Javascript must be enabled to continue!
Seni Pertunjukan Guru Besyair: Model Pemajuan Seni Warisan Budaya Melayu Batanghari
View through CrossRef
Guru Besyair merupakan suatu bentuk seni pertunjukan produk pemajuan seni budaya, berupa perpaduan nyanyian syair, gerak, dan permainan marawis, serta keterampilan berolah sastra berisi ajaran. Sumber objek pemajuan ialah Syair Guru Syukur warisan Guru Syukur, ulama masyarakat Batanghari. Syair dinyanyikan berisi ajaran-ajaran agama Islam, moral, serta nasehat-nasehat yang biasa dibawakan sebagai bagian dari cara berdakwah pada masa lalu. Dua aspek yang dipandang potensial dalam Syair Guru Syukur untuk dijadikan sumber pemajuan adalah melodi dan bentuk teks berupa syair. Untuk memajukannya dilakukan berbagai olahan secara kreatif mencakup olah komposisi nyanyian, teks nyanyian, gerak sambil bernyanyi, permainan marawis, serta keterampilan bersoal jawab antara dua kelompok penampil dengan jumlah sekira 15 – 20 orang perkelompok. Genre seni Guru Besyair disajikan dalam bentuk nyanyian sambil duduk bersimpuh, berdempetan bahu, dalam formasi garis melengkung.
Kata kunci: syair, potensi, kreatif, seni pertunjukan, pemajuan.
Lembaga Penelitian dan Pengabdian masyarakat Universitas Jambi
Title: Seni Pertunjukan Guru Besyair: Model Pemajuan Seni Warisan Budaya Melayu Batanghari
Description:
Guru Besyair merupakan suatu bentuk seni pertunjukan produk pemajuan seni budaya, berupa perpaduan nyanyian syair, gerak, dan permainan marawis, serta keterampilan berolah sastra berisi ajaran.
Sumber objek pemajuan ialah Syair Guru Syukur warisan Guru Syukur, ulama masyarakat Batanghari.
Syair dinyanyikan berisi ajaran-ajaran agama Islam, moral, serta nasehat-nasehat yang biasa dibawakan sebagai bagian dari cara berdakwah pada masa lalu.
Dua aspek yang dipandang potensial dalam Syair Guru Syukur untuk dijadikan sumber pemajuan adalah melodi dan bentuk teks berupa syair.
Untuk memajukannya dilakukan berbagai olahan secara kreatif mencakup olah komposisi nyanyian, teks nyanyian, gerak sambil bernyanyi, permainan marawis, serta keterampilan bersoal jawab antara dua kelompok penampil dengan jumlah sekira 15 – 20 orang perkelompok.
Genre seni Guru Besyair disajikan dalam bentuk nyanyian sambil duduk bersimpuh, berdempetan bahu, dalam formasi garis melengkung.
Kata kunci: syair, potensi, kreatif, seni pertunjukan, pemajuan.
Related Results
Bentuk Pertunjukan Seni Gemblak Dor di Lamongan
Bentuk Pertunjukan Seni Gemblak Dor di Lamongan
Masyarakat Lamongan umumnya hanya mengenal seni pertunjukan Sandur dan Tayub. Selain kedua seni pertunjukan tersebut, juga terdapat seni pertunjukan Gemblak Dor yang tidak kalah me...
Eksplorasi Tanah Liat Alternatif Menerusi Adaptasi Bentuk Tembikar Warisan Melayu
Eksplorasi Tanah Liat Alternatif Menerusi Adaptasi Bentuk Tembikar Warisan Melayu
Kajian ini bertujuan untuk mengenal pasti kebolehkerjaan Model Praktis Studio Seramik (MPSS) terhadap penggunaan tanah liat alternatif (TLA) sebagai salah satu alat untuk mengekalk...
SENI LUKIS KONSEP DAN METODE
SENI LUKIS KONSEP DAN METODE
Membuat seni lukis sebagai landasan berkarya yang mengikuti kaidah seni lukis dengan baik dan mampu menguasai konsep berkarya dan teknik seni lukis. Selanjutnya seni lukis menjadi ...
ANALISIS SYAIR BERTEMA GURU SEKUMPUL KARYA GURU ABDUL HAKIM DAN GURU AKHMAD SYAIRAZI: HEURISTIK DAN HERMENEUTIK (ANALYSIS OF POETRY THEMED GURU SEKUMPUL BY GURU ABDUL HAKIM AND GURU AKHMAD SYAIRAZI: HEURISTICS AND HERMENEUTICS)
ANALISIS SYAIR BERTEMA GURU SEKUMPUL KARYA GURU ABDUL HAKIM DAN GURU AKHMAD SYAIRAZI: HEURISTIK DAN HERMENEUTIK (ANALYSIS OF POETRY THEMED GURU SEKUMPUL BY GURU ABDUL HAKIM AND GURU AKHMAD SYAIRAZI: HEURISTICS AND HERMENEUTICS)
AbstractAnalysis of Poetry Themed Guru Sekumpul by Guru Abdul Hakim and Guru Akhmad Syairazi: Heuristics and Hermeneutics. This research aims to describe the results of heuristic a...
Warisan Budaya Etnik Bajau Samah di Kota Belud, Sabah
Warisan Budaya Etnik Bajau Samah di Kota Belud, Sabah
Sabah terkenal dengan kepelbagaian etnik dalam kalangan masyaraka yang terdiri daripada Kadazandusun, Bajau, Bugis, Iranum, Brunei, Bonggi dan beberapa etnik lagi. Adanya kepelbaga...
Persepsi Pelajar Melayu UNITEN berkaitan Kemahiran Menggunakan Tulisan Jawi sebagai lambang Identiti Bangsa Melayu dan Tulisan Jawi sebagai lambang Identiti Bangsa Melayu Beragama Islam
Persepsi Pelajar Melayu UNITEN berkaitan Kemahiran Menggunakan Tulisan Jawi sebagai lambang Identiti Bangsa Melayu dan Tulisan Jawi sebagai lambang Identiti Bangsa Melayu Beragama Islam
Sejarah perkembangan tulisan Jawi sangat berkait rapat dengan penyebaran agama Islam daripada orang Parsi ke Kepulauan Melayu (Nik Hassan & Wan Zana, 2015). Tulisan Jawi dalam ...
Sikap dan Motivasi Murid Sekolah Rendah dalam Kalangan Etnik Luar Bandar Terhadap Bahasa Melayu
Sikap dan Motivasi Murid Sekolah Rendah dalam Kalangan Etnik Luar Bandar Terhadap Bahasa Melayu
Sikap dan motivasi dalam kalangan etnik di luar bandar terhadap bahasa Melayu akan mempengaruhi penguasaan bahasa tersebut.walaupun bahasa Melayu telah digunakan secara meluas ole...
REPRESENTASI BUDAYA MELAYU BERDASARKAN KERANGKA BUDAYA 3P DALAM PENGAJARAN BAHASA MELAYU DI TUFS, JEPUN
REPRESENTASI BUDAYA MELAYU BERDASARKAN KERANGKA BUDAYA 3P DALAM PENGAJARAN BAHASA MELAYU DI TUFS, JEPUN
Budaya sering kali dipersembahkan secara tidak seimbang dan tidak lengkap dalam pengajaran bahasa terutamanya bahasa asing. Oleh itu, Kajian ini dijalankan untuk meneroka represent...

