang tertuang dalam tiga fungsi yaitu fungsi pendidikan, fungsi sosial budaya, dan fungsi pelestarian budaya berlandaskan agama Hindu. Dalam fungsi sosial budaya ditekankan pada bidang pengawasan, menjembatani, dan sosialisasi nilai. Selain itu, implikasi program acara Gegirang sebagai Media Komunikasi berlandaskan Agama Hindu di Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali kepada penonton berdampak pada penguatan kognitif, pembentukan afektif, dan pengembangan behavioral sehingga dianggap layak menjadi sumber informasi yang baik, akurat dan terpercaya. Konsep dialog interaktif mempercepat terjadinya proses umpan balik sehingga feedback diperoleh secara langsung dan seketika.
Institut Hindu Dharma Negeri Denpasar
Title: PROGRAM ACARA GEGIRANG SEBAGAI MEDIA KOMUNIKASI BERLANDASKAN AGAMA HINDU DI LEMBAGA PENYIARAN PUBLIK (LPP) TVRI STASIUN BALI
Description:
Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali merupakan salah stasiun televisi lokal milik pemerintah Republik Indonesia yang dekat dengan budaya masyarakat setempat.
Selain penekanan pada aspek budaya lokal, stasiun televisi tersebut juga memiliki keistimewaan dalam mengangkat kehidupan umat beragama khususnya Hindu di Bali.
Fokus penelitian ini adalah untuk meneliti (1) Pola komunikasi yang diterapkan pada program acara Gegirang sebagai Media Komunikasi berlandaskan Agama Hindu di Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali; (2) Fungsi program acara Gegirang sebagai Media Komunikasi berlandaskan Agama Hindu di Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali; (3) Implikasi program acara Gegirang sebagai Media Komunikasi berlandaskan Agama Hindu di Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus.
Data primer pada penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan teknik wawancara secara langsung dengan Kepala Stasiun TVRI Bali, para kepala seksi, para produser program acara Gegirang dan para pendukung acara program.
Sedangkan data sekunder dikumpulkan melaui observasi langsung di kantor pusat TVRI Stasiun Bali serta dokumentasi dan studi pustaka dengan mengumpulkan tangkap layar tayangan program acara Gegirang TVRI Stasiun Bali serta mendokumetasikan secara langsung pada saat observasi dilakukan.
Hasil penelitian ini menunjukkan pola komunikasi yang diterapkan pada program acara Gegirang sebagai Media Komunikasi berlandaskan Agama Hindu di Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali berpolakan linier sirkular dengan tahapan proses siaran yaitu tahap program, tahap teknis, dan tahap penyiaran.
Fungsi program acara Gegirang sebagai Media Komunikasi berlandaskan Agama Hindu di Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali adalah untuk melestarikan budaya Bali berlandasakan agama Hindu dengan target audience anak muda Bali serta melibatkan narasumber dari kalangan generasi muda yang tertuang dalam tiga fungsi yaitu fungsi pendidikan, fungsi sosial budaya, dan fungsi pelestarian budaya berlandaskan agama Hindu.
Dalam fungsi sosial budaya ditekankan pada bidang pengawasan, menjembatani, dan sosialisasi nilai.
Selain itu, implikasi program acara Gegirang sebagai Media Komunikasi berlandaskan Agama Hindu di Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali kepada penonton berdampak pada penguatan kognitif, pembentukan afektif, dan pengembangan behavioral sehingga dianggap layak menjadi sumber informasi yang baik, akurat dan terpercaya.
Konsep dialog interaktif mempercepat terjadinya proses umpan balik sehingga feedback diperoleh secara langsung dan seketika.
Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali merupakan salah stasiun televisi lokal milik pemerintah Republik Indonesia yang dekat dengan budaya masyarakat setempat.
Selain penekanan pada aspek budaya lokal, stasiun televisi tersebut juga memiliki keistimewaan dalam mengangkat kehidupan umat beragama khususnya Hindu di Bali.
Fokus penelitian ini adalah untuk meneliti (1) Pola komunikasi yang diterapkan pada program acara Gegirang sebagai Media Komunikasi berlandaskan Agama Hindu di Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali; (2) Fungsi program acara Gegirang sebagai Media Komunikasi berlandaskan Agama Hindu di Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali; (3) Implikasi program acara Gegirang sebagai Media Komunikasi berlandaskan Agama Hindu di Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode studi kasus.
Data primer pada penelitian ini dikumpulkan dengan menggunakan teknik wawancara secara langsung dengan Kepala Stasiun TVRI Bali, para kepala seksi, para produser program acara Gegirang dan para pendukung acara program.
Sedangkan data sekunder dikumpulkan melaui observasi langsung di kantor pusat TVRI Stasiun Bali serta dokumentasi dan studi pustaka dengan mengumpulkan tangkap layar tayangan program acara Gegirang TVRI Stasiun Bali serta mendokumetasikan secara langsung pada saat observasi dilakukan.
Hasil penelitian ini menunjukkan pola komunikasi yang diterapkan pada program acara Gegirang sebagai Media Komunikasi berlandaskan Agama Hindu di Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali berpolakan linier sirkular dengan tahapan proses siaran yaitu tahap program, tahap teknis, dan tahap penyiaran.
Fungsi program acara Gegirang sebagai Media Komunikasi berlandaskan Agama Hindu di Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali adalah untuk melestarikan budaya Bali berlandasakan agama Hindu dengan target audience anak muda Bali serta melibatkan narasumber dari kalangan generasi muda yang tertuang dalam tiga fungsi yaitu fungsi pendidikan, fungsi sosial budaya, dan fungsi pelestarian budaya berlandaskan agama Hindu.
Dalam fungsi sosial budaya ditekankan pada bidang pengawasan, menjembatani, dan sosialisasi nilai.
Selain itu, implikasi program acara Gegirang sebagai Media Komunikasi berlandaskan Agama Hindu di Lembaga Penyiaran Publik (LPP) TVRI Stasiun Bali kepada penonton berdampak pada penguatan kognitif, pembentukan afektif, dan pengembangan behavioral sehingga dianggap layak menjadi sumber informasi yang baik, akurat dan terpercaya.
Konsep dialog interaktif mempercepat terjadinya proses umpan balik sehingga feedback diperoleh secara langsung dan seketika.
Related Results
STRATEGI KOMUNIKASI PENYIARAN DALAM PROGRAM ACARA SIRAMAN ROHANI HINDU DI LPP TVRI BALI
STRATEGI KOMUNIKASI PENYIARAN DALAM PROGRAM ACARA SIRAMAN ROHANI HINDU DI LPP TVRI BALI
Beragama perlu adanya sebuah strategi. Hal ini menjadi sebuah tantangan Masyarakat Bali pada khususnya untuk memahami ajaran Agama Hindu. Sehingga untuk mencapai hal tersebut, Agam...
URGENSI PENGATURAN HUKUM PENYIARAN ACEH BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM MENGAKTUALISASI NILAI ISLAM DAN BUDAYA MASYARAKAT ACEH
URGENSI PENGATURAN HUKUM PENYIARAN ACEH BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM MENGAKTUALISASI NILAI ISLAM DAN BUDAYA MASYARAKAT ACEH
Penelitian ini bertujuan menganalisis: (1). Pengaturan Hukum Penyiaran Aceh dalam mengaktualisasi nilai keislaman dan Kearifan budaya local masyarakat Aceh (2) Program Penyiaran Ac...
Program Lokal TVRI Jawa Barat sebagai Edukasi dan Informasi bagi Gen Z
Program Lokal TVRI Jawa Barat sebagai Edukasi dan Informasi bagi Gen Z
Abstract, In the current digital era, TVRI as a public broadcaster faces significant challenges in engaging Generation Z, who prefer interactive, fast, and internet-based content. ...
Urgensi Pembaharuan Undang-Undang Penyiaran Mengenai Perizinan Penyiaran Berbasis Internet di Indonesia
Urgensi Pembaharuan Undang-Undang Penyiaran Mengenai Perizinan Penyiaran Berbasis Internet di Indonesia
Penelitian ini mengkaji mengenai urgensi terkait pembaharuan Undang-Undang Penyiaran mengenai perizinan penyiaran berbasis internet di Indonesia. Perkembangan internet yang terus b...
HUBUNGAN SUPERVISI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU DAN KOMPETENSI GURU TERHADAP KINERJA GURU PENDIDIKAN AGAMA HINDU YANG BERSERTIFIKAT PENDIDIK SMP DI KOTA DENPASAR
HUBUNGAN SUPERVISI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA HINDU DAN KOMPETENSI GURU TERHADAP KINERJA GURU PENDIDIKAN AGAMA HINDU YANG BERSERTIFIKAT PENDIDIK SMP DI KOTA DENPASAR
Peningkatan kinerja guru pendidikan agama Hindu yang bersertifikat pendidik SMP di Kota Denpasar berhubungan dengan supervisi pembelajaran pendidikan agama Hindu dan kompetensi gur...
PERANAN KOMISI INFORMASI DALAM MENSOSIALISASIKAN PERATURAN KOMISI INFORMASI UNTUK KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DI PROVINSI BALI
PERANAN KOMISI INFORMASI DALAM MENSOSIALISASIKAN PERATURAN KOMISI INFORMASI UNTUK KETERBUKAAN INFORMASI PUBLIK DI PROVINSI BALI
Keterbukaan informasi ini harus dikawal secara serentak oleh publik dan badan publik, keterbukaan informasi mampu mensejahterakan masyarakat, menjadi alat menuju pada percepatan pe...
Strategi Komunikasi Penyuluh Agama Hindu dalam Menyampaikan Pesan Ajaran Agama Hindu di Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar
Strategi Komunikasi Penyuluh Agama Hindu dalam Menyampaikan Pesan Ajaran Agama Hindu di Kantor Kementerian Agama Kota Denpasar
Harapan Penyuluh Agama Hindu Kota Denpasar untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas melalui media sosial tidak sesuai dengan feedback konten yang dihasilkan. Walaupun akun Youtu...
PERAN PENYULUH AGAMA HINDU NON PNS TERHADAP PENDIDIKAN DAN SRADHA GENERASI MUDA HINDU DI KECAMATAN TAMANSARI KABUPATEN BOYOLALI
PERAN PENYULUH AGAMA HINDU NON PNS TERHADAP PENDIDIKAN DAN SRADHA GENERASI MUDA HINDU DI KECAMATAN TAMANSARI KABUPATEN BOYOLALI
Penyuluhan Agama Hindu adalah suatu kegiatan memberi sesuluh atau penjelasan ajaran agama Hindu dalam rangka pembinaan umat agar dapat memahami, menghayati dan mengamalkan ajaran a...

